Kentut Diduga Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, ini Temuan Ahli!

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 09:19 WIB
Kentut Diduga Bisa Tularkan Virus Corona Covid-19, ini Temuan Ahli!
Ilustrasi orang kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Sejauh ini, virus corona Covid-19 dikuetahui menular melalui tetesan cairan pernapasan tubuh. Tetapi, ada rumor bahwa virus corona jenis baru ini juga menular lewat kentut.

Seorang petugas medis mengklaim bahwa orang mungkin telah menularkan virus corona Covid-19 ke orang lain melalui kentut. Tapi, ahli tidak begitu yakin mengenai hal tersebut.

Ahli mengatakan bahwa peluang seseorang terinfeksi virus corona Covid-19 dari kentut orang yang terinfeksi sangat kecil kemungkinannya. Sejauh ini, penularan virus corona Covid-19 hanya melalui tetesan cairan tubuh ketika batuk dan bersalaman.

Andy Tagg, seorang dokter di Australia menunjukkan ketut bisa menyebabkan virus corona Covid-19 setelah menganalisis serangkaian tes yang diambil dari pasien virus corona Covid-19 pada awal tahun 2020.

Dokter ini mengutip tes medis yang mengungkapkan bahwa virus corona Covid-19 ditemukan dalam kotoran manusia atau feses sebanyak 55 persen pada pasien.

Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)

Petugas medis sebelumnya juga sudah memeringatkan bahwa kentut mengandung partikel kecil kotoran yang bisa menyebarkan bakteri.

"Benar, virus corona Covid-19 ini bisa terdeteksi dalam feses dan telah terdeteksi pada individu tanpa gejala hingga 17 hari setelah terinfeksi," jelas Andy Tagg dikutip dari The Sun.

Andy Tagg juga menambahkan bahwa tes sebelumnya juga telah menunjukkan ketut memiliki kekuatan untuk menyemprotkan partikel kecil kotoran dalam jarak jauh.

"Mungkin virus corona Covid-19 ini bisa disebarkan melalui kekuatan kentut seseorang. Tapi, kita masih butuh lebih banyak bukti lagi. Jadi, tetaplah menjaga jarak sosial dan kenakan APD bagi tenaga medis," jelasnya.

Sementara itu, Dr Sarah Jarvis, GP dan Direktur Klinis dari layanan kesehatan online mengungkapkan sangat kecil kemungkinannya seseorang terkena virus corona Covid-19 dari kentut pasien yang telat terinfeksi.

IlustrasiSakit Perut. (Shutterstock)
IlustrasiSakit Perut. (Shutterstock)

"Kemungkinan seseorang tertular virus karena dekat dengan orang yang terinfeksi dan kentut sangat kecil. Jauh lebih mungkin bila orang itu terinfeksi karena kontak dekat dengan seseorang yang batuk atau bersih dan malas cuci tangan," kata Sarah Jarvis.

Namun, Sarah Jarvis tetap menyarankan semua orang untuk menjaga kebersihan toilet. Karena, sudah ada bukti bahwa virus corona Covid-19 ditemukan dalam feses.

"Ada beberapa laporan tentang virus corona Covid-19 yang ada di dalam feses, lalu beberapa pasien yang terinfeksi juga mengalami diare satu hingga dua hari sebelum mengalami gejala lainnya," jelas Sarah Jarvis.

Karl Kruszelnicki, dokter di Australia dan Luke Tennent, ahli mikrobiologi sedang melakukan penelitian untuk melihat kentut berpotensi menyebarkan virus corona Covid-19 atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Normalnya, Sehari Kentut Berapa Kali? Ini Kata Ahli Gizi soal Batas Jumlah yang Sehat

Normalnya, Sehari Kentut Berapa Kali? Ini Kata Ahli Gizi soal Batas Jumlah yang Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 19:35 WIB

Putin Selalu Bawa Pulang Urin dan Kotoran BAB Usai Kunjungan Luar Negeri, Alasannya Nggak Main-main!

Putin Selalu Bawa Pulang Urin dan Kotoran BAB Usai Kunjungan Luar Negeri, Alasannya Nggak Main-main!

News | Kamis, 04 September 2025 | 16:08 WIB

Suami Marahi Siti Badriah Usai Melahirkan: Kurang Ajar, Kelakuan Kamu Nggak Bermartabat!

Suami Marahi Siti Badriah Usai Melahirkan: Kurang Ajar, Kelakuan Kamu Nggak Bermartabat!

Entertainment | Kamis, 22 Mei 2025 | 12:38 WIB

Gak Cuma Bikin Perut Lega, Fart Walk Punya 5 Manfaat Kesehatan Ini!

Gak Cuma Bikin Perut Lega, Fart Walk Punya 5 Manfaat Kesehatan Ini!

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:03 WIB

Nikita Willy Ogah Kentut di Depan Suami, Ini Manfaat Buang Angin Dekat Pasangan

Nikita Willy Ogah Kentut di Depan Suami, Ini Manfaat Buang Angin Dekat Pasangan

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 16:24 WIB

Terlalu Jaim, Nikita Willy Sebut Indra Priawan Tak Pernah Dengar Kentutnya selama Menikah

Terlalu Jaim, Nikita Willy Sebut Indra Priawan Tak Pernah Dengar Kentutnya selama Menikah

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 15:48 WIB

Nikita Willy Akui Tak Pernah Buang Angin di Depan Suami: Kentut Gue Aja Jaim

Nikita Willy Akui Tak Pernah Buang Angin di Depan Suami: Kentut Gue Aja Jaim

Entertainment | Minggu, 02 Februari 2025 | 15:50 WIB

Perempuan di Inggris Dihukum karena Kirim Video Kentut ke Mantan Pacar Kekasihnya

Perempuan di Inggris Dihukum karena Kirim Video Kentut ke Mantan Pacar Kekasihnya

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 05:05 WIB

Kisah Jenaka Syaikh Juha dalam Buku Telur Keledai dan Kentut Seorang Sufi

Kisah Jenaka Syaikh Juha dalam Buku Telur Keledai dan Kentut Seorang Sufi

Your Say | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:59 WIB

Apa Hukum Menahan Kentut Saat Shalat? Ini Penjelasan UAS!

Apa Hukum Menahan Kentut Saat Shalat? Ini Penjelasan UAS!

Religi | Senin, 27 Januari 2025 | 17:58 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB