Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.830

Laba Anjlok, Kredit Macet Bank Mandiri di Level 3,28 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:03 WIB
Laba Anjlok, Kredit Macet Bank Mandiri di Level 3,28 Persen
Plaza Bank Mandiri. (Dok : Bank Mandiri).

Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) benar-benar harus menelan pil pahit dari dampak pandemi virus corona atau Covid-19, pasalnya selama kuartal II 2020 bank pelat merah ini mengumumkan penurunan laba bersih yang cukup dalam yakni anjlok 23,9 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan yang diterima, Rabu (19/8/2020) Bank Mandiri mencatatkan laba bersih Rp 10,29 triliun sepanjang periode tersebut, angka ini menyusut hampir 24 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya dimana Bank Mandiri mengantongi keuntungan sebesar Rp 13,53 triliun.

Selain itu, kredit bermasalah Bank Mandiri juga tercatat di level 3,28 persen. Per Juni 2020, jumlah kredit Bank Mandiri mencapai Rp 851,51 triliun, minus 3,88 persen dari Desember 2019 yakni Rp 885,84 triliun. Adapun aset per Juni 2020 Rp 1.359,44 triliun, naik 3,12 persen dari periode Desember 2019 yakni sebesar Rp 1.318,25 triliun.

Sementara itu dana pihak ketiga (DPK) terdiri dari giro, tabungan, dan simpanan berjangka Bank Mandiri mencapai Rp 976,55 triliun, yang terbagi atas giro sebesar Rp 246,54 triliun, tabungan Rp 357,88 triliun, dan simpanan berjangka Rp 372,14 triliun.

Jumlah DPK tersebut naik 4,65 persen dari Desember 2019 yakni Rp 933,12 triliun, terdiri dari giro Rp 250,41 triliun, tabungan Rp 359,16 triliun, dan simpanan berjangka Rp 323,55 triliun.

"Pada 2020 perseroan fokus pada mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kredit yang selektif karena terjadi pandemi covid-19," kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar, Rabu (19/8/2020).

Bank Mandiri juga akan menerapkan efisiensi biaya, dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan penurunan biaya operasional, dimana penurunnya sudah sekitar 8,7 persen.

"Untuk jaga kinerja antara lain dengan meningkatkan pengguna aktif mandiri online. Sampai Juni 2020 penguna aktif 3,8 juta nilai transaksi tumbuh 43 persen year on yaer," kata Royke.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit Bermasalah Gelombang Dua Bayangi Industri Multifinance

Kredit Bermasalah Gelombang Dua Bayangi Industri Multifinance

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:51 WIB

Corona Belum Usai, Restrukturisasi Kredit Bakal Diperpanjang

Corona Belum Usai, Restrukturisasi Kredit Bakal Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:23 WIB

Pengamat Ingatkan Perbankan soal Kredit Macet di Tengah Pandemi

Pengamat Ingatkan Perbankan soal Kredit Macet di Tengah Pandemi

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:57 WIB

Terkini

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Semarak Perayaan HUT RI ke-81 di Bundaran HI

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Pemulihan Pascagempa NTT Mulai Berjalan, Askrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Flores

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Saham Bank Berstatus HSC, OJK Ungkap Dampaknya bagi Nasabah dan Investor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:58 WIB

×