Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Pengusaha Kembangkan Wisata Berkelanjutan

Fabiola Febrinastri

Selasa, 05 Mei 2020 | 19:59 WIB
Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Pengusaha Kembangkan Wisata Berkelanjutan
Ilustrasi wsiata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Pariwisata berkelanjutan akan menjadi sebuah konsekuensi dari bagian pengembangan pariwisata, setelah pandemi Covid-19 selesai. Ditutupnya destinasi wisata akibat wabah harus menjadi momentum bagi para pengelola destinasi di Tanah Air untuk dapat mengevaluasi dan menata ulang tempat wisatanya, sehingga menghadirkan kesan yang lebih baik untuk wisatawan termasuk mulai menerapkan pariwisata berkelanjutan.

"Hal-hal seperti ini akan menjadi platform kita ke depan, bagaimana pariwisata berkelanjutan jadi sebuah konsekuensi dari bagian pengembangan pariwisata," kata Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Frans Teguh, dalam “Ngabuburit Pariwisata Nasional”, dengan tema "Peran Sentral Sustainable Tourism pada Paradigma Baru Pariwisata Pasca Covid-19", Jakarta, Senin (4/5/2020).

“Ngabuburit Pariwisata Nasional”, dengan tema "Peran Sentral Sustainable Tourism pada Paradigma Baru Pariwisata Pasca Covid-19", Jakarta, Senin (4/5/2020). (Dok : Kemenparekraf)
“Ngabuburit Pariwisata Nasional”, dengan tema "Peran Sentral Sustainable Tourism pada Paradigma Baru Pariwisata Pasca Covid-19", Jakarta, Senin (4/5/2020). (Dok : Kemenparekraf)

Setelah pandemi berlalu akan hadir kondisi “new normal” atau tren baru dalam berwisata, yang mana wisatawan akan lebih memperhatikan protokol-protokol wisata, terutama yang terkait dengan kesehatan, keamanan, kenyamanan, sustainable and responsible tourism, authentic digital ecosystem, dan lainnya.

Acara tersebut dihadiori Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, anggota Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC), M. Baiquni, Ketua Umum DPP GIPI, Didien Djunaedy, dan Waketum GIPI yang juga anggota ISTC, David Makes.

Frans menjelaskan, dalam penerapan pariwisata berkelanjutan terdapat pedoman-pedoman yang dikeluarkan oleh Global Sustainable Tourism Council. Indonesia juga secara aktif berkoordinasi dengan UNWTO hingga terbentuknya ISTC.

Bahkan pemerintah juga telah menyusun pedoman dalam penerapan pariwisata berkelanjutan melalui Permenpar Nomor 14 tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.

Kemenparekraf pun telah memiliki framework dan action plan, hingga sertifikasi yang bekerja sama dengan universitas. Usaha-usaha tersebut diharapkan dapat menumbuhkan sustainable tourism destination di berbagai daerah Tanah Air.

"Sudah banyak sebenarnya penggiat pariwisata, pelaku desa wisata, serta komunitas yang telah berhasil menerapkan pariwisata berkelanjutan sehingga dapat memberikan nilai tambah dalam perkembangan ekonomi maupun pengembangan secara umum," tambahnya.

Namun menurutnya, untuk menerapkannya lebih luas dibutuhkan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

baca juga

"Kerja pariwisata berkelanjutan bukan hanya kerja sektoral, tapi harus menyeluruh baik masyarakat, pemerintah, akademisi dan lainnya, atau yang biasa kita sebut pentahelix. Berbagai disiplin ilmu harus bekerja bersama-sama dan memperbaiki pendekatan-pendekatan kita untuk tidak hanya meningkatkan daya saing tapi juga daya keberlanjutan dari kegiatan kepariwisataan," kata dia.

Untuk itu, Frans menegaskan, saat ini jadi momentum yang baik untuk menyiapkan destinasi pariwisata ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Bayi Pakai Face Shield, Apa Kata Dokter?

Marak Bayi Pakai Face Shield, Apa Kata Dokter?

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:35 WIB

Jumlah Kasus Baru COVID-19 Turun, Hong Kong Longgarkan Pembatasan Sosial

Jumlah Kasus Baru COVID-19 Turun, Hong Kong Longgarkan Pembatasan Sosial

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:30 WIB

Covid-19 Ada di Prancis Sejak Desember 2019, Pasien Tak Pernah ke China

Covid-19 Ada di Prancis Sejak Desember 2019, Pasien Tak Pernah ke China

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:17 WIB

Cerita Petugas Pengambil Swab RSUD Wates, Dibuat Tak Bisa Tidur Semalaman

Cerita Petugas Pengambil Swab RSUD Wates, Dibuat Tak Bisa Tidur Semalaman

Jogja | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:16 WIB

Catat! Tanda Kecemasan karena Pandemi Sudah Serius dan Butuh Bantuan Klinis

Catat! Tanda Kecemasan karena Pandemi Sudah Serius dan Butuh Bantuan Klinis

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:40 WIB

Memilukan, Jutaan Anak Kelaparan Akibat Pandemi Covid-19

Memilukan, Jutaan Anak Kelaparan Akibat Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:13 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB