Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Stok Menipis Imbas Badai Sally, Harga Minyak Meroket 4 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 17 September 2020 | 07:52 WIB
Stok Menipis Imbas Badai Sally, Harga Minyak Meroket 4 Persen
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia naik 4 persen imbas melonjaknya harga minyak yang menyusul penurunan stok minyak mentah dan bahan bakar AS, juga karena Badai Sally memaksa sebagian produksi lepas pantai Amerika untuk ditutup.

Mengutip CNBC, Kamis (17/9/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat 1,69 dolar AS atau 4,2 persen menjadi 42,22 dolar AS per barel.

Sedangkan harga minyak mentah patokan Amerika Serikat West Texas Intermediate, meroket 1,88 dolar AS atau 4,9 persen menjadi 40,16 dolar AS per barel.

Persediaan minyak mentah AS turun 4,4 juta barel, pekan lalu, menjadi 496 juta barel, tingkat terendah sejak April, menurut data Badan Informasi Energi Amerika, dibandingkan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 1,3 juta barel.

Stok bahan bakar AS menyusut 400.000 barel, kata EIA, lebih dari dua kali lipat perkiraan untuk penarikan, sementara tingkat pemanfaatan pengilangan naik 4 poin persentase.

"Kenaikan kuat hari ini sebagian besar disebabkan oleh panduan minyak mentah yang bullish dari rilis EIA," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates.

"Sebagian besar penurunan stok (minyak mentah) itu didorong oleh lonjakan yang tak terduga dalam aktivitas pengilangan AS yang dipimpin Gulf Coast," tambahnya.

Sally, yang membuat pendaratan di Pantai Teluk AS sebagai badai Kategori 2, juga meningkatkan harga minyak karena lebih dari seperempat produksi lepas pantai ditutup akibat badai tersebut.

Sekitar 500.000 barel per hari produksi minyak mentah lepas pantai dihentikan di Teluk Meksiko, menurut Departemen Dalam Negeri Amerika, kira-kira sepertiga dari penutupan yang disebabkan Badai Laura, yang mendarat lebih jauh ke barat, Agustus lalu.

baca juga

Minyak jatuh ke posisi terendah dalam sejarah saat krisis virus korona menekan permintaan. Rekor pemangkasan pasokan oleh OPEC dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, dan pelonggaran lockdown membantu Brent pulih dari level terendah 21 tahun di bawah 16 dolar AS pada April.

Harga anjlok pada September, tertekan oleh meningkatnya kasus virus corona dan kekhawatiran tentang permintaan.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan Badan Energi Internasional sama-sama memangkas proyeksi permintaan mereka, pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai di Amerika Dongkrak Harga Minyak Mentah Naik 2 Persen

Badai di Amerika Dongkrak Harga Minyak Mentah Naik 2 Persen

Bisnis | Rabu, 16 September 2020 | 07:23 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Ambles Imbas Kekhawatiran Kondisi Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Ambles Imbas Kekhawatiran Kondisi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 15 September 2020 | 07:33 WIB

Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Dunia Sedikit Menguat di Tengah Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Senin, 14 September 2020 | 07:29 WIB

Terkini

Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia

Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:33 WIB

Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD ke 490 Daerah

Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD ke 490 Daerah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:32 WIB

Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara

Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara

Sport | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:32 WIB

Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS

Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:30 WIB

Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh

Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:30 WIB

Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard

Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:30 WIB

Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan

Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan

Surakarta | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:29 WIB

Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan

Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:27 WIB

Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi

Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi

Sumbar | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:25 WIB

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:19 WIB

×