Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kabareksrim : Polri Mengawal Semua Proses Penyaluran Bantuan Sosial

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2020 | 07:26 WIB
Kabareksrim : Polri Mengawal Semua Proses Penyaluran Bantuan Sosial
Mensos, Juliari P Batubara meninjau langsung penyaluran bansos sembako di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Kabareksrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo menyatakan, proses penyaluran bantuan sosial (bansos), yang selama ini dilakukan berdasarkan hasil pengawasan Polri, masih sesuai dengan perencanaan awal. Ia menyatakan, Polri mengawal semua proses penyaluran bansos.

“Polri mengawal dalam proses penyaluran bansos," tegasnya, Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Terkait hal yang lainnya dalam proses penyaluran bansos di lapangan, pihaknya akan terus dilakukan pengecekan. Namun dari hasil pengawasan selama ini, tidak ditemukan indikasi-indikasi penyelewengan.

“Bansos itu kan ada dari pusat, provinsi dan dari pemda. Bagi warga yang belum dapat bansos bisa dimasukan dalam list dari Kementerian Sosial. Masyarkat harus yakin, bansos yang disaluran sesuai planning dari pemerintah, ” katanya.

Selain itu, Polri menyisir jika masih ada warga penerima manfaat yang belum dapat, sehingga pihaknya juga ikut membantu penyaluran pada yang berhak.

“Instruksi dari Presiden Joko Widodo kepada Kapolri, untuk ikut menutup yang bolong-bolong, yaitu warga yang belum dapat bansos dari pemerintah. Polri menyalurkan beras sembako dan menyediakan layanan dapur umum, " ujarnya.

Selain itu, Polri juga ingin memastikan, jaring pengaman sosial baik dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun Polri bisa sampai ke tangan warga, agar bisa dirasakan manfaatnya.

“Penyaluran bansos sembako sampai saat ini, masih sesuai planning dan lancar serta tidak ada indikasi penyelewengan apa yang direncanakan dan yang direalisasikan semuanya sama," pungkas Kabareskrim.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos), Juliari P Batubara meninjau langsung penyaluran bansos sembako bantuan dari presiden di 4 RT RW 007, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

“Kami meninjau langsung proses penyaluran bansos sembako dari presiden bagi warga yang terdampak Covid-19,” ujarnya, pada hari yang sama.

Ia didampingi oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi; Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, Dirjen Linjamsos, Pepen Nazaruddin, dan Ketua RT dan RW 007.

“Di RW 07 disalukan untuk 4 RT di Kelurahan Jatimakmur sebanyak 309 paket bansos sembako. Bansos sembako ini terbatas jumlahnya, sehingga tidak semua warga dapat,” ungkap Jualiari.

“Bansos itu ada yang dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemkot, sehingga dibutuhkan kerjasama yang baik dalam penyaluranya,” ungkap bapak dua anak ini.

Di DKI Jakarta, bansos sembako sudah masuk penyaluran tahap III, sedangkan di Kota Bekasi penyaluran tahap II. Sebelum Lebaran tiba ditargetkan sudah selesai penyaluran tahap III untuk wilayah di Bodetabek.

“Kami melaporkan secara rutin kepada presiden terkait penyaluran bansos sembako dan bansos tunai, yang ditargetkan tahap III di Jabodetabek selesai sebelum Lebaran tiba, " tambahnya.

Namun jika masih ditemukan data penerima bansos kurang tepat sasaran agar tak terlalu dipermasalahkan, sebab kondisi di lapangan memang tidak mudah.

“Tak usah terlalu seriuslah dan tidak perlu berpolemik, jika ditemukan tumpang tindik 1 atau 2 itu kan wajar. Kita harus melihat kondisi di lapangan lebih banyak mana, yang tepat sasara dan tidak tepat sasaran,” tandas Mensos

Kemensos menyatakan memberikan keleluasaan kepada pemda untuk mengatur siapa dapat apa dan kapan, karena yang tahu warga adalah pemda setempat.

“Kami berikan keleluasaan kepada pemda yang menentukan mana warga yang menerima dan yang tidak. Jelas, pemda lebih yang lebih tahu warganya, “ kata Juliari.

Usai dari Kota Bekasi, Juliari melanjutkan peninjuan langsung di Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, dimana 1 RW dihuni 4000 Kepala Keluarga (KK) dan tahap pertama bansos diterima oleh 400 KK.

“Penyaluran bansos tahap III ini kepada 1000 KK, berarti itu ada perbaikan data dari penyaluran tahap pertama yang baru menyasar 400 KK,” ungkap Mensos.

Untuk tahap berikutnya diberikan kepercayaan kepada RT dan RW mendata lagi, agar data penerima bansos bisa lebih akurat dan tepat sasaran. Tiga tahap yang sudah tersalurkan, yaitu pertama sembako, kedua beras dan ketiga sembako.

“Di sini, rata-rata sudah menerima bansos sebanyak tiga kali tahap. Artinya, bansos yang disalurkan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 286 Pemda yang Update DTKS untuk Bansos, Ini Kata Menteri Juliari

Baru 286 Pemda yang Update DTKS untuk Bansos, Ini Kata Menteri Juliari

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 22:30 WIB

Sampaikan Pesan Jokowi, Mensos : Warga Diharapkan Bahagia Sambut Lebaran

Sampaikan Pesan Jokowi, Mensos : Warga Diharapkan Bahagia Sambut Lebaran

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 19:57 WIB

Tak Dapat Bantuan Tunai, Warga Aceh Selatan Ngamuk dan Rusak Kantor Desa

Tak Dapat Bantuan Tunai, Warga Aceh Selatan Ngamuk dan Rusak Kantor Desa

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 00:05 WIB

Warga Antre Berdesakan Tanpa Jaga Jarak saat Pembagian Bansos Tunai

Warga Antre Berdesakan Tanpa Jaga Jarak saat Pembagian Bansos Tunai

Foto | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:17 WIB

Pemprov DKI Hanya Salurkan Bansos Tahap Dua ke Jaktim dan Kepulauan Seribu

Pemprov DKI Hanya Salurkan Bansos Tahap Dua ke Jaktim dan Kepulauan Seribu

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:15 WIB

Data Bansos Covid-19 Salah Sasaran, Pengamat UGM Bongkar Masalah Ini

Data Bansos Covid-19 Salah Sasaran, Pengamat UGM Bongkar Masalah Ini

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 14:29 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB