Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Mudahkan Mobilitas Warga, Pemerintah Bangun Jembatan Gantung Berlantai Kaca

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 September 2020 | 15:31 WIB
Mudahkan Mobilitas Warga, Pemerintah Bangun Jembatan Gantung Berlantai Kaca
Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)

Suara.com -
Untuk memudahkan mobilitas antar warga desa di beberapa kawasan Indonesia, pemerintah akan membangun jembatan gantung penyeberangan orang. Selain bertujuan untuk menghubungkan konektivitas warga, jembatan gantung yang akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam hal ini Direktorat Jenderal Bina Marga ini juga akan dibuat secara ekslusif, yaitu berlantai kaca.

Hal ini dipastikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

"Hadirnya jembatan gantung akan mempermudah dan memperpendek akses warga perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi antar warga,” katanya.

“Kita akan punya jembatan gantung dengan lantai kaca, yang dikombinasikan dengan lampu yang estetikanya bagus, dengan penggunaan tenaga surya,” tambah Direktur Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian, di kesempatan lain.

Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)
Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)

Menurut Basuki, upaya ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, yang merupakan salah satu visi Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk lima tahun ke depan. Pembangunan tidak hanya meliputi infrastruktur skala masif, tetapi juga infrastruktur kerakyatan.

Bina Marga berencana membangun jembatan gantung penyeberangan orang dengan lantai menggunakan teknologi plexiglass. Jembatan dengan lantai plexiglass ini akan dibangun di sejumlah lokasi yang memiliki nilai wisata.

Pada 2015-2019, PUPR telah membangun 300 jembatan gantung di seluruh Indonesia, dengan anggaran mencapai Rp 1,4 triliun.

Pada tahun 2015 dibangun 10 jembatan, pada 2016 dibangun 7 jembatan, pada 2017 dibangun 13 jembatan, dan pada 2018 dan 2019 masing-masing dibangun 130 jembatan dan 140 jembatan. Pembangunan jembatan gantung kembali dilanjutkan pada 2020.

Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)
Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)

Saat ini sudah 44 lokasi jembatan gantung yang sudah mendapat persetujuan untuk dibangun oleh Menteri PUPR. Adapun dari jumlah tersebut, 6 di antaranya direncanakan dibangun di Pulau Papua.

baca juga

Secara umum, jembatan gantung yang dibangun memiliki bentang antara 30 meter hingga 120 meter.

Pembangunan jembatan gantung merupakan usulan dari pemerintah daerah setempat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), TNI, dan DPRD, yang diajukan kepada Kementerian PUPR, dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, keadaan sosial, ekonomi, potensi wilayah, dan kesesuaian lokasi, manfaat, serta urgensinya.

Jembatan gantung akan diprioritaskan bagi pelajar sekolah dan dalam upaya meningkatkan perekonomian antar desa. Jembatan juga ditujukan untuk pejalan kaki dalam kondisi kritis atau di kawasan yang jembatannya runtuh.

Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)
Ilustrasi jembatan gantung. (Dok : PUPR)

Sebelum membangun, pemerintah melakukan analisa cermat terkait kondisi jalan yang memungkinkan untuk mobilisasi rangka jembatan, menghubungkan minimal dua desa, serta adanya akses memutar apabila tidak ada jembatan yang dinilai cukup jauh, atau minimal 5 kilometer. (***)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Macet Cikande Rangkasbitung, Bina Marga Bangun Overpass Kemang B

Kurangi Macet Cikande Rangkasbitung, Bina Marga Bangun Overpass Kemang B

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 11:30 WIB

Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda Setelah Banyak Protes

Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Ditunda Setelah Banyak Protes

Jabar | Senin, 07 September 2020 | 06:37 WIB

Menteri PUPR: Realisasi Belanja Infrastruktur 2020 Capai Rp 41,17 Triliun

Menteri PUPR: Realisasi Belanja Infrastruktur 2020 Capai Rp 41,17 Triliun

Bisnis | Jum'at, 04 September 2020 | 11:25 WIB

Tahun Depan, Pemerintah Targetkan Transaksi Nontunai Nirsentuh Jalan Tol

Tahun Depan, Pemerintah Targetkan Transaksi Nontunai Nirsentuh Jalan Tol

Bisnis | Selasa, 01 September 2020 | 17:46 WIB

Beri Nilai Tambah, Jembatan Gantung PUPR akan Dibangun dengan Lantai Kaca

Beri Nilai Tambah, Jembatan Gantung PUPR akan Dibangun dengan Lantai Kaca

Bisnis | Selasa, 01 September 2020 | 17:24 WIB

Bulan Ini, Pembangunan Hunian bagi Warga Terdampak Bencana di Palu Selesai

Bulan Ini, Pembangunan Hunian bagi Warga Terdampak Bencana di Palu Selesai

Bisnis | Selasa, 01 September 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!

Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:48 WIB

Biaya Pendidikan Terus Naik, Begini Cara Cerdas Mengelola Dana Daftar Ulang Kuliah

Biaya Pendidikan Terus Naik, Begini Cara Cerdas Mengelola Dana Daftar Ulang Kuliah

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:48 WIB

Bikin Heboh! Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar Besi Lancip, Warganet Mulai Berspekulasi, Ada Apa?

Bikin Heboh! Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar Besi Lancip, Warganet Mulai Berspekulasi, Ada Apa?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:48 WIB

Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi

Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:45 WIB

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:44 WIB

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

Arab Saudi Galang 14 Negara Lindungi Jalur Minyak dari Ancaman Houthi Yaman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

KPR Subsidi 40 Tahun Bisa Jadi Solusi atau Bumerang? Indef Singgung Krisis AS 2008

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:43 WIB

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Biar Bibir Halus dan Pink Pakai Lip Balm Apa? Ini 3 Pilihan Bagus Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

Wacana Gaji Naik saat OTT Marak, Solusi Palsu Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:42 WIB

×