Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

500 Ribu Pekerja DKI Kena PHK, Pemerintah Diminta Permudah Pinjaman Modal

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 23 Juli 2020 | 10:51 WIB
500 Ribu Pekerja DKI Kena PHK, Pemerintah Diminta Permudah Pinjaman Modal
Ilustrasi PHK (Shutterstock)

Suara.com - Penyebaran virus corona Covid-19 di Jakarta yang kian meningkat hari ke hari memberikan dampak besar pada perekonomian ibu kota. Bahkan sampai saat ini, terhitung sudah ada 500 ribu karyawan yang harus kena Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.

Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, dampak ekonomi ini bahkan di luar dugaan pihak manapun. Tak hanya karyawan, para pengusaha kelas menengah ke bawah juga mengalami nasib yang sama.

"Di tengah kondisi ini kita tahu bahwa ribuan bidang usaha menengah dan besar juga stagnan kemudian juga ratusan ribu UMKM kita mati suri dan kita lihat sendiri PHK sudah mencapai 500 ribu dan masih akan terbuka ini bertambah apabila masalah kebijakan Covid-19 ini tidak jitu," ujar Sarman dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Kamis (8/7/2020).

Sarman juga menilai pandemi mengakibatkan invetsasi tertahan, ekspor menurun, dan daya beli masyarakat turun drastis hingga memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Imbasnya, Pemerintah daerah dan pusat juga terkena dampak karena sumber pajak tak lagi optimal.

"Kondisi di Jakarta ini akan mempengaruhi kondisi ekonomi nasional di mana 18,10 persen kegiatan ekonomi negara ada di Jakarta (triwulan I 2020) dan perputaran uang ada 70 persen di Jakarta," jelasnya.

Karena itu, ia meminta agar pemerintah dan para pengusaha segera menemukan solusi bersama. Namun langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengendalikan penularan corona demi keselamatan.

"Kemudian buat kebijakan yang pro kepada bidang usaha. Kita berharap kepada Pemprov DKI bidang perekonomian untuk bagaimana kebijakan-kebijakan ke depan di bidang ekonomi harus dievaluasi supaya jangan menghambat bidang usaha," ucap Sarman.

Mengenai hal ini, Kadiv Pengembangan Ekonomi BI Jakarta Djoko Raharto yang melihat adanya dampak negatif pada penyediaan dan permintaan barang akibat kegiatan produksi yang berhenti secara otomatis dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menghentikan pandemi COVID-19. Akibatnya pendapatan turun, investasi juga tertunda, dan UMKM mengalami dampak yang berbeda-beda.

"Kemudian UMKM memang dampaknya itu tergantung usahanya. UMKM sektor pertanian untuk makanan jadi dampaknya lebih rendah karena mereka punya alternatif pemasaran digital. Sementara untuk kerajinan terdampak cukup berat padahal UMKM ini memiliki cukup banyak jumlah pekerja," ucap Djoko.

Karena itu, ia menilai kebijakan yang bisa diambil pemerintah dalam jangka pendek adalah mendukung stimulus ekonomi agar dunia usaha bisa terkurangi dampaknya. Kemudian jangka panjang. Harus ada pemulihan ekonomi, termasuk saat ini PSBB transisi yang diharapkan bisa berjalan dengan lancar.

"Termasuk dengan memberikan pembiayaan kredit, juga pelatihan pemasaran dan produksi bagi UMKM," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang PHK Tinggi, Disnakertrans Bantul Usul Masyarakat Dapat JPS

Gelombang PHK Tinggi, Disnakertrans Bantul Usul Masyarakat Dapat JPS

Jogja | Rabu, 22 Juli 2020 | 17:35 WIB

Best 5 Oto: Koleksi AHY - Gibran Rakabuming Raka, Parkir Viral Lantai Dua

Best 5 Oto: Koleksi AHY - Gibran Rakabuming Raka, Parkir Viral Lantai Dua

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2020 | 08:05 WIB

Cadangan Emas Habis, Anak Perusahaan Antam PHK Ratusan Karyawan

Cadangan Emas Habis, Anak Perusahaan Antam PHK Ratusan Karyawan

Banten | Selasa, 21 Juli 2020 | 20:12 WIB

Menuju New Normal, Penjualan New Carry Melampaui Suzuki XL7

Menuju New Normal, Penjualan New Carry Melampaui Suzuki XL7

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2020 | 09:20 WIB

Populasi Kelas Menengah Dukung Prospek Industri Otomotif

Populasi Kelas Menengah Dukung Prospek Industri Otomotif

Otomotif | Senin, 20 Juli 2020 | 13:10 WIB

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Lima Merek Mobil Terlaris Indonesia

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Lima Merek Mobil Terlaris Indonesia

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2020 | 21:10 WIB

Dihantam Pandemi Covid-19, BBC dan The Guardian PHK Ratusan Karyawan

Dihantam Pandemi Covid-19, BBC dan The Guardian PHK Ratusan Karyawan

News | Jum'at, 17 Juli 2020 | 13:04 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB