Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Okupansi Hotel di Batam Tak Sampai 10 Persen, PHRI: Kami masih Sekarat

Chandra Iswinarno

Senin, 27 Juli 2020 | 15:27 WIB
Okupansi Hotel di Batam Tak Sampai 10 Persen, PHRI: Kami masih Sekarat
Harris Hotel Batam Centre terlihat dari Alun-alun Engku Putri Batam. Tingkat hunian di Harris Hotel dan hotel-hotel lain di Batam masih belum normal seperti saat sebelum Covid-19. [Suara.com/Bobi]

Suara.com - Meski pemerintah sudah mulai menerapkan New Normal di tengah masa Pandemi Covid-19 untuk menggeliatkan roda perekonomian, namun kondisi tersebut masih belum dirasakan pada kalangan perhotelan dan restoran di Kota Batam Kepulauan Riau.

Memasuki semester II tahun 2020 ini, misalnya, tingkat hunian (okupansi) hotel di Kota Batam masih berada di bawah angka 10 persen. Kondisi ini tidak berbeda jauh dengan di masa awal Pandemi Covid-19.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam Mansyur menuturkan, pada awal pandemi tercatat 75 hotel menghentikan operasionalnya pada semester 1 2020 lalu. Saat memasuki semester II 2020, tersisa sekitar lima hotel yang masih belum beroperasi dari total 233 hotel di Batam. Meski begitu, okupansi hunian masih tidak berubah.

"Masih sama seperti sebelumnya, hunian masih di bawah 10 persen, kita masih sekarat," kata Mansyur saat dihubungi pada Senin (27/7/2020) siang.

Mansyur melanjutkan, industri perhotelan yang masih berada di titik terendah ini, memang memancing persoalan lain yang mengancam eksistensi hotel yang ada. Mulai dari pemotongan gaji karyawan hingga 50 persen, aksi mogok karyawan karena menuntut upah yang menjadi naungan mereka selama ini, hingga ancaman operasional hotel yang terpaksa dihentikan akibat sepinya hunian.

Baru baru ini, sejumlah karyawan salah satu hotel di Kota Batam melakukan mogok kerja karena gaji yang mereka terima hanya 50 persen. Itupun dibayarkan bertahap, dua kali.

"Kondisinya memang sedang tidak baik untuk industri perhotelan, apa yang dilakukan pengelola hotel saya pikir itulah yang terbaik. Karayawan kami miminta bersabar karena kondisi pandemi yang tidak mendukung industri perhotelan," kata Mansyur lagi.

Lebih jauh, Mansyur berharap ada dukungan maksimal dari pemerintah untuk mendukung industri perhotelan di Batam. Baik itu melalui dukungan insentif seperti yang dijanjikan sebelumnya, mendorong hadirnya wisman dan ekspatriat untuk mendukung peningkatan hunian hotel dan mendorong percepatan realisasi kegiatan meeting di berbagai daerah (termasuk Batam) di Indonesia.

Industri pariwisata dan manufaktur yang mengalami penurunan akibat Civid-19 diakui Mansyur memberi dampak signifikan terhadap tingkat hunian hotel di Batam. Dimana banyak tamu-tamu yang selama ini mengisi hotel-hotel di Batam adalah ekspatriat yang bekerja di sejumlah kawasan industri di Batam.

baca juga

Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Sahat Tambunan menuturkan, kelonggaran syarat keluar masuk orang ke Batam menjadi hal yang harus diperhatikan. Selama ini, keluar masuk orang ke Batam masih terbilang sulit jika dibanding daerah lain.

"Geografis Batam dan Kepri yang terdiri atas daerah kepulauan membuatnya tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Tapi memang syaratnya (keluar masuk Batam) harus dipermudah," kata Sahat menjelaskan.

Marketing and Branding Manager Shared Service Harris Hotel Batam Centre Dila Bachimd menjelaskan, pada masa tatanan kehidupan normal baru mulai pertengahan Juni 2020 lalu, tidak ada tidak ada peningkatan signifikan okupansi hotel yang terletak persis di samping Pelabuhan Internasional Batan Centre, Batam tersebut.

"Sampai saat ini hunian kurang lebih 20 persen, dari domestik juga tidak signifikan," kata Dila.

Kontributor : Bobi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Travelport COVID-19 Smartpoint Plugin, Info Pendukung Masa New Normal

Travelport COVID-19 Smartpoint Plugin, Info Pendukung Masa New Normal

Otomotif | Senin, 27 Juli 2020 | 07:36 WIB

Royal Ambarrukmo Jadi Hotel Percontohan Adaptasi New Normal di Yogyakarta

Royal Ambarrukmo Jadi Hotel Percontohan Adaptasi New Normal di Yogyakarta

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:57 WIB

Kasus Positif Covid di Solo Naik, Pemkot Tutup Tempat Umum Hingga Hotel

Kasus Positif Covid di Solo Naik, Pemkot Tutup Tempat Umum Hingga Hotel

Jawa Tengah | Minggu, 19 Juli 2020 | 02:55 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×