Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

LPDB : Pinjaman Dana Bergulir hanya Disalurkan Melalui Koperasi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 18:10 WIB
LPDB : Pinjaman Dana Bergulir hanya Disalurkan Melalui Koperasi
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB - KUMKM), Supomo. (Dok : LPDB)

Suara.com - Pinjaman kredit dana bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) sesuai dengan arahan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM), Teten Masduki, yaitu hanya disalurkan melalui koperasi. Saat ini, tidak ada pemberian pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada PT Papua Muda Inspiratif (PT PMI) untuk pembiayaan Program Gerakan Papua Muda.

Pernyataan itu diungkapkan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB - KUMKM), Supomo.

"Pinjaman kredit dana bergulir LPDB - KUMKM sesuai arahan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hanya disalurkan melalui koperasi," katanya, dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Hingga saat ini, tidak ada pemberian pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada PT PMI untuk pembiayaan Program Gerakan Papua Muda bagi lebih dari 308 orang wirausaha muda, dalam rangka memberdayakan dan memajukan wirausahawan muda di Papua dan Papua Barat.

Supomo menambahkan, koperasi yang diajukan Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Billy Mambrasar terkait Program Gerakan Papua Muda juga belum menerima pinjaman apapun, karena belum memenuhi syarat yang ditentukan oleh LPDB -KUMKM.

Di awal masa jabatan, Teten, lanjut Supomo, sudah menegaskan bahwa 100 persen dana LPDB - KUMKM harus disalurkan kepada koperasi, terutama pada sektor riil.

"Dan dalam menyalurkan pinjaman dana bergulir. LPDB - KUMKM tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan berlaku sama untuk semua calon mitra penerima pinjaman," ujarnya.

Bahkan seperti disampaikan Teten saat pelantikan Supomo sebagai Dirut LPDB -KUMKM, LPDB - KUMKM diharapkan dapat menyalurkan pembiayaan melalui koperasi-koperasi unggulan yang bergerak di sektor produksi dan dapat meningkatkan produksi barang dan jasa, terutama komoditas pangan, teknologi, maritim, dan sebagainya.

"Sekali lagi, tidak benar bahwa ada pembiayaan terhadap PT PMI. LPDB - KUMKM harus tetap menjalankan azas kehati-hatian dan mengikuti kebijakan kementerian", pungkas Supomo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Jurus Menkop Teten Masduki Selamatkan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Tiga Jurus Menkop Teten Masduki Selamatkan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Bisnis | Minggu, 19 April 2020 | 09:19 WIB

Jelang Ramadan, LPDB Salurkan Pinjaman Rp 50 Miliar ke Kospin Jaya

Jelang Ramadan, LPDB Salurkan Pinjaman Rp 50 Miliar ke Kospin Jaya

Bisnis | Kamis, 09 April 2020 | 09:17 WIB

Terdampak Covid-19, Koperasi Bali Kencana telah Susun Beberapa Kebijakan

Terdampak Covid-19, Koperasi Bali Kencana telah Susun Beberapa Kebijakan

Bisnis | Selasa, 07 April 2020 | 17:34 WIB

Pasca Social Distancing, KSP BaloTa Minta Angsuran ke LPDB Ditunda

Pasca Social Distancing, KSP BaloTa Minta Angsuran ke LPDB Ditunda

Bisnis | Jum'at, 03 April 2020 | 17:51 WIB

Di Tengah Wabah Covid-19, KSPPS BMT Atunnisa Peroleh Dana Bergulir

Di Tengah Wabah Covid-19, KSPPS BMT Atunnisa Peroleh Dana Bergulir

Bisnis | Kamis, 02 April 2020 | 14:23 WIB

Persiapan Ramadan, LPDB-KUMKM Pastikan Pelayanan Tidak Kendur

Persiapan Ramadan, LPDB-KUMKM Pastikan Pelayanan Tidak Kendur

Press Release | Kamis, 19 Maret 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB