5 Langkah Cara Membersihkan Tembok Bekas Banjir

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 19:27 WIB
5 Langkah Cara Membersihkan Tembok Bekas Banjir
Ilustrasi - Seorang warga membersihkan rumahnya yang terendam banjir di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (24/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Beberapa daerah di Ibu Kota dan sekitarnya terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur dini hari tadi (22/9/2020). Bagi Anda yang tinggal di daerah rawan banjir, mencari cara membersihkan tembok bekas banjir menjadi pekerjaan yang tak terelakan.

Setelah banjir surut, biasanya akan tersisa lumpur yang menempel di lantai, perabot, bahkan tembok yang ikut terendam. Dari ketiganya, membersihkan tembok menjadi pekerjaan yang paling sulit dilakukan. Jika melakukan dengan cara yang salah, tembok justru akan mengalami kerusakan.

Nah, dalam artikel kali ini akan dibahas cara membersihkan tembok bekas banjir dengan benar. Berikut ulasan selengkapnya.

Langkah 1: Bersihkan seluruh air dan lumpur yang tertinggal

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan sisa-sisa air dan lumpur yang tertinggal di tembok rumah Anda. Mulailah dengan membersihkan permukaan tembok dari batas atas yang kotor dengan menggunakan campuran air, desinfektan anti jamur, dan detergen.

Setelah itu, lakukan pengerokan agar lapisan cat yang lama terkelupas. Jika tembok rumah Anda menggunakan wallpaper, segera cabut wallpaper tersebut karena hanya akan menghambat keluarnya air dari dalam tembok.

Langkah 2: Buka semua akses sinar saat cuaca cerah

Setelah seluruh tembok rumah Anda bersih dari air dan lumpur bekas banjir, langkah berikutnya adalah melakukan pengeringan tembok. Jika tembok yang basah tidak terlalu parah, Anda dapat melakukan cara alami dengan membuka semua akses sinar di rumah saat cuaca cerah.

Namun, jika kelembaban udara di luar rumah lebih tinggi dari pada di dalam, tutup semua akses tersebut. Tutup juga jendela dan pintu saat malam hari jika suhu di luar rumah turun.

Langkah 3: Keringkan tembok dengan dehumidifier

Menggunakan dehumidifier dapat mempercepat pengeringan tembok saat tingkat kelembaban di luar rumah sedang tinggi. Anda dapat mempertimbangkan menggunakan alat ini untuk memastikan tembok benar-benar kering agar tidak ditumbuhi jamur.

Selain itu, tembok yang dibiarkan basah juga tidak baik untuk kesehatan. Saat sedang menggunakan dehumidifier, tutup jendela dan pintu rumah Anda.

Langkah 4: Lapisi tembok dengan cat dasar

Setelah tembok benar-benar kering, lapisi permukaan tembok dengan cat dasar waterbased agar tembok lebih cepat kering. Cat dasar berbahan waterbased ini juga memiliki daya lekat yang kuat, tahan cuaca, dan daya tutup yang baik.

Jika terdapat tembok yang retak, lapisi retakan tersebut dengan cat dasar plamir. Namun, Anda tidak perlu melapisi semua tembok dengan cat plamir, cukup di bagian-bagian yang retak saja. Setelah itu, tutup kembali permukaan tembok yang retak dengan cat dasar untuk kedua kalinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPBD: Ada 40 Kampung di Bogor Terdampak Bencana Longsor dan Banjir

BPBD: Ada 40 Kampung di Bogor Terdampak Bencana Longsor dan Banjir

Jakarta | Selasa, 22 September 2020 | 19:18 WIB

Video Pemotor Nekat Terjang Banjir, Warganet: Sudah Merasa Seperti Iron Man

Video Pemotor Nekat Terjang Banjir, Warganet: Sudah Merasa Seperti Iron Man

News | Selasa, 22 September 2020 | 15:13 WIB

Jangan Panik! Begini Cara Membersihkan Lumpur Sisa Banjir

Jangan Panik! Begini Cara Membersihkan Lumpur Sisa Banjir

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 14:15 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB