Marak PHK Imbas Corona, Ribuan Buruh Bakal Turun ke Jalan saat May Day

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 April 2020 | 11:19 WIB
Marak PHK Imbas Corona, Ribuan Buruh Bakal Turun ke Jalan saat May Day
Ilustrasi ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja melakukan aksi saat peringatan Hari Buruh (May Day). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Ribuan buruh di Sumatera Utara berencana turun ke jalan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh setiap tanggal 1 Mei.

Elemen buruh yang tergabung dalam DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut ini akan melakukan aksi pada 30 April 2020, di Kantor DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumut.

Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo mengatakan, buruh mengaku kecewa karena saat terjadi pandemi COVID-19, Pemerintah pusat dan DPR RI malah akan membahas pengesahaan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).

“Buruh sedang hadapi kematiannya selain risiko terpapar COVID-19, kami juga bisa mati masa depan jika Omnibus Law di sahkan. Pemerintah sengaja mencari kesempatan di tengah wabah yang sedang kita hadapi ini,” kata Willy ditulis Rabu (21/4/2020).

Dalam aksi nanti, kata Willy, buruh akan menyerukan penolakan terhadap Omnibus Law, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang terjadi akibat COVID-19, dan selesaikan kasus perburuhan di Sumut.

“Massa buruh yang akan turun berasal dari Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Labuhan Batu dan Tabagsel. Besok, surat pemberitahuan aksi akan kita layangkan ke Polda Sumut,” ujarnya.

Terkait imbauan dan maklumat Polri yang melarang aksi dan perkumpulan massa saat pandemi COVID-19, Willy mengaku, pihaknya tetap akan menjaga sistem keamanan kesehatan bagi para peserta aksi, seperti memakai sarung tangan dan memakai masker serta mengatur jarak.

Willy berharap, Polri dalam mengamankan jalannya aksi dengan cara humanis dan mengerti kondisi psikis buruh saat ini.

“Kami juga berjuang melawan virus corona, kami juga akan melawan bila Pemerintah memaksakan pengebirian dan pemiskinan hak kaum buruh,” ungkapnya.

baca juga

Willy berharap, Polisi dapat menjembatani pimpinan buruh dan DPR RI agar tidak membahas Omnibus Law selama pandemi ini belum berakhir.

“Jika memang Polri bisa melakukan lobby ke DPR RI kemungkinan aksi bisa kita batalkan,” pungkasnya.

Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Ribuan Buruh di Sumut Akan Turun ke Jalan Saat May Day, Tolak Omnibus Law dan PHK Massal"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stress Tak Kerja, Warga Surabaya Ngamuk Hancurkan Posko Covid-19 Gresik

Stress Tak Kerja, Warga Surabaya Ngamuk Hancurkan Posko Covid-19 Gresik

Jatim | Senin, 20 April 2020 | 18:15 WIB

Kena PHK Tanpa Pesangon, Akun Ini Bikin Semesta Twitter Terenyuh

Kena PHK Tanpa Pesangon, Akun Ini Bikin Semesta Twitter Terenyuh

Jogja | Senin, 20 April 2020 | 15:14 WIB

59 Juta Pekerja di Eropa Terancam Jadi Pengangguran

59 Juta Pekerja di Eropa Terancam Jadi Pengangguran

Bisnis | Senin, 20 April 2020 | 08:46 WIB

Terkini

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 19:25 WIB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

News | Senin, 28 September 2026 | 19:22 WIB

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

×