Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ganjar Pranowo ke Temanggung Minta Petani Tembakau Batalkan Demo ke Istana

Fabiola Febrinastri

Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:45 WIB
Ganjar Pranowo ke Temanggung Minta Petani Tembakau Batalkan Demo ke Istana
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menemui petani tembakau di Temanggung, Jateng, Selasa (25/8/2020). (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meluncur ke Temanggung, Jateng, Selasa (25/8/2020), setelah mendengar kabar bahwa ratusan petani tembakau di Kabupaten Temanggung berencana berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi demonstrasi di Istana Negara, Kamis (27/8/2020).

Mereka akan menuntut, agar pemerintah untuk segera memberlakukan peraturan pembatasan importasi tembakau dan meningkatkan pembelian tembakau nasional. Mereka juga menuntut pemerintah tidak menaikkan cukai rokok, karena sangat berdampak pada nasib petani tembakau.

Sambil mengecek sejumlah pabrik rokok besar di lokasi itu dan memastikan tembakau petani terbeli, kedatangan Ganjar juga bermaksud meredam suasana, agar mereka tidak demo.

Saat pertemuan yang dilakukan di salah gudang tembakau di Temanggung, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Agus Parmuji menyampaikan kepada Ganjar, para petani tembakau Temanggung siap berangkat ke Jakarta untuk menggelar aksi demonstrasi. Rencananya, rombongan berkekuatan 1200 orang tersebut akan berangkat hari ini, Rabu (26/8/2020) dan menggelar aksi pada Kamis di Istana Negara.

"Memang sudah direncanakan sejak seminggu yang lalu. Kami akan berangkat ke Jakarta untuk menggelar aksi demonstrasi. Tuntutan kami, agar pemerintah melindungi petani dengan regulasi yang memihak petani nasional," kata Agus.

Menurut dia, selama ini, regulasi pusat tidak memihak pada petani, khususnya petani tembakau. Terkait regulasi pembatasan impor tembakau, meski sudah dibuat aturannya, namun belum dilaksanakan sampai saat ini.

"Belum lagi, kami mendengar akan adanya revisi terkait peraturan itu, yang kami nilai semakin menyulitkan petani. Makanya kami sudah sepakat, berangkat ke Jakarta untuk aksi mengepung istana," imbuhnya.

Dengan ketidakpastian itu, para petani tembakau, lanjut Agus, khawatir peristiwa tahun lalu terjadi lagi. Di saat petani sedang panen raya, pemerintah justru mengumumkan kenaikan cukai rokok.

"Pengalaman tahun kemarin, jangan sampai terulang tahun ini. Tahun lalu, pas lagi panen, pemerintah menaikkan cukai rokok, sehingga berdampak pada pembelian perusahaan terhadap tembakau petani. Kami tidak ingin peristiwa-peristiwa semacam itu terjadi lagi, dengan ketidakjelasan regulasi saat ini," tegasnya.

baca juga

Namun rencana demonstrasi para petani tembakau itu "digagalkan" Ganjar. Dengan sabarnya, Ganjar meminta para petani tembakau tidak melakukan aksi demonstrasi ke Istana Negara.

"Wis manut karo aku (percaya sama saya), mengko aku sing ngurus (nanti saya yang akan urus). Panjenengan ora usah mangkat Jakarta, ora usah demo (semua tidak usah berangkat ke Jakarta, tidak usah demo). Nanti biar saya yang menyelesaikan. Setuju mboten (sepakat apa tidak)" kata Ganjar menenangkan, dijawab sepakat oleh para petani tembakau itu.

Ganjar bahkan sudah memahami apa yang menjadi persoalan para petani tembakau itu. Di tengah perjalanan menuju ke lokasi itu, Ganjar bahkan sudah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian terkait tuntutan petani itu.

"Saya coba bergerak lagi soal ini. Saya sudah coba WA Pak Mentan, tapi belum jawab, mungkin beliau sibuk. Tapi intinya, ora usah demo lah, bisa diomongkan. Sampean mending ning omah wae (semuanya lebih baik di rumah), Nek aku ora iso ngrampungke, monggo budhal (kalau saya tidak bisa menyelesaikan, silahkan berangkat demo)," tegasnya.

Ganjar menerangkan, ia sengaja ke Temanggung untuk bertemu para petani yang berencana untuk demo itu. Ia meminta mereka tidak demo dan membiarkan dirinya yang bekerja, dengan menyampaikan tuntutan petani tembakau kepada pemerintah pusat.

"Saya bilang ojo demo, maka melalui teman-teman petani ini, saya mohon kepada pak Menteri Pertanian, ini teman-teman petani meminta agar pembatasan importasi tembakau segera dieksekusi. Ini sudah lama sekali, mereka menunggu cukup lama," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pakai Masker, Pejabat di Grobogan Kena Tegur Gubernur Ganjar

Tak Pakai Masker, Pejabat di Grobogan Kena Tegur Gubernur Ganjar

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2020 | 00:30 WIB

Hadapi Pandemi, Ganjar Pranowo Minta Pramuka Ambil Tindakan Konkret

Hadapi Pandemi, Ganjar Pranowo Minta Pramuka Ambil Tindakan Konkret

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:29 WIB

Tegur Anak Buah Lalai Protokol Kesehatan, Ganjar: Kok Nggak Pakai Masker?

Tegur Anak Buah Lalai Protokol Kesehatan, Ganjar: Kok Nggak Pakai Masker?

Jawa Tengah | Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:15 WIB

Mulai Hari Ini, Jateng Berlakukan Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Mulai Hari Ini, Jateng Berlakukan Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 13:42 WIB

Ridwan Kamil Unggul Dari Anies dan Ganjar Soal Komunikasi Covid-19 ke Warga

Ridwan Kamil Unggul Dari Anies dan Ganjar Soal Komunikasi Covid-19 ke Warga

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:00 WIB

Survei: Ridwan Kamil, Anies, dan Ganjar Pranowo Terbaik Atasi Covid-19

Survei: Ridwan Kamil, Anies, dan Ganjar Pranowo Terbaik Atasi Covid-19

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 16:48 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×