Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat di Tengah Pulihnya Ekonomi Global

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat di Tengah Pulihnya Ekonomi Global
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Nilai tukar rupiah pada awal pekan ini bisa berpotensi menguat terhadap dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada awal pekan ini bisa berpotensi menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, pembukaan pagi ini aset berisiko terlihat menguat dengan kenaikan indeks saham Asia mengikuti sentimen positif penguatan indeks saham AS dan Eropa akhir pekan lalu karena potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

"Rupiah juga mungkin akan ikut menguat hari ini mengikuti sentimen positif tersebut. Dengan potensi penguatan ke arah Rp 14.350 dan potensi resisten di Rp 14.500," ujar Ariston dalam riset hariannya, Senin (13/7/2020).

Di sisi lain, lanjutnya, pasar masih memperhatikan perkembangan penularan covid-19 yang terus meninggi yang dikhawatirkan akan melambatkan kembali pemulihan ekonomi.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Jumat pekan kemarin (10/7/2020) berada di level Rp 14.435 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan pergerakan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.395 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.501 per dolar AS.

Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.446 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS