Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melempem ke Level Rp 14.231 per Dolar AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 Juni 2020 | 10:39 WIB
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melempem ke Level Rp 14.231 per Dolar AS
Ilustrasi uang dolar dan rupiah

Suara.com - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (25/6/2020) terpantau melempem, padahal pada perdagangan kemarin sempat perkasa melawan dolar AS.

Mengutip Bank Indonesia (BI) kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor rupiah melemah 71 poin ke level Rp 14.231 dari posisi sebelumnya di level Rp 14.160.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan yang terjadi karena sentimen negatif kekhawatiran pasar terhadap meningginya kasus covid yang kembali membayangi pergerakan pasar.

"Kasus covid yang terus meninggi dikhawatirkan menghambat pemulihan ekonomi yang kini sedang berlangsung sejak pembukaan kembali perekonomian," kata Aris dalam analisanya.

Selain itu, lanjut Aris, rencana pengenaan tarif impor baru terhadap barang-barang Eropa oleh AS yang bisa memicu perang dagang baru ikut melemaskan rupiah.

Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Rabu merevisi turun perkiraan untuk ekonomi global di tengah meningkatnya kejatuhan ekonomi akibat COVID-19, peringatan rekor tingkat utang di pasar maju dan berkembang serta ekonomi berkembang.

Output global diproyeksikan menurun sebesar 4,9 persen pada tahun 2020, 1,9 poin persentase di bawah perkiraan bulan April IMF, diikuti oleh pertumbuhan sebesar 5,4 persen pada tahun 2021, menunjukkan prospek ekonomi yang lebih suram karena pandemi terus beriak di seluruh dunia.

"Dibandingkan dengan perkiraan Outlook Ekonomi Dunia April kami, kami sekarang memproyeksikan resesi yang lebih dalam pada tahun 2020 dan pemulihan yang lebih lambat pada tahun 2021," kata Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath dalam konferensi pers virtual seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (25/6/2020).

Gopinath mencatat bahwa proyeksi ini menyiratkan kerugian kumulatif global. ekonomi selama dua tahun lebih dari 12 triliun dolar AS dari krisis.

baca juga

"Penurunan peringkat dari April mencerminkan hasil yang lebih buruk daripada yang diantisipasi pada paruh pertama tahun ini, sebuah harapan dari jarak sosial yang lebih persisten ke paruh kedua tahun ini, dan kerusakan pada potensi pasokan," kata Gopinath.

Pemberi pinjaman multilateral memproyeksikan penurunan jauh yang disinkronkan pada tahun 2020 untuk kedua negara maju, dan pasar negara berkembang dan negara berkembang, mencatat bahwa lebih dari 95 persen negara diproyeksikan memiliki pertumbuhan pendapatan per kapita negatif tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Nenek-enek Sumpah Pocong di Masjid Madegen Dituduh Punya Ilmu Santet

Kisah Nenek-enek Sumpah Pocong di Masjid Madegen Dituduh Punya Ilmu Santet

Banten | Kamis, 25 Juni 2020 | 10:34 WIB

Rupiah Masih Akan Melemah Imbas Bertambahnya Kasus Covid-19

Rupiah Masih Akan Melemah Imbas Bertambahnya Kasus Covid-19

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 09:02 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp 14.160 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Level Rp 14.160 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:30 WIB

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:28 WIB

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

×