Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Anak Gampang Beli Rokok karena Harganya Murah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 01 Juni 2020 | 17:10 WIB
Anak Gampang Beli Rokok karena Harganya Murah
Ilustrasi rokok.

Suara.com - Jumlah perokok anak di Indonesia terus meningkat setiap tahun. Hal ini diakibatkan masih murahnya harga rokok yang ada dipasaran.

Ketua Lentera Anak, Lisda Sundari mengungkapkan, dengan harga murah tersebut membuat anak-anak dengan gampang membeli rokok.

Menurut Lisda, berdasarkan data WHO 19,2 persen pelajar perokok aktif. Bahkan, 60 persen pelajar di Indonesia tak bisa dicegah untuk membeli.

"Selain itu, survei kami pada 2017 industri rokok promosi lewat harga rokok dengan Rp 10 ribu per bungkus atau per batang Rp 1.000 - Rp 2 ribu, cara promosinya lewat poster, banner dan segala macam. Artinya harga rokok di Indonesia sangat murah baik per batang dan per bungkus, anak mudah menjangkau," ujar Lisda dalam sebuah diskusi secata virtual, Senin (1/6/2020).

Lisda melanjutkan, banyak promosi industri rokok murah juga mengundang pelajar untuk membeli rokok. Promosi harga rokok murah itu juga sangat masif dan bisa dilihat oleh para anak-anak.

"Kita menemukan industri rokok mempromosikan harga rokok sangat masif baik dalam bentuk spanduk dalam bentuk bilboard yang besar, itu menandakan menjual rokok murah merupakan promosi industri rokok. Tujuannya untuk orang yang kantong-kantong sedikit, sehingga bisa menjangkau harga rokok tersebut," ucap dia.

Menurut Lisda, butuh kebijakan dari pemerintah untuk melindungi anak-anak dari serangan harga rokok murah. Sebab, tambah Lisda, pemerintah wajib melindungi seluruh masyarakat termasuk anak-anak.

"Kalau terus ini terjadi kami tak bisa apa-apa lagi, engga cukup keluarga tapi negara melindungi anak-anak kita," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Corona Saat yang Tepat Berhenti Merokok, Gubes UGM Ungkap Alasannya

Pandemi Corona Saat yang Tepat Berhenti Merokok, Gubes UGM Ungkap Alasannya

Jogja | Senin, 01 Juni 2020 | 13:16 WIB

Kak Seto: Berpuluh Tahun Kita Alami Pandemi Rokok

Kak Seto: Berpuluh Tahun Kita Alami Pandemi Rokok

Health | Senin, 01 Juni 2020 | 10:33 WIB

Agar Tak Cemari Anak, Rokok Tak Boleh Dijual Eceran

Agar Tak Cemari Anak, Rokok Tak Boleh Dijual Eceran

Health | Minggu, 31 Mei 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB