Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM

Fabiola Febrinastri

Senin, 04 Mei 2020 | 10:40 WIB
Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM
Pengrajin tempe. (Suara.com/Anggy Muda)

Suara.com - Dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merambat kemana-mana, termasuk ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Menurunnya penjualan sebagai imbas wabah Covid-19 juga dirasakan oleh salah satu pelaku usaha mikro, yakni Evi Ekasari yang memiliki usaha tempe di DKI Jakarta.

Evi Ekasari (35 tahun) merupakan pemilik usaha tempe kecil-kecilan di daerah Sunter Jaya, Jakarta Utara. Usaha tempe dilakoni Evi dan suaminya sejak tahun 2006.

Dia mengaku, pandemi saat ini mempengaruhi kelangsungan bisnisnya, karena pendapatan yang diperoleh dari usaha tempe tersebut terus merosot.

"Adanya pandemi membuat usaha turun sampai 30 persen. Pelanggan yang biasanya beli jadi berkurang, karena masih pada libur (kerja) juga,” ujar Evi, di Jakarta, baru-baru ini.

Saat usaha tempe sedang lesu, Evi dan keluarganya mendapatkan cobaan tatkala suami yang ia cintai jatuh sakit. Hal ini membuatnya harus menjalankan usaha tempe seorang diri, tanpa bantuan karyawan satu pun.

Di tengah kesulitan, Evi mendapatkan sebuah kemudahan berupa keringanan pembayaran kredit bagi para pelaku usaha UMKM yang terdampak Covid-19.  Menurut perempuan asal Jawa Tengah ini, keringanan membayar angsuran selama setahun yang didapatnya sangat membantu keadaannya sekarang ini.

Evi menjadi debitur kredit mikro BRI, saat ia mendapatkan pinjaman untuk modal pengembangan usaha.

"Relaksasi ini adalah yang terbaik untuk saat ini. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah melalui BRI, yang telah memberikan keringanan kepada nasabah, khususnya nasabah yang seperti saya,” ujar Evi, yang menjadi nasabah BRI sejak 2 tahun terakhir.

Untuk mendapatkan keringanan tersebut, Evi menghubungi Kantor Cabang BRI di Cempaka Putih Jakarta, guna pengajuan relaksasi kredit. Menurutnya, proses pengajuan keringanan kredit sangat mudah, hanya membutuhkan identitas KTP dan wawancara.

baca juga

Dengan relaksasi yang diperolehnya, Evi mengaku memiliki cukup waktu untuk mengumpulkan dana, agar dapat membayar angsuran pada tahun berikutnya.

"Insya Allah, untuk tahun depan, saya akan tetap membayar angsuran, karena tahun ini saya akan menabung,” katanya.

Ibu dua orang anak ini menjelaskan, sebelum wabah Covid-19, pendapatan dari usaha tempe sangatlah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebelum pandemi Corona melanda, pendapatan Evi dari usaha tempe sebesar Rp 2 juta - Rp 3,5 juta per hari.

Namun saat ini, dia hanya memperoleh setengahnya saja.  Evi menceritakan, pinjaman kredit mikro yang dulu diperolehnya dari BRI sangat bermanfaat untuk membantu usahanya berkembang.

Awalnya, usaha dagang tempe ditekuni oleh sang suami, dan Evi hanya membantu proses produksi tempe di rumah. Modal awal usaha sekitar Rp1 juta, mereka peroleh dari pinjaman orang tua suami.

Saat usaha berjalan lancar, Evi dan suami bisa memproduksi tempe sekitar 1 kuintal kedelai dan menggaji satu orang karyawan.

“Saya sangat senang dapat relaksasi ini. Harapan saya bisa ditambah keringanannya, " tutup Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paus Fransiskus: Distribusi Vaksin Corona Harus Merata ke Seluruh Dunia

Paus Fransiskus: Distribusi Vaksin Corona Harus Merata ke Seluruh Dunia

News | Senin, 04 Mei 2020 | 10:32 WIB

Pertama Sejak Maret, Selandia Baru Tak Catatkan Kasus Positif Virus Corona

Pertama Sejak Maret, Selandia Baru Tak Catatkan Kasus Positif Virus Corona

News | Senin, 04 Mei 2020 | 09:51 WIB

Dokter Kulit Peringatkan soal Covid Toe, Dugaan Gejala Baru Corona Covid-19

Dokter Kulit Peringatkan soal Covid Toe, Dugaan Gejala Baru Corona Covid-19

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 10:06 WIB

Wanita Ini Minum Sperma demi Cegah Virus Corona Covid-19, Begini Kata Ahli!

Wanita Ini Minum Sperma demi Cegah Virus Corona Covid-19, Begini Kata Ahli!

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 09:22 WIB

Prancis Catatkan Kematian Terendah, COVID-19 Diklaim Ada Sejak Tahun Lalu

Prancis Catatkan Kematian Terendah, COVID-19 Diklaim Ada Sejak Tahun Lalu

News | Senin, 04 Mei 2020 | 09:16 WIB

Vaksin Covid-19 Bisa Jadi Baru Ditemukan pada 2036?

Vaksin Covid-19 Bisa Jadi Baru Ditemukan pada 2036?

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×