Indonesia-Malaysia-Thailand Sepakat Bersatu Pulihkan Ekonomi Bersama

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 Juli 2020 | 19:46 WIB
Indonesia-Malaysia-Thailand Sepakat Bersatu Pulihkan Ekonomi Bersama
Plt. Sekjen Kemnaker, Budi Hartawan. (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle atau yang disebut IMT-GT sepakat bersatu menghadapi dampak pandemi Covid-19. Ketiga negara ASEAN ini bersama-sama berupaya memulihkan ekonomi dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Dibutuhkan kolaborasi strategis antar negara tetangga, khususnya dalam kerangka kerja sama IMT-GT yang fokus pada pemulihan ekonomi subregional di wilayah perbatasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand.”

Demikian diungkapkan Plt. Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Budi Hartawan, dalam konferensi tentang "Managing the Impact of Covid-19 on IMT-GT Working Group on Human Resources Development, Education, and Culture Cooperation" (WGHRDEC), melalui video conference di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Budi mengemukakan, data Asian Development Bank (ADB) selama pandemi Covid-19, menunjukkan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN mengalami penurunan dari 4,7 persen pada 2019 menjadi 1 persen di kuartal pertama 2020. Berdasarkan laporan ILO, pekerja di kawasan ASEAN mengalami penurunan atau sama sekali kehilangan pendapatan.

"Bahkan kehilangan tunjangan dan perlindungan sosial terkait pekerjaan, dan kerap kali risiko tersebut lebih tinggi pada pekerja migran perempuan, " katanya.

Pandemi Covid-19 juga menimbulkan tantangan baru di sektor ketenagakerjaan, yaitu terhambatnya rantai pasok global dan penurunan hasil produksi, yang diakibatkan oleh pembatasan sosial berskala besar dan adanya restriksi pada pergerakan mobilitas orang atau tenaga kerja.

Hal ini menyebabkan terganggunya keberlangsungan usaha yang akan diikuti oleh turunnya pendapatan bagi pekerja dan keluarganya.

"Krisis tersebut tidak hanya berdampak pada sektor formal, tetapi juga sektor Informal dan kelompok pekerja tertentu seperti pekerja muda dan pekerja lansia," ujarnya.

Budi menjelaskan, masyarakat di wilayah perbatasan juga terdampak oleh krisis pandemi. Perekonomian masyarakat masih sangat tergantung pada interaksi perdagangan dan mobilitas lintas negara.

baca juga

Namun di sisi lain, krisis pandemi ini membuka peluang baru di bidang ketenagakerjaan.

"Saat transisi new normal ini, semua stakeholder didorong beradaptasi cepat untuk memanfaatkan peluang tersebut melalui identifikasi pekerjaan masa depan, dengan memperkuat keberadaan UMKM dari segi finansial, SDM dan pemasarannya melalui teknologi digital, " katanya.

Menurutnya, dengan mengedepankan semangat dan solidaritas subkawasan, IMT-GT diharapkan menjadi forum kerja sama potensial untuk menjadikan kawasan IMT-GT yang terintegrasi, inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

"Khususnya memberdayakan dan menghubungkan masyarakat (people to people connectivity) dalam upaya menangani krisis pandemi ini,” katanya

Sementara itu, Karo Kerja Sama Luar Negeri (KLN) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, yang juga Ketua dalam pertemuan WG HRDEC, menambahkan, pertemuan ini telah menghasilkan rekomendasi kolaborasi potensial ketiga negara dalam penanganan dampak Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

Rekomendasi ini akan disesuaikan dengan Implementasi Blueprint IMT-GT 2017-2021, misalnya peningkatan kapasitas pelatihan di bidang digital marketing dan penggunaan teknologi dalam mendukung sektor Ketenagakerjaan dan UMKM di wilayah perbatasan.

"Termasuk penguatan peran pemerintah daerah (khususnya 10 provinsi di sumatera) dalam hal peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan pelibatan aktif Mitra WG HRDEC, yaitu Joint Business Council (JBC) dan University Network (UNINET)," katanya.

Indah juga menambahkan, upaya-upaya strategis tersebut perlu diambil dalam rangka mempertahankan kelangsungan pekerjaaan dan dunia usaha, sehingga dapat bertahan dan bangkit kembali paska pandemi untuk berkontribusi di sektor sosial ekonomi, khususnya diwilayah perbatasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Muncul Kasus Lokal, Hong Kong Hadapi Gelombang Ketiga Virus Corona

Kembali Muncul Kasus Lokal, Hong Kong Hadapi Gelombang Ketiga Virus Corona

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 19:24 WIB

Covid-19 Belum Selesai, PBB Peringatkan Munculnya Wabah dari Hewan Liar

Covid-19 Belum Selesai, PBB Peringatkan Munculnya Wabah dari Hewan Liar

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 19:10 WIB

Studi: Penggemar Film Kiamat Lebih Tabah Hidup di tengah Pandemi Covid-19

Studi: Penggemar Film Kiamat Lebih Tabah Hidup di tengah Pandemi Covid-19

Tekno | Rabu, 08 Juli 2020 | 18:35 WIB

Pemasaran Online, Virtual Daihatsu Festival Tembus 400 Lebih Pembeli

Pemasaran Online, Virtual Daihatsu Festival Tembus 400 Lebih Pembeli

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2020 | 18:25 WIB

Wapres Maruf Amin Sebut Pendidikan Virtual Tidak Optimal

Wapres Maruf Amin Sebut Pendidikan Virtual Tidak Optimal

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 18:11 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Begini Panduan Aman Periksa ke Dokter Gigi

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Begini Panduan Aman Periksa ke Dokter Gigi

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 18:12 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×