Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Curah Hujan Tinggi, Begini Cara Kementerian PUPR Antisipasi Banjir

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 11:08 WIB
Curah Hujan Tinggi, Begini Cara Kementerian PUPR Antisipasi Banjir
Press Conference Kesiapan Infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) Hadapi Musim Hujan 2020. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi becana banjir 2020-2021. Pasalnya, saat ini Indonesia tengah mengalami curah hujan yang tinggi.

Melihat hal tersebut Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR telah bekerjasama dengan beberapa instansi, termasuk BMKG untuk menyiapkan Informasi Prakiraan Hujan untuk 10 hari ke depan agar dapat mengatur muka air waduk sehingga tersedia tampungan air untuk pengendalian banjir.

“Direktorat Sumber Daya Air berkomitmen untttuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana banjir,” ujar Ditjen SDA Ir. Jarot Widyoko dalam konferensi persnya yang diselenggarakan secara virtual, Jumat (16/10/2020).

Menurut Jarot, untuk pengendalian banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Melainkan perlu kerjasama dari semua pihak untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan sarana dan prasana dalam mengatasi ancaman banjir ditengah curah hujan yang tinggi ini.

Jarot mengungkapkan, untuk Ditjen SDA telah menyiapkan program penanggulangan banjir tahun 2020 dengan dana anggaran sebesar Rp. 4,5 triliun telah dialokasikan untuk normalisasi sungai sebesar Rp.2,9 Triliun, pemeliharaan sungai sebesar Rp.0,5 Triliun, drainase sebesar Rp. 0,1 triliun, perkuatan tebing sungai sebesar Rp.0,6 Triliun.

“Selain itu, untuk kolam retensi sebesar Rp 0,2 triliun dan perencanaan teknis sebesar Rp.0,2 Triliun, seperti program pembangunan saluran pengendali banjir KEK Mandalika yang akan selesai di akhir tahun 2020, kemudian pembangunan kolam retensi sungai bendung di Palembang yang sudah siap beroperasi,” ujarnya.

Terkait kesiapan peralatan dan bahan banjiran, lanjut Jarot, tersedia sandbag sebanyak 327.963, geobag sebanyak 15.902, kawat bronjong sebanyak 65.274, sebanyak 102 unit dump truck, 13 unit mobil pick up, 13 unit truck trailer, 138 unit excavator, 49 unit amphibious excavator, 51 unit mobile pump, 60 unit perahu karet, dan 18 unit mesin outboard yang tersedia di seluruh B/BWS, namun jumlah tersebut belum termasuk peralatan dan bahan banjiran yang tersedia di instansi lain pada masing- masing wilayah kerja B/BWS.

Selain itu, Ditjen SDA melakukan penambahan jumlah alat berat seperti 4 buah weedharvester progressnya sudah 100 persen, 14 unit exca standard yang saat ini progressnya telah berjalan sebesar 71 persen target selesai 100 persen di bulan Oktober 2020, 4 unit amph long progressnya sudah sebesar 38 persen dan target selesai Oktober 2020.

Selain itu, 9 unit exca long progressnya sudah sebesar 40 persen dan target selesai Oktober 2020, 6 unit exca mini progressnya sudah sebesar 42 persen dan target selesai Oktober 2020, serta 5 unit amphibius long arm mini, 6 unit pompa banjir, 2 unit alat bor, 2 unit pompa irigasi, 4 unit speed boat, 9 unit MTA, 14.000 kawat bronjong, dan 1000 unit geobag yang akan ditargetkan selesai 100 persen pada November 2020. Dari sisi prasarana, peningkatan yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data monitoring hujan, optimalisasi muka air waduk, dan pengembangan sistem full telemetri sebesar 51,5 miliar.

baca juga

“Ada juga penggunaan dana tanggap darurat sebesar Rp 450 miliar yang dialokasikan di tahun anggaran 2021, sebagian dilaksanakan dengan metode padat karya, tergantung dengan kondisi di lapangan,” katanya.

Jarot mengungkapkan, kesiapsiagaan lain yang disipakan untuk jangka panjang adalah terciptanya sistem Fast Respond dimana masyarakat dapat melakukan pelaporan terkait kondisi atau pelaporan kejadian banjir yang dapat dikirimkan melalui WA Center maupun penggunaan hastag #Banjir #Kebanjiran di media sosial Twitter.

Pelaporan dari masyarakat akan diterima oleh Pos Pendukung SDA yang kemudian akan diteruskan ke Pos Siaga Banjir di Balai masing-masing yang juga akan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti BNPB, BPBD, dan Pemda untuk melakukan penanganan bersama.

“Maka, dalam menghadapi musim penghujan 2020-2021 ini, kami Direktorat SDA telah siap dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana banjir,” ujar Jarot.

Berdasarkan data BMKG, kondisi La Nina yang mengakibatkan peningkatan curah hujan sebesar 30 persen – 40 persen di beberapa wilayah di Indonesia, dan prakiraan Puncak Musim Hujan dapat kami sampaikan bahwa pulau Sumatera diperkirakan akan mengalami kondisi La Nina pada bulan Oktober dan November 2020.

Sedangkan untuk Puncak Musim Hujan akan dimulai pada November 2020, untuk pulau Jawa diperkirakan akan mengalami kondisi La Nina pada bulan Oktober dan November 2020 dan Puncak Musim Hujan mulai pada Februari 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BMKG: La Nina Picu Bencana, Waspadalah!

Kepala BMKG: La Nina Picu Bencana, Waspadalah!

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 17:47 WIB

Polisi Bakal Tangkap Penebang 48 Pohon di Jalan Nangka Pekanbaru

Polisi Bakal Tangkap Penebang 48 Pohon di Jalan Nangka Pekanbaru

Riau | Rabu, 14 Oktober 2020 | 20:40 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Masih Gratis, 19 Hari Sudah Dilewati 252.775 Kendaraan

Tol Pekanbaru-Dumai Masih Gratis, 19 Hari Sudah Dilewati 252.775 Kendaraan

Riau | Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:24 WIB

Curah Hujan di atas Normal Guyur 27,5 Persen Wilayah Indonesia

Curah Hujan di atas Normal Guyur 27,5 Persen Wilayah Indonesia

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 17:39 WIB

Jokowi Perintahkan Secepat-cepatnya Sebarkan Perkembangan Cuaca ke Daerah

Jokowi Perintahkan Secepat-cepatnya Sebarkan Perkembangan Cuaca ke Daerah

News | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:40 WIB

Dapat Bantuan Pemerintah, Warga Gorontalo Ini Bisa Tinggal di Rumah Layak

Dapat Bantuan Pemerintah, Warga Gorontalo Ini Bisa Tinggal di Rumah Layak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2020 | 11:21 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB