Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Awal Pekan, IHSG Terjerembab Lagi ke Zona Merah di Level 5.235

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 07 September 2020 | 09:17 WIB
Awal Pekan, IHSG Terjerembab Lagi ke Zona Merah di Level 5.235
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan Senin (7/9/2020) melanjutkan tren pelemahannya, kali ini IHSG jatuh ke level 5.235.

Melansir data RTI, IHSG diawal perdagangan ambles 4 poin ke level 5.235 atau melemah 0,09 persen. Begitu juga dengan indeks LQ45 yang turun tipis 1,1 poin atau 0,14 persen menuju level 824.

Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama seminggu lalu IHSG turun sebesar 2 persen dan jatuhnya Indeks Dow Jones akhir pekan lalu serta melemahnya harga beberapa komoditas membuat IHSG berpeluang kembali turun pada perdagangan awal pekan ini.

"Tetapi ada hal yang menarik untuk dicermati yakni EIDO justru menguat sebesar 0,36 persen serta beberapa komoditas mengalami rebound seperti nikel, timah dan emas sehingga membawa harapan IHSG berpeluang rebound dalam perdagangan Senin ini," kata Edwin dalam analisanya, Senin (7/9/2020).

IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 5.192 sampai level 5.277. Adapun saham-saham yang direkomendasikan pada hari ini adalah saham GGRM, UNVR, ICBP, ERAA, JSMR, BBNI, MBAP, BBRI, JPFA dan AALI.

Sementara itu lebih lanjut Edwin, mayoritas bursa saham di developed economies bergerak melemah. Bursa saham benua kuning bergerak melemah pada perdagangan jumat kemarin.

Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 1,25 persen lalu indeks Shanghai ditutup melemah 0,87 persen dan indeks Kospi ditutup melemah 1,15 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah sebesar 0,56 persen di level 28,133 hal ini sejalan dengan pelemahan S&P 500 sebesar 0,81 persen.

Wall Street ditutup melemah dikarenakan aksi profit taking investor setelah bursa saham AS menunjukkan reli yang signifikan.

Dari pasar komoditi, harga Coal melemah sebesar 1,41 persen harga nikel melemah 1,31 persen dan harga minyak mentah WTI Crude Oil melemah 3,87 persen.

Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup melemah sebesar 0,78 persen kelevel 5,239. Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup melemah membawa kabar negatif pada perdagangan hari ini.

Selain itu dari perkembangan virus Corona di Indonesia yang masih terus menunjukkan peningkatan jumlah kasus nya, selain itu menanti rilis data neraca dagang China yang akan dirilis hari ini jika hasil nya positif tentu akan menaikkan optimisme investor namun akan terjadi sebaliknya jika negatif akan menambah sentimen negatif lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengawali Pekan Ini IHSG Berpotensi Menguat

Mengawali Pekan Ini IHSG Berpotensi Menguat

Bisnis | Senin, 07 September 2020 | 07:01 WIB

114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249

114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 09:17 WIB

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah Jelang Akhir Pekan Ini

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 06:48 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB