Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Indonesia Masuk Jurang Resesi, Menko Airlangga: You Are Not Alone

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 13 September 2020 | 12:50 WIB
Indonesia Masuk Jurang Resesi, Menko Airlangga: You Are Not Alone
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) dengan pengusaha Prancis yang berlangsung secara daring, Selasa (30/6/2020). [Dok. KBRI Paris]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto memastikan Indonesia akan masuk dalam jurang resesi ekonomi.

Pasalnya dari hitung-hitungan dia, pada kuartal ke III ekonomi Indonesia tetap akan tumbuh negatif dikisaran minus 3 persen hingga minus 1 persen.

Itu berarti ekonomi Indonesia sudah dipastikan terjerembab jurang resesi, karena sudah dua kuartal berturut-turut tumbuh negatif. Sebelumnya kuartal II ekonomi RI tumbuh minus 5,32 persen.

"Masalah resesi tidak resesi itu, bahasanya you are not alone (kamu tidak sendirian)," kata Airlangga dalam sebuah diskusi online di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Meski tetap tumbuh negatif, kata dia kondisinya jauh lebih baik, karena penurunan ekonomi jauh lebih dangkal ketimbang kuartal sebelumnya.

"Yang kita lihat apakah negara itu sudah menemukan bottom nya. Kalau kita lihat negara lain 2 kuartal negatif, dari negatif yang lebih rendah, ke negatif yang lebih tinggi. Misalnya India dia turun sampai minus 20, atau Singapura dua kuartal dia turun gak minus 12," katanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan meski ekonomi Indonesia dipastikan akan masuk dalam jurang resesi bukan berarti kondisi ekonomi Indonesia akan runtuh.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani saat menjawab pertanyaan wartawan perihal peluang ekonomi Indonesia pada kuartal III mendatang apakah akan tumbuh negatif atau positif.

"Artinya kita masih kemungkinan kalau meski belanja pemerintah diakselerasi konsumsi dan investasi belum masuk pada zona positif karena aktivitas masyarakat sama sekali belum normal, karena itu kalau secara teknikal kuartal III ini kita di zona negatif maka resesi terjadi," kata Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Senin (7/9/2020).

Jika situasi ini benar terjadi, bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia ini lantas mengatakan bukan berarti kondisi ekonomi menjadi buruk, paslanya pelemahan yang terjadi tidak sedalam yang terjadi pada kuartal II yang lalu dimana kontraksinya mencapai 5,32 persen.

"Namun tidak berarti kondisinya sangat buruk karena a lihat kalau kontraksi lebih kecil dan berangsur pulih di bidang konsumsi, invesatsi melalui dukungan belanja pemerintah diakselerasi cepat dan berharap ekspor mulai baik," katanya.

"Karena satu bulan terakhir terjadi kenaikan cukup baik maka bisa berharap pertumbuhan ekonomi di kuartal III lebih baik dibanding kuartal II yang kontraksi cukup dalam 5,3 persen meski demikian dibanding negara lain kontraksi jauh sangat dalam," tambahnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III masih akan tumbuh negatif, karena kegiatan ekonomi selama periode tersebut masih rapuh akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Sementara di kuartal IV, dirinya juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi diprediksi masih belum stabil, dimana kata dia pada 3 bulan terakhir tahun 2020, pertumbuhan ekonomi masih akan dibawah netral.

"Kuartal IV masih dalam zona sedikit di bawah netral," kata Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik PSBB Total, Menko Airlangga Pilih Ekonomi Ketimbang Kesehatan Warga?

Kritik PSBB Total, Menko Airlangga Pilih Ekonomi Ketimbang Kesehatan Warga?

Bisnis | Minggu, 13 September 2020 | 12:24 WIB

Menteri Airlangga Sebut PSBB Ketat Ala Anies Overdosis

Menteri Airlangga Sebut PSBB Ketat Ala Anies Overdosis

News | Minggu, 13 September 2020 | 11:45 WIB

Paranormal: Baru Mau Lockdown Saja Sudah Bikin Saham Jin Terjun Bebas

Paranormal: Baru Mau Lockdown Saja Sudah Bikin Saham Jin Terjun Bebas

News | Sabtu, 12 September 2020 | 17:02 WIB

Para Menteri dan Anies akan Dibikinkan Grup Internal Buat Berantem

Para Menteri dan Anies akan Dibikinkan Grup Internal Buat Berantem

News | Jum'at, 11 September 2020 | 19:15 WIB

Anies Dihantam, Rizal Ramli: Bung Airlangga Jangan Suudzon dan Cetek

Anies Dihantam, Rizal Ramli: Bung Airlangga Jangan Suudzon dan Cetek

News | Jum'at, 11 September 2020 | 18:50 WIB

Menteri Protes Anies Terapkan PSBB, Gerindra DKI: Mereka Tidak Nurut Jokowi

Menteri Protes Anies Terapkan PSBB, Gerindra DKI: Mereka Tidak Nurut Jokowi

News | Jum'at, 11 September 2020 | 15:11 WIB

Terkini

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB