Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 25 September 2020 | 11:54 WIB
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Aliri 100 Hektare Sawah di Cirebon
Ilustrasi pengairan. (Dok : Kementan)

Suara.com - Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) bertujuan untuk memastikan memastikan bahwa lahan pertanian mendapatkan air hingga panen. Hal inilah yang dirasakan  oleh petani di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, di lahan seluas 100 hektare.

“Pengelolaan air dilakukan petani untuk memastikan lahannya bisa terus berproduksi. Pengelolaan air bisa dilakukan, salah satunya dengan merehabilitasi jaringan irigasi, sehingga air benar-benar dipastikan mengalir ke lahan pertanian. Pengaturannya pun tepat,” ujar Menteri Pertanian (Mentan) SYL, Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy mengatakan, RJIT dilakukan untuk mendukung aktivitas pertanian.

“RJIT bukan hanya membenahi saluran irigasi yang bermasalah, tapi juga memaksimalkan fungsi saluran, agar luas areal tanam bisa bertambah, sehingga indeks pertanaman dan provitasnya diharapkan meningkat,” tuturnya.

Kegiatan RJIT ini dikelola Kelompok Tani di Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Cirebon. Kelompok tani yang diketuai Makdori, yang sesekali ditanami jagung saat ketersedian air berkurang*.

“Bantuan rehabilitasi jaringan irigasi tersier melalui dana APBN sebesar Rp 55 juta, dengan target 140 meter. Berkat swadaya masyarakat, realisasi jaringan yang dibangun mencapai panjang 162 meter. Rehabilitasi jaringan ini sangat dirasakan manfaatnya. Air yang datang dari saluran sekunder menjadi lancar dan sampai ke lahan dengan waktu lebih cepat,” kataya.

Makdori menambahkan, hal ini memudahkan pengaturan dalam pembagian air, karena tidak gampang bocor dan tidak meluap ke lahan sawah yang tidak membutuhkan. Aliran air dari RJIT juga bisa mengairi lahan milik kelompok tani lain disekitarnya, kurang lebih 100 hektare.

“Petani di sekitarnya sangat terbantu adanya bantuan rehabilitasi jaringan irigasi., mengairi lahan di Desa Panguragan Wetan, sekitar 173 hektare. Karena air cukup, pertumbuhan padi lebih baik dan panen insya Allah produktivitas meningkat,” katanya

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Motor, Warganet Malah Salfok dengan Gantungan Kunci Istri Ridwan Kamil

Naik Motor, Warganet Malah Salfok dengan Gantungan Kunci Istri Ridwan Kamil

Otomotif | Jum'at, 25 September 2020 | 07:49 WIB

Irigasi Termasuk dalam Water Management yang Bisa Dukung Kegiatan Pertanian

Irigasi Termasuk dalam Water Management yang Bisa Dukung Kegiatan Pertanian

Bisnis | Kamis, 24 September 2020 | 10:20 WIB

Borgol Pelanggar Aturan Masker, Satpol PP Kabupaten Bogor: Cuma Main-Main

Borgol Pelanggar Aturan Masker, Satpol PP Kabupaten Bogor: Cuma Main-Main

Jakarta | Rabu, 23 September 2020 | 18:29 WIB

Satpol PP Bogor Borgol Pelanggar Aturan Masker, AW: Besok Nyumpelin Serbet

Satpol PP Bogor Borgol Pelanggar Aturan Masker, AW: Besok Nyumpelin Serbet

Jakarta | Rabu, 23 September 2020 | 18:19 WIB

Dramatis, Kisah Kakak Beradik Selamatkan Diri dari Banjir Bandang Sukabumi

Dramatis, Kisah Kakak Beradik Selamatkan Diri dari Banjir Bandang Sukabumi

Jabar | Rabu, 23 September 2020 | 15:46 WIB

Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit

Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Bangun Dam Parit

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×