Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Stafsus Menteri BUMN: Mafia Alkes Sudah Tingkat Dunia

Bangun Santoso | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 19 April 2020 | 13:52 WIB
Stafsus Menteri BUMN: Mafia Alkes Sudah Tingkat Dunia
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Arya Sinulingga menyebut mafia alat kesehatan bukan hanya terjadi di Indonesia. Tapi, mafia sudah membanjiri dunia.

Ia menjelaskan, saat ini semua negara di tengah menghadapi pandemi virus corona dan saling bersaing mendapatkan alat-alat kesehatan. Meskipun ada, kata Arya, harganya sudah dinaikkan oleh para mafia.

"Misalnya ventilator, ternyata Indonesia nggak ada yang bikin ventilator. Akhirnya apa perang ventilator, ya udah dapat juga tapi harganya gila-gilaan di dunia dan ini udah mafia dunia, bukan lagi lokal," ujar Arya dalam sebuah diskusi lewat Video Conference di Jakarta, Minggu (19/4/2020).

Arya menuturkan, saat ini para mafia sekarang juga sering melakukan pembelian alat-alat kesehatan di luar negeri. Padahal, saat ini banyak akademisi yang tengah membuat alat kesehatan tersebut seperto ventilator.

Saat ini, dikatakan Arya, BUMN-BUMN bersama universitas tengah mengembangkan ventilator. Dengan begitu, ia berharap ketergantungan impor alat kesehatan bisa berkurang.

"Menjawab solusi itu target holding, obat-obatan diturunkan impor alkes juga demikian seperti ventiltor UI, ITB uji klinis kita akan bikin. Kalau berhasil uji klinis kita produksi untuk ventilator demikian dengan obat-obat dengan produksi dalam negeri pasti otomatis ruang gerak hilang karena diproduksi dalam negeri," kata Arya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyinggung masih adanya mafia-mafia yang menahan bahan baku obat dan alat kesehatan. Sehingga, para produsen terpaksa untuk melakukan impor.

"Janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga alat kesehatan musti impor, bahan baku musti impor. Saya minta semua yang hadir di sini punya komitmen secara pribadi, kita harus bongkar hal-hal itu," ujar Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir mafia bahan baku obat dan alat kesehatan musti diperangi. Terlebih Presiden Jokowi memberikan dukungan akan pemberantasan mafia tersebut.

"Akhirnya kita terjebak short term policy. Didominasi oleh mafia-mafia trader-trader itu. Kita harus lawan dan Pak Jokowi punya keberpihakan itu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibutuhkan Saat Corona, Obat dan Bahan Baku Alkes Indonesia 90 Persen Impor

Dibutuhkan Saat Corona, Obat dan Bahan Baku Alkes Indonesia 90 Persen Impor

Bisnis | Minggu, 19 April 2020 | 13:04 WIB

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

KPK Minta Menteri Erick Thohir Laporkan Mafia-mafia Alat Kesehatan Corona

News | Jum'at, 17 April 2020 | 22:41 WIB

Erick Thohir Bongkar Praktik Kotor Mafia Bahan Baku Obat dan Alat Kesehatan

Erick Thohir Bongkar Praktik Kotor Mafia Bahan Baku Obat dan Alat Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 11:06 WIB

Erick Thohir Minta BUMN Bantu Kurangi Ketergantungan Alkes dari Luar Negeri

Erick Thohir Minta BUMN Bantu Kurangi Ketergantungan Alkes dari Luar Negeri

Bisnis | Jum'at, 17 April 2020 | 10:14 WIB

Sektor Kesehatan Rentan Dikorupsi, ICW Ungkit Kasus Alkes Eks Menkes Siti

Sektor Kesehatan Rentan Dikorupsi, ICW Ungkit Kasus Alkes Eks Menkes Siti

News | Kamis, 09 April 2020 | 20:28 WIB

Petrotekno Bantu Alat Rapid Test di Teluk Bintuni Papua

Petrotekno Bantu Alat Rapid Test di Teluk Bintuni Papua

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 11:51 WIB

Sepanjang Maret 2020, BKPM Terbitkan Lebih dari 5.000 Izin Alat Kesehatan

Sepanjang Maret 2020, BKPM Terbitkan Lebih dari 5.000 Izin Alat Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB