Studi: Selain Tenaga Medis, Pekerjaan Ini Sangat Riskan Terpapar Corona

Minggu, 31 Mei 2020 | 12:01 WIB
Studi: Selain Tenaga Medis, Pekerjaan Ini Sangat Riskan Terpapar Corona
Sebagai ilustrasi: Sejumlah tenaga medis memindahkan pasien terpapar virus corona di Brooklyn Hospital Center, New York City, Amerika Serikat (30/3/2020). (ANTARA/REUTERS/Brendan Mcdermid/aa.)

Suara.com - Beberapa pekerjaan masih eksis di tengah pandemi virus corona, misalnya tenaga kesehatan dan lain-lainnya. Sehingga para pekerja yang bekerja di bidang tersebut tak takut dengan badai PHK.

Meskipun tetap eksis, terdapat beberapa pekerjaan yang riskan terinfeksi dengan virus corona. Berdasarkan studi Marissa Baker, asisten profesor di University of Washington School of Public Health menemukan bahwa 10 persen dari pekerja dengan paparan muka langsung bisa terinfeksi setidaknya sekali seminggu.

Selanjutnya, sebanyak 18,4 persen pekerja yang tak langsung bertatap muka setidaknya sebulan sekali ada yang terpapar virus corona. Jumlah itu termasuk pekerja pertanian, tetapi tidak termasuk pekerja mandiri, pekerja rumah tangga, atau pekerja lepas.

Angka-angka itu kemungkinan jauh lebih rendah daripada angka sebenarnya, karena mereka tidak termasuk pekerja pengiriman makanan atau pengemudi rideshare yang juga berisiko lebih tinggi.

Selain itu, penelitian ini mengandalkan survei yang dilakukan sebelum virus corona mulai menyebar, dan banyak pekerja, seperti yang ada di pabrik pengemasan daging atau toko bahan makanan, mungkin tidak menyadari sejauh mana paparan aktual mereka terhadap penyakit menular.

"Kami sekarang memiliki lebih banyak kesadaran dan pengetahuan publik tentang apa yang merupakan paparan penyakit menular, yang kapan saja Anda berinteraksi dengan orang lain," kata Baker seperti dilansir dalam CNBC, Minggu (31/5/2020).

Sementara, Asisten profesor di bidang studi hukum dan departemen etika bisnis Sekolah Wharton di Universitas Pennsylvania, Robert Hughes mengemukakan, beberapa pekerja garis depan seperti petugas polisi dan petugas pemadam kebakaran selalu tahu bahwa pekerjaan mereka riskan terpapar.

"Ketika orang masuk ke keperawatan, kecuali mereka pergi ke jenis tertentu, mereka tidak berpikir bahwa itu adalah pekerjaan yang berbahaya secara fisik,” katanya. Mereka tahu bahwa penyakit menular itu ada, tetapi sejauh mana itu berbahaya telah berubah," imbuh Hughes.

Baca Juga: IDI: New Normal Bukan Berarti Bebas dari Corona, Tapi...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI