Stafsus Menteri BUMN: Mafia Alkes Sudah Tingkat Dunia

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 19 April 2020 | 13:52 WIB
Stafsus Menteri BUMN: Mafia Alkes Sudah Tingkat Dunia
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga menyebut mafia alat kesehatan bukan hanya terjadi di Indonesia. Tapi, mafia sudah membanjiri dunia.

Ia menjelaskan, saat ini semua negara di tengah menghadapi pandemi virus corona dan saling bersaing mendapatkan alat-alat kesehatan. Meskipun ada, kata Arya, harganya sudah dinaikkan oleh para mafia.

"Misalnya ventilator, ternyata Indonesia nggak ada yang bikin ventilator. Akhirnya apa perang ventilator, ya udah dapat juga tapi harganya gila-gilaan di dunia dan ini udah mafia dunia, bukan lagi lokal," ujar Arya dalam sebuah diskusi lewat Video Conference di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

Arya menuturkan, saat ini para mafia sekarang juga sering melakukan pembelian alat-alat kesehatan di luar negeri. Padahal, saat ini banyak akademisi yang tengah membuat alat kesehatan tersebut seperto ventilator.

Saat ini, dikatakan Arya, BUMN-BUMN bersama universitas tengah mengembangkan ventilator. Dengan begitu, ia berharap ketergantungan impor alat kesehatan bisa berkurang.

"Menjawab solusi itu target holding, obat-obatan diturunkan impor alkes juga demikian seperti ventiltor UI, ITB uji klinis kita akan bikin. Kalau berhasil uji klinis kita produksi untuk ventilator demikian dengan obat-obat dengan produksi dalam negeri pasti otomatis ruang gerak hilang karena diproduksi dalam negeri," kata Arya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyinggung masih adanya mafia-mafia yang menahan bahan baku obat dan alat kesehatan. Sehingga, para produsen terpaksa untuk melakukan impor.

"Janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga alat kesehatan musti impor, bahan baku musti impor. Saya minta semua yang hadir di sini punya komitmen secara pribadi, kita harus bongkar hal-hal itu," ujar Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir mafia bahan baku obat dan alat kesehatan musti diperangi. Terlebih Presiden Jokowi memberikan dukungan akan pemberantasan mafia tersebut.

baca juga

"Akhirnya kita terjebak short term policy. Didominasi oleh mafia-mafia trader-trader itu. Kita harus lawan dan Pak Jokowi punya keberpihakan itu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibutuhkan Saat Corona, Obat dan Bahan Baku Alkes Indonesia 90 Persen Impor

Dibutuhkan Saat Corona, Obat dan Bahan Baku Alkes Indonesia 90 Persen Impor

Bisnis | Minggu, 19 April 2020 | 13:04 WIB

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

News | Jum'at, 17 April 2020 | 22:41 WIB

Erick Thohir Bongkar Praktik Kotor Mafia Bahan Baku Obat dan Alat Kesehatan

Erick Thohir Bongkar Praktik Kotor Mafia Bahan Baku Obat dan Alat Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 11:06 WIB

Erick Thohir Minta BUMN Bantu Kurangi Ketergantungan Alkes dari Luar Negeri

Erick Thohir Minta BUMN Bantu Kurangi Ketergantungan Alkes dari Luar Negeri

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 10:14 WIB

Sektor Kesehatan Rentan Dikorupsi, ICW Ungkit Kasus Alkes Eks Menkes Siti

Sektor Kesehatan Rentan Dikorupsi, ICW Ungkit Kasus Alkes Eks Menkes Siti

News | Kamis, 09 April 2020 | 20:28 WIB

Petrotekno Bantu Alat Rapid Test di Teluk Bintuni Papua

Petrotekno Bantu Alat Rapid Test di Teluk Bintuni Papua

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 11:51 WIB

Sepanjang Maret 2020, BKPM Terbitkan Lebih dari 5.000 Izin Alat Kesehatan

Sepanjang Maret 2020, BKPM Terbitkan Lebih dari 5.000 Izin Alat Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 15:31 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×