Kesal Harga Jual Murah, Ribuan Ekor Ayam di Madiun Dibagikan Gratis

Iwan Supriyatna

Jum'at, 17 April 2020 | 07:08 WIB
Kesal Harga Jual Murah, Ribuan Ekor Ayam di Madiun Dibagikan Gratis
Bagi-bagi ayam gratis. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Sejumlah peternak ayam ras atau ayam potong di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, membagikan ribuan ekor ayam ternaknya secara gratis di Pasar Dungus, Kecamatan Wungu.

Pembagian ayam gratis itu membuat warga yang kebetulan sedang berbelanja di tempat tersebut berebut tanpa memerdulikan anjuran pemerintah untuk menjaga jarak.

Aksi bagi-bagi ayam secara gratis tersebut, merupakan wujud kekesalan para peternak akan anjloknya harga ayam potong di tingkat peternak.

"Harga ayam potong di tingkat peternak saat ini hanya Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kilogram. Padahal, harga pokok penjualan (HPP) sesuai Peraturan Menteri Pertanian paling rendah Rp 17.000 per kilogram," ujar salah satu peternak ayam potong di Kabupaten Madiun, Yusak Dwi Prasetyo yang ikut membagikan gratis ayamnya, Kamis (16/4/2020) kemarin.

Para peternak menilai lebih baik membagikan ayam itu gratis kepada masyarakat dari pada membiarkan ribuan ayam mati kelaparan karena tidak diberi makan. Total ada sekitar 2.000 ekor ayam potong yang dibagikan gratis pada kesempatan itu.

"Lebih baik kami bagikan ayam ini gratis kepada masyarakat agar bisa dinikmati. Lebih bermanfaat untuk pemenuhan gizi protein warga, daripada ayamnya mati karena kami tidak bisa membeli pakan karena harganya yang anjlok," ungkap Yusak.

Bila tidak ada perubahan harga, dalam waktu dekat, para peternak akan kembali membagikan ribuan ayam kepada masyarakat. Kerugian yang dialami peternak mencapai miliaran rupiah. Sebab, satu ekor ayam bisa merugi hingga Rp 15.000.

Jatuhnya harga ayam terjadi setelah Lebaran tahun 2019. Puncaknya, harga ayam hidup terus merosot jatuh hingga menembus harga Rp 6.000 per kilogramnya mulai awal Maret 2020.

Para peternak mengaku bingung dengan jatuhnya harga ayam hidup di lapangan. Sebab, harga daging ayam di pasar tetap stabil di atas Rp 20.000 per kilogram.

baca juga

"Mestinya, jika harga di tingkat peternak Rp 6.000 per kilogram, maka harga daging ayam seharusnya Rp 15.000 per kilogramnya," ucap Yusak.

Ia berharap, dengan aksi bagi-bagi ayam gratis tersebut dapat menyentuh para pemangku kepentingan untuk meninjau ulang aturan yang berlaku. Salah satunya tentang peraturan yang mengatur harga ayam hidup ambang terendah di kandang sebesar Rp 17.000 per kilogram.

Sementara, aksi bagi-bagi ayam gratis tersebut membuat suasana Pasar Dungus riuh karena warga saling berebut. Meski aturan peternak meminta satu orang mendapatkan dua ekor ayam, namun kenyatanya tidak sedikit di antara warga yang membawa pulang lebih dari empat ekor ayam.

"Alhamdulillah, lumayan bisa buat untuk lauk keluarga di rumah. Tidak menyangka ada bagi-bagi ayam hidup gratis," ujar seorang warga setempat, Jatmiko. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemilik Rumah Pemotongan Sebut Penjualan Ayam Online Rusak Harga Pasaran

Pemilik Rumah Pemotongan Sebut Penjualan Ayam Online Rusak Harga Pasaran

Jogja | Kamis, 16 April 2020 | 16:35 WIB

Pembeli Daging Ayam Menurun, Penjual Pilih Banting Stir Usaha Lain

Pembeli Daging Ayam Menurun, Penjual Pilih Banting Stir Usaha Lain

Jogja | Senin, 13 April 2020 | 21:30 WIB

Kabur dari Kejaran Polisi, Penonton Judi Sabung Ayam Malah Tewas Tercebur

Kabur dari Kejaran Polisi, Penonton Judi Sabung Ayam Malah Tewas Tercebur

Jatim | Selasa, 07 April 2020 | 04:30 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×