Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gandeng Pegadaian, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan Manfaat Gadai Efek

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:46 WIB
Gandeng Pegadaian, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan Manfaat Gadai Efek
Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, Friderica Widyasari Dewi. (Dok : Bank BRI).

Suara.com - Gadai Efek merupakan produk yang dihadirkan PT BRI Danareksa Sekuritas dan merupakan hasil kolaborasi dengan PT Pegadaian (Persero). Kolaborasi layanan ini bertujuan untuk mempermudah nasabah memperoleh pinjaman dana dengan jangka waktu hingga 90 hari dengan jaminan berbentuk saham jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

PT BRI Danareksa Sekuritas, yang dulunya dikenal dengan PT Danareksa Sekuritas mengadakan acara webinar “Sosialisasi Gadai Efek Pegadaian dan BRI Danareksa Sekuritas”, pada Senin (19/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa, “Mengapa produk dinamai Gadai Efek, karena memang bukan hanya saham yang dapat menerima fasilitas ini, tetapi efek lain seperti surat negara atau ORI juga bisa  mendapatkan fasilitas serupa”.

Friderica juga menyampaikan harapan dari produk kerja sama ini bahwa, Gadai Efek dapat memberikan kesempatan bagi para investor yang membutuhkan dana likuid atau kebutuhan jangka pendek tanpa harus melepas kepemilikan efeknya.

Sementara itu, Direktur  Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo dalam kesempatan yang sama menuturkan, bahwa produk ini sebetulnya bukan sesuatu yang baru karena Pegadaian sudah pernah mengajukannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2007. Kemudian, dalam kolaborasi bersama dengan BRI Danareksa, diajukan kembali izin reaktivasi kepada OJK.

Terdapat beberapa hal yang perlu diketahui dari produk Gadai Efek sendiri, seperti yang disampaikan oleh Harianto, Gadai Efek merupakan layanan yang memfasilitasi pinjaman atas dasar hukum gadai dalam jangka waktu tertentu yang diberikan kepada nasabah dengan jaminan berbentuk saham dan/atau obligasi tanpa warkat (scripless) yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Ini [diperdagangkan di BEI] menjadi syarat utama. Karena apabila tidak memenuhi itu, maka tidak bisa dilakukan gadai efek,” kata Harianto.

Berdasarkan pengalaman dari Pegadaian, bahwa semua strata itu pada suatu saat akan mengalami ketidaksesuaian arus kas (mismatch cash flow) sehingga membutuhkan bridging pendanaan atau pinjaman tanpa harus melepas kepemilikan.

Seperti contoh, orang yang memiliki mobil, maka yang digadai adalah mobilnya, yang memiliki emas juga akan menggadai emasnya, pun begitu dengan gadai efek atau saham.

Keunggulan dari produk kolaborasi ini adalah, efek tidak berpindah kepemilikan karena efek hanya dimutasikan ke sub-rekening Pegadaian atas nama nasabah dan akan dikunci agar tidak dapat  diperdagangkan atau dipindahkan. Adapun  keunggulan lain dari Gadai Efek yaitu, hak tetap melekat pada nasabah karena tidak ada perpindahan kepemilikan (title-transfer). Selain itu, keunggulan dari Gadai Efek adalah tujuannya yang bersifat serba guna. Di mana bertujuan agar tidak harus digunakan untuk pembelian saham kembali, karena akan ditransfer ke masing-masing sub-rekening nasabah yang dibentuk oleh Sekuritas ketika ada konfirmasi uang pinjaman.

Lebih lanjut, Gadai Efek merupakan project kolaborasi cross-selling product antara Pegadaian dan PT BRI Danareksa Sekuritas yang memungkinkan pemberian kredit atas dasar hukum gadai dalam jangka waktu tertentu yang diberikan kepada nasabah dengan jaminan berupa saham dan atau obligasi yang tercatat dan dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Sebagaimana dijelaskan oleh Budi Susanto selaku Managing Director of Institutional and Retail Brokerage PT BRI Danareksa Sekuritas bahwasanya Melihat jangka panjang ke depan, Gadai Efek dianggap sangat cocok untuk investor saham. Budi menyebutkan lebih rinci terkait motif dari investor saham yang dianggap cocok dengan fasilitas dari produk Gadai Efek tersebut.

“Motif investor yang pertama adalah investor yang berjiwa trader, karena pasti akan selalu jeli dengan kesempatan terutama kesempatan dengan jangka waktu yang panjang. Motif investor selanjutnya adalah investor yang pendekatannya fundamental. Investor seperti ini sangat cocok untuk menggunakan fasilitas dari Gadai Efek,” ungkapnya.

Dengan adanya kerja sama ini, sama seperti kolaborasi bersama BRI Insurance dan Wealth Management BRI sebelumnya, PT Danareksa Sekuritas mengharapkan Gadai Efek juga dapat mempunyai andil dalam memperkuat bisnis ritel serta memberikan layanan terbaik kepada para nasabah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM dari Pemerintah

BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:38 WIB

BRI Berpotensi Kembali Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit

BRI Berpotensi Kembali Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:50 WIB

Berkat BRI, Sungai Tukad Empelan di Bali Kini Terlihat Asri

Berkat BRI, Sungai Tukad Empelan di Bali Kini Terlihat Asri

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 11:41 WIB

Punya DNA Mikro, BRI Akselerasi Penyaluran KUR Super Mikro

Punya DNA Mikro, BRI Akselerasi Penyaluran KUR Super Mikro

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 12:24 WIB

BRI Gencarkan Transaksi Keuangan Masyarakat Lewat Agen BRILink

BRI Gencarkan Transaksi Keuangan Masyarakat Lewat Agen BRILink

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:10 WIB

BRIsyariah Tegaskan Layanan kepada Nasabah Tetap Optimal

BRIsyariah Tegaskan Layanan kepada Nasabah Tetap Optimal

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB