Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Kredit Macet di Level 3,2 Persen, Ketua DK OJK Anggap Wajar

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:08 WIB
Kredit Macet di Level 3,2 Persen, Ketua DK OJK Anggap Wajar
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso. (Antara Foto)

Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan, saat ini likuiditas perbankan masih mencukupi, sehingga perbankan masih memiliki ruang yang besar untuk menyalurkan kredit ke masyarakat.

Ia memaparkan, hingga 14 Agustus 2020 tingkat likuiditas perbankann terus meningkat yaitu di level 128 persen.

"Bahkan perbankan ini istilahnya likuiditasnya banjir jadi tidak ada kendala dan likuiditas yang ada mampu dukung kredit cukup besar," ujar Wimboh dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (27/8/2020).

Dari sisi kinerja penyaluran kredit, Wimboh juga melihat perkembangnyan terus meningkat. Meskipun, peningkatan penyaluran kredit tersebut belum drastis.

Ia bilang, penyaluran kredit Juli sebesar 1,53 persen, angka itu meningkat dibandingkan pada bulan Juni yang hanya 1,34 persen.

"Ini trennya sudah meningkat Juli, Agustus juga meningkat September meningkat dan lebih baik di akhir tahun," jelas dia.

Namun demikian, Wimboh mengaku kredit macet atau non performing loan (NPL) masih terjadi. Bahkan trennya terus meningkat.

Tapi, terangnya, peningkatan NPL itu masih wajar di tengah kondisi pandemi ini.

"Situasi ini engga bisa kita hindari, malah jadi pertanyaan besar kalau NPL engga meningkat. Jadi saya rasa peningkatan NPL masih wajar 3,2 persen masih jauh dari minimal treshold 5 persen," ucap dia.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan, tambah Wimboh juga mengalami peningkatan setiap bulannya.

"DPK ini Juli meningkat 8,3 persen, di mana Juni kemarin hanya 7,95 persen. Ada perbaikan dan DPK trennya konsisten cukup tinggi di mana maret 2020 9,54 persen april 8,87 persen, Mei 8,87 persen dan Juni 7,95 persen," tukas Wimboh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPEI Gerak Cepat Ajak Perbankan Nasional Terlibat Program PEN

LPEI Gerak Cepat Ajak Perbankan Nasional Terlibat Program PEN

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:11 WIB

OJK Proses Surat Permohonan PKPU dan Pailit Mitra AIA Financial

OJK Proses Surat Permohonan PKPU dan Pailit Mitra AIA Financial

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2020 | 10:29 WIB

Laba Anjlok, Kredit Macet Bank Mandiri di Level 3,28 Persen

Laba Anjlok, Kredit Macet Bank Mandiri di Level 3,28 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB