Kesiapan Pemerintah Atasi Pandemi dan Pulihkan Ekonomi Dinilai Sangat Baik

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 15 September 2020 | 07:22 WIB
Kesiapan Pemerintah Atasi Pandemi dan Pulihkan Ekonomi Dinilai Sangat Baik
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena mengatakan kesiapan pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi nasional masih sangat baik.

Fakta ini didukung oleh sejumlah data tentang anggaran dana dan fasilitas kesehatan di Tanah Air yang mencukupi hingga pekan ini.

“Pemerintah sudah membuat rencana alternatif dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan dan hotel-hotel untuk dijadikan tempat penampungan baru, baik isolasi dan perawatan pasien Covid-19,” kata Melki Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, dalam keterangannya, ditulis Selasa (15/9/2020) .

Hotel Bintang 2 dan 3 di Jakarta yang dapat dipergunakan untuk Isolasi berjumlah 10 sampai dengan 15 Hotel.

Fasilitas ini memiliki kapasitas 1.500 kamar atau 3.000 orang yang bekerja sama dengan jaringan Group Hotel Accor (Novotel, Ibis, dan lainnya) dan Tauzia (Harris dan lainnya).

Bahkan jumlah hotel ini masih dapat ditambah menjadi 15 sampai 30 hotel jika diperlukan pemerintah khusus wilayah Jakarta.

“Jaringan hotel ini juga siap untuk membantu pemerintah jika memerlukan hotel untuk Isolasi di luar Jakarta,” tambah Melki Laka Lena.

Terdapat pula fasilitas di Balai Pelatihan Kesehatan di Jakarta dan Ciloto dengan kapasitas 326 kamar untuk 653 orang.

“Kami ketahui Kementerian Kesehatan juga mempunyai beberapa Bapelkes di Batam, Semarang, dan Makassar yang juga bisa digunakan,” ungkap Melki.

baca juga

Selain untuk isolasi pasien konfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, dilaporkan pula bahwa untuk pasien Covid 19 dengan gejala sedang sampai dengan berat, masih dapat dirawat di beberapa Rumah Sakit yang berada di Indonesia termasuk Jakarta.

Khusus untuk DKI Jakarta berdasarkan data RS Online per 13 September 2020 pukul 12.00 WIB, Melki menyatakan bahwa DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19.

Rinciannya, untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang masih terdapat Ruang Isolasi pasien yang kosong berjumlah 1.088 tempat tidur dari 4.271 tempat tidur yang ada. Beberapa hari ruang isolasi akan ditambah sebanyak 1.022 tempat tidur, sehingga menjadi 5.293 tempat tidur.

Sementara untuk merawat pasien Covid dengan gejala Berat juga terdapat Ruang ICU yang kosong berjumlah 115 tempat dari 584 tempat tidur yang ada.

Bahkan dalam beberapa hari mendatang, menurut Melki akan ditambah sebanyak 138 tempat tidur sehingga total menjadi 722 tempat tidur.

Ia juga menyatakan untuk Relawan Tenaga Kesehatan, Nusantara Sehat dan Internsip yang sudah ditempatkan terdapat sebanyak 16.286 orang.

“Mereka disebar ke Rumah Sakit Covid dan lab/sarana Kesehatan untuk melayani terkait pasien Covid-19 di seluruh Indonesia,” ucap Melki.

Untuk obat obatan, sumber di Kementerian Kesehatan menyatakan jika mereka masih memiliki stok obat dalam jumlah yang memadai sampai akhir bulan Oktober 2020.

Obat tersebut antara lain Osetalmivir cap, Hidroksiklorokuin tab, Azthromycin tab, Favipiravir tab, Remdesivir vial dan beberapa obat penting lainnya.

Sampai dengan tanggal 13 September 2020, Jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 218.382 kasus, bertambah sebanyak 3.636 kasus dari hari sebelumnya. Penambahan kasus hari ini lebih sedikit dibanding hari sebelumnya (3.806 kasus).

Dua Provinsi yang tidak ada penambahan kasus hari ini: Lampung dan Papua Barat. Sementara tiga Provinsi dengan jumlah penambahan kasus tertinggi hari ini adalah DKI Jakarta (1380), Jawa Tengah (282) dan Jawa Timur (249).

Penyaluran Bansos di Jabodetabek

Dalam pemulihan ekonomi nasional untuk Provinsi DKI Jakarta, pemerintah hingga awal September sudah merealisasikan Bantuan Produktif Usaha Mikro sebesar Rp 283 miliar.

Untuk subsidi Gaji Upah realisasinya sudah mencapai Rp 1,28 triliun hingga 10 September 2020. Bahkan untuk program Kartu Prakerja sudah terealisasi sebesar Rp 1,41 triliun. Bantuan ini belum termasuk Redeliver anggaran yang digunakan untuk biaya pelatihan.

Pemerintah juga sudah memberikan Bansos Sembako Jabodetabek sebesar Rp 1,56 triliun hingga September 2020. Sementara untuk bantuan pangan nontunai sudah tersalurkan sebesar Rp 40,92 miliar hingga September 2020.

Total Redeliver Realisasi Penyaluran bansos, sembako dan prakerja untuk DKI Jakarta saja mencapai Rp 4,81 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Warga Indonesia Pilih Kesehatan Ketimbang Ekonomi Saat Pandemi

Survei: Warga Indonesia Pilih Kesehatan Ketimbang Ekonomi Saat Pandemi

News | Selasa, 15 September 2020 | 07:15 WIB

Waspada! Pencurian Sepeda Marak di Masa Pandemi Covid-19

Waspada! Pencurian Sepeda Marak di Masa Pandemi Covid-19

Foto | Selasa, 15 September 2020 | 06:21 WIB

Studi Universitas Lund: Menyanyi dengan Keras Bisa Menyebarkan Virus Corona

Studi Universitas Lund: Menyanyi dengan Keras Bisa Menyebarkan Virus Corona

Health | Senin, 14 September 2020 | 20:57 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×