Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Dukung Wisata, Pemerintah Tingkatkan Kualitas Rumah Warga Jadi Homestay

Fabiola Febrinastri

Kamis, 05 November 2020 | 13:37 WIB
Dukung Wisata, Pemerintah Tingkatkan Kualitas Rumah Warga Jadi Homestay
Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)

Suara.com - Untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pemerintah membantu warga untuk meningkatkan kualitas perumahan di kawasan ini untuk menjadi homestay. Dukungan ini diwujudkan dalam Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta), yang dilakukan oleh Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Program Sarhunta di KSPN sangat diperlukan sebagai upaya pemenuhan akses bagi masyarakat terhadap rumah sebagai pendukung kegiatan pariwisata. Selain itu juga untuk mengoptimalkan fungsi hunian dan membentuk konektivitas antar bangunan serta penataan lingkungan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)
Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)

Untuk melaksanakan hal tersebut, Khalawi mengatakan, telah menetapkan Petunjuk Pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya untuk Pondok Wisata (Homestay) dan usaha pariwisata lainnya dalam mendukung KSPN.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJM Nasional Tahun 2020-2024, setidaknya ada lima lokasi KSPN yang kini menjadi lokasi Program Sarhunta, yakni Danau Toba di Sumatera Utara sebanyak 1.811 unit rumah, Borobudur di Jawa Tengah sebanyak 732 unit rumah. Selanjutnya adalah Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 910 unit rumah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 660 unit dan Likupang di Sulawesi Utara sebanyak 463 unit rumah.

Lokasi KSPN harus memiliki kemudahan akses, ketersediaan daya tarik wisata, ketersediaan amanitas, dan kesesuaian ruang zonasi. 

“Total rumah yang kami tingkatkan kualitasnya untuk mendukung KSPN sebanyak 4.576 unit, dengan total anggaran mencapai Rp 374,03 miliar,” lanjutnya.

Menurut data, jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa peningkatan kualitas rumah dengan tetap memperhatikan budaya serta kearifan lokal, dan terdiri dari dua jenis, yakni perbaikan rumah tanpa fungsi usaha dengan bantuan sebesar Rp 35 juta dan perbaikan serta pengembangan rumah senilai Rp 115 juta.

Untuk membentuk kontinuitas atau kesinambungan ruang publik, dilaksanakan juga penataan lingkungan berupa pembangunan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan, berupa jalan lingkungan dan drainase serta penerangan jalan lingkungan. Adapun fasilitas pendukung lain yang disiapkan berupa penunjuk arah, fasad bangunan dan elemen lanskap.

Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)
Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)

“Nantinya, masyarakat dapat memanfaatkan hunian yang telah ditingkatkan kualitasnya untuk usaha homestay, workshop, toko, kuliner maupun usaha atau jasa lainnya,” tandasnya.

baca juga

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, Direktorat Jenderal perumahan juga telah menetapkan sejumlah persyaratan untuk para penerima bantuan tersebut, antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah berkeluarga, berpenghasilan maksimal Rp 6 juta, menguasai tanah dengan bukti yang sah, memiliki dan menempati rumah yang diusulkan serta berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata Indonesia.

Para penerima bantuan harus membentuk kelompok, bertanggungjawab secara tanggung renteng, mendukung pariwisata yang ada di daerahnya, serta bersedia mengikuti pembinaan pengelolaan usaha pariwisata.

Salah seorang penerima bantuan Sarhunta di KSPN Borobudir, Suripta mengatakan, ia sangat berterima kasih atas bantuan dari Kementerian PUPR, sehingga rumahnya kini bisa menjadi homestay bagi para wisatawan. Ia berharap, wisatawan tidak perlu jauh-jauh mencari penginapan, karena sudah ada homestay di sekitar Borobudur yang layak huni, dan memiliki fasilitas penginapan yang baik.

“Kami yakin, perekonomian masyarakat sekitar Borobudur dapat terus meningkat, karena adanya bantuan dari Program Sarhunta ini. Terimakasih Kementerian PUPR,” katanya.

Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)
Pembangunan rumah warga untuk dijadikan homestay. (Dok : PUPR)

Hal Senada juga disampaikan Lamun, salah seorang penerima Program Sarhunta di Desa Sukadana di KSPN Mandalika.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, yang telah memberikan bantuan untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jika sebelumnya kami hanya menjadi penonton dan penggerak wisata di kawasan ini, tapi kali ini kami bisa ikut partisipasi langsung sekaligus belajar struktur pondasi bangunan yang baik serta terlibat dalam pengerjaan langsung rumah,” katanya.

Sementara itu, Epriyono sebagai salah satu penerima bantuan Sarhunta dari Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, KSPN Mandalika juga mengucapkan terima kasih saya kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten atas usulan bantuan homestay dan perbaikan tokonya.

Tokonya, yang juga menjadi rumah tinggal baginya dan keluarga, sebelumnya hanya terdiri dari satu ruang untuk jualan dan satu ruang untuk kamar tidur. Kini tokonya telah diperbaiki dan dibuatkan kamar untuk homestay para wisatawan yang datang berkunjung.

“Sekarang saya dan keluarga bisa tidur di ruangan yang layak dan dilengkapi kamar mandi yang layak. Harapan saya, semoga pemerintah akan selalu memperhatikan masyarakat yang berpenghasilan rendah dan Saya berjanji akan merawat homestay ini dengan baik. Semoga membawa keberkahan bagi saya dan keluarga serta tempat wisata di sini,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Warga Kertapati Ambruk Ke Sungai, Netizen: Viral Dulu, Baru Dibantu

Rumah Warga Kertapati Ambruk Ke Sungai, Netizen: Viral Dulu, Baru Dibantu

Sumsel | Rabu, 04 November 2020 | 18:23 WIB

Kasus Korupsi Infrastruktur Kota Banjar, KPK Periksa Dua Orang Saksi

Kasus Korupsi Infrastruktur Kota Banjar, KPK Periksa Dua Orang Saksi

News | Rabu, 04 November 2020 | 12:46 WIB

Untuk Bedah Rumah di Jateng, PUPR Salurkan Rp 300 Miliar Lebih

Untuk Bedah Rumah di Jateng, PUPR Salurkan Rp 300 Miliar Lebih

Bisnis | Rabu, 04 November 2020 | 10:46 WIB

Di Tengah Pandemi, PUPR telah Selesaikan 601.637 Unit Rumah bagi Masyarakat

Di Tengah Pandemi, PUPR telah Selesaikan 601.637 Unit Rumah bagi Masyarakat

Bisnis | Selasa, 03 November 2020 | 14:27 WIB

Pemerintah Beri Stimulan Perumahan agar Warga Tinggal di Rumah Layak Huni

Pemerintah Beri Stimulan Perumahan agar Warga Tinggal di Rumah Layak Huni

Bisnis | Selasa, 03 November 2020 | 19:00 WIB

Tingkatkan Produksi Pangan di Kalsel, Bendungan Tapin Mulai Diisi

Tingkatkan Produksi Pangan di Kalsel, Bendungan Tapin Mulai Diisi

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 22:35 WIB

Terkini

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:54 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:43 WIB

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:37 WIB

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×