Pandemi, Insentif Pajak Jadi Kurang Dilirik Dunia Usaha

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:39 WIB
Pandemi, Insentif Pajak Jadi Kurang Dilirik Dunia Usaha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hingga saat ini realisasi insentif pajak untuk dunia usaha masih di bawah angka Rp 30 triliun dari yang ditargetkan pada APBN Rp 120,61 triliun.

"Insentif perpajakan kita berikan sekitar Rp 120,6 triliun, meskipun sampai hari ini jumlah yang digunakan masih di bawah Rp 30 triliun atau 24,6 persen," kata Sri Mulyani dalam acara Spectaxcular 2020 yang dilakukan secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Sri Mulyani mengakui akibat pandemi virus corona atau Covid-19 banyak dari kalangan usaha yang tidak memanfaatkan pemberian manfaat fasilitas insentif ini.

"Ini suatu tantangan yang tidak mudah bagi kita semuanya maka saya menganggap bahwa hari hari ini kita semuanya harus terus-menerus saling mendukung yang memang dalam situasi yang sangat sulit, kita mencoba untuk jaga supaya mereka bisa melewati masa sulit," katanya.

Padahal kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pemberian insentif pajak ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menyelamatkan perekonomian dan juga dunia usaha dari pagebluk corona.

"Namun kita tetap akan berjuang untuk menyampaikan kepada seluruh wajib pajak bahwa pemerintah hadir untuk membantu mereka," katanya.

Sehingga kata dia ini menjadi sebuah tantangan yang besar bagi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam pemberian insentif pajak ini, padahal penerimaan negara juga sedang mengalami kontraksi sebesar 16,9 persen.

"Nah pada saat penerimaan pajak kita sedang menurun, kita tetap memberikan insentif perpajakan sehingga teman-teman pajak pasti mengalami tantangan yang tidak mudah. Karena di satu sisi Anda semuanya harus melakukan tugasnya yaitu mengumpulkan penerimaan pajak dan wajib pajak juga dalam situasi yang sangat sulit dan kita tetap memberikan berbagai insentif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uang Negara Mengalir Kemana Saja Selama September, Cek di Sini

Uang Negara Mengalir Kemana Saja Selama September, Cek di Sini

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:21 WIB

Sri Mulyani Siapkan Rp 28 Triliun Supaya 4.000 Desa Tak Gaptek Teknologi

Sri Mulyani Siapkan Rp 28 Triliun Supaya 4.000 Desa Tak Gaptek Teknologi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:03 WIB

Sri Mulyani Rogoh Rp 8,9 Triliun untuk Bagikan Kuota Internet Gratis

Sri Mulyani Rogoh Rp 8,9 Triliun untuk Bagikan Kuota Internet Gratis

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:31 WIB

Terkini

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:38 WIB

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:28 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:05 WIB

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:40 WIB

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:28 WIB

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB