Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 09:18 WIB
Pengerjaan Kawasan Wisata Nasional Borobudur Dipastikan Selesai Tahun Depan
Pembangunan rumah di kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)

Suara.com - Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dipastikan selesai sesuai target, yaitu 2021. Hal ini dikemukakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

"Pada 2021, seluruh pekerjaan untuk mendukung KSPN ini bisa dipastikan selesai. Kalau targetnya 2021 selesai, pasti selesai juga," katanya, Jateng, Jumat (13/11/2020).

Hal tersebut dikatakannya dalam acara Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) Yogyakarta-Bawen, di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

Menurut Basuki, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu, baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui rencana induk pembangunan infrastruktur. Basuki juga menyebut, bantuan rumah swadaya masyarakat selesai akhir tahun ini.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ke Kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ke Kawasan Borobudur. (Dok : PUPR)

Adapun bentuk bantuan  perbaikan hunian penduduk adalah Pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta). Bantuan diberikan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata, agar dapat menjadi homestay bagi wisatawan yang berkunjung dan ingin menikmati keramahan warga.

“Orang yang nggak ingin di hotel yang mahal, mungkin bisa di homestay. Masyarakat nggak jadi penonton. Masyarakat dapat manfaat dari kunjungan wisata. Banyak sekali. Ada 785 homestay yang akan diperbaiki, sehingga wisatawan bisa tinggal di homestay warga dan warga juga bisa menikmati hasil adanya wisatawan," ungkapnya.

Dalam kunjungannya di Sarhunta KSPN Borobudur, tepatnya di Dusun Bojong, Kelurahan Mendut, Basuki yang didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) Moch. Mulya Permana, menemui salah satu penerima bantuan. Basuki menyatakan optimistis, Sarhunta KSPN Borobudur mampu selesai di akhir tahun 2020.

"Kawasan Borobudur masuk sebagai kawasan yang diprioritaskan sebagai destinasi wisata prioritas dalam 2020. Jadi pastikan mampu selesai tahun ini," tambahnya.

PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) memberikan alokasi 785 unit rumah untuk ditingkatkan kualitasnya guna mendukung Program KSPN Borobudur. Program ini dialokasikan untuk 13 desa dan 2 kelurahan di sekitar Candi Borobudur.

“Sampai saat ini, Program Sarhunta yang kami tangani mencapai 785 unit yang tersebar di 13 desa dan 2 kelurahan di sekitar Borobudur. Sebanyak 785 unit ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu 385 untuk peningkatan kualitas Sarhunta dan 400 unit merupakan jenis bantuan tanpa fungsi usaha,” terang Mulya Permana, saat dimintai keterangan.

Sebanyak 385 unit yang mendapatkan Sarhunta ini akan menjadi tempat menginap wisatawan yang berkunjung ke Borobudur, sedangkan 400 unit rumah mengalami perbaikan dan penyeragaman muka.

“Selain infrastruktur jalan, sarana air bersih juga yang terpenting dalam kawasan wisata,” tambahnya.

Salah satu penerima bantuan yang ditemui oleh Basuki adalah Sahrir. Ia merupakan penerima bantuan peningkatan kualitas untuk Sarhunta dan mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini, karena dengan begini, rumah yang saya miliki jadi lebih bagus dan mampu memberikan tambahan penghasilan bagi saya khususnya, dan bagi kami umumnya warga sekitar Dusun Bojong," ujarnya.

Rumah yang awalnya belum bisa dijadikan sebagai usaha homestay, kini mampu dijadikan tempat usaha. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni

Bantuan Selesai, Masyarakat Mempawah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 08:59 WIB

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Kawasan Wisata Gunung Salak, Diduga ODGJ

Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Kawasan Wisata Gunung Salak, Diduga ODGJ

Jakarta | Minggu, 15 November 2020 | 19:34 WIB

Antisipasi Hujan Abu Erupsi Merapi, Stupa Candi Borobudur Ditutup Terpaulin

Antisipasi Hujan Abu Erupsi Merapi, Stupa Candi Borobudur Ditutup Terpaulin

Video | Kamis, 12 November 2020 | 15:25 WIB

Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa

Bantuan Stimulan Rumah di Sleman Sukses, Warga Miliki Rumah Tahan Gempa

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 10:20 WIB

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 09:54 WIB

ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun

ASN PUPR di Kalimantan Selatan akan Segera Miliki Rumah Susun

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 08:46 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:52 WIB