Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali bergerak di zona merah setelah awal pekan kemarin ditutup melemah signifikan 2,35 persen di level 4.605.
Analis Samuel Sekuritas, William Mamudi mengatakan, IHSG alami gap up dan berhasil breakout dari downtrend line. Sentimen IHSG kini bisa menjadi sideways market 4.400-4.900.
"Trading range ini potensial berlanjut selama bulan puasa," ujar William dalam riset hariannya, Selasa (5/5/2020).
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama melihat berdasarkan indikator, MACD masih dalam status pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak menurun di area netral.
Meskipun demikian, terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.
"Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.569 hingga 4.443. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.747 hingga 4.975," kata Nafan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, diantaranya, BBCA, BBTN, BTPS, INCO, APLN, ASII, BSDE, CTRA, HMSP, HOKI.