Kemnaker Apresiasi Pegiat LSM yang Peduli pada Para Pekerja Anak

Rabu, 07 Oktober 2020 | 20:49 WIB
Kemnaker Apresiasi Pegiat LSM yang Peduli pada Para Pekerja Anak
Penyerahan penghargaan oleh Menaker, Ida Fauziyah, di Gedung Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Rabu (7/10/2020). (Dok : Kemnaker)

Suara.com - Penghargaan kepada lembaga swadaya masyarakat (LSM) pemerhati pekerja anak merupakan bentuk apresiasi dan terima kasih pemerintah, dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kepada pegiat LSM yang memiliki kepedulian atau perhatian terhadap isu pekerja anak.

Hal ini menjadi alasan Kemnaker memberikan penghargaan kepada 23 LSM pemerhati anak. Penyerahan penghargaan dilakukan di Gedung Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Rabu (7/10/2020).

"Dalam upaya pengentasan pekerja anak, semua pihak harus bersinergi. Pemerintah tidak dapat melakukan secara sendirian, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama lintas sektor, serta peran aktif civil society. Di sinilah peran penting LSM dan partisipasi seluruh masyarakat," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah.

Kemnaker juga menyerahkan bantuan berupa paket peralatan sekolah bagi 9000 pekerja anak.

Prosesi pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis oleh Ida kepada Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia dan Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak. Sementara bantuan paket peralatan sekolah diserahkan kepada perwakilan 2 pekerja anak, yakni Valdo (14), binaan Rumah Kita (RK) dan Siti Ayuni (16), binaan Yayasan Pemerhati Sosial Indonesia (YPSI).

Ida mengatakan, melakukan pendampingan terhadap tumbuh kembang pekerja anak merupakan sebuah kebahagiaan, terlebih jika dapat mengantarkan pekerja anak meraih cita-citanya.

"Tidak ada kebahagiaan yang lebih indah selain menyaksikan anak-anak yang kita dampingi menjadi anak-anak yang sukses," ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pendampingan pekerja anak juga harus dilakukan, karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kondisi anak-anak saat ini. Merekalah yang akan meneruskan sejarah bangsa Indonesia dan membawa Indonesia menjadi negara maju.

"Jadi begitu luar biasanya karena kita menaruhkan masa depan Indonesia kepada anak-anak kita hari ini," ucapnya.

Untuk itu, ia menegaskan, hal yang harus dilakukan oleh semua pihak, ialah memastikan anak-anak mendapatkan tumbuh kembang yang baik, yakni tumbuh secara optimal, baik fisik, mental, sosial, maupun intelektualnya. 

"Impossible kita bisa mencapai keinginan kita untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, kalau kita tidak siapkan anak-anak kita dengan baik," jelasnya.

Hadir pada acara tersebut Dirjen Binwasnaker, Haiyani Rumondang; Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemnaker; Direktur Eksekutif Jaringan LSM Penanggulangan Pekerja Anak, Ahmad Marzuki; dan Ketua YPSI, Titin Kustini.

Sebagai informasi, sejak program PPA-PKH digulirkan, yakni 2008 sampai 2019, terdapat 134.456 pekerja anak yang mendapatkan manfaat program tersebut. Adapun dari 134.456 pekerja, lebih dari 50 persen yang melanjutkan pendidikan, bahkan ratusan pekerja anak di antaranya mampu melanjutkan pendidikan menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI