Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Ekonomi AS Membaik, Harga Emas Dunia Melorot Tajam

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 24 November 2020 | 08:15 WIB
Ekonomi AS Membaik, Harga Emas Dunia Melorot Tajam
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia anjlok lebih dari 2 persen karena data aktivitas bisnis Amerika Serikat (AS) yang lebih baik dari perkiraan.

Mengutip CNBC, Selasa (24/11/2020) harga emas di pasar spot anjlok 1,7 persen menjadi 1.838,71 dollar AS per ounce setelah merosot sebanyaknya 2,2 persen ke level terendah sejak 21 Juli, yakni 1.830,19 dollar AS per ounce.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menyusut 1,9 persen menjadi 1.837,80 dollar AS per ounce.

"Emas menembus di bawah level kunci 1.850 dollar AS setelah rilis PMI Amerika yang luar biasa kuat mengurangi kebutuhan akan stimulus. Tidak ada yang memperkirakan pembacaan yang kuat, baik di sektor jasa maupun manufaktur," kata Edward Moya, analis OANDA.

Data yang dirilis menunjukkan aktivitas bisnis AS pada November berkembang pada tingkat tercepat dalam lebih dari lima tahun, mendongkrak optimisme tentang kesehatan ekonomi AS di kalangan investor.

Data yang optimistis itu mengemuka setelah AstraZeneca Inggris mengatakan vaksinnya bisa efektif sekitar 90 persen tanpa efek samping yang serius.

"Investor beralih kembali ke saham karena fakta bahwa ada sedikit ketidakpastian sekarang ketimbang sebelumnya," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

"Data yang keluar hari ini (Senin) membuat kemungkinan besar kita akan melihat pemulihan (lebih cepat) daripada yang diantisipasi semula," tambahnya.

Emas melambung lebih dari 21% sejauh tahun ini, diuntungkan dari daya tariknya sebagai safe-haven terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Logam lainnya, perak melorot 2,4 persen menjadi 23,56 dollar AS per ounce, platinum turun 2,2 persen menjadi 925,24 dollar AS per ounce, sementara paladium melonjak 1,3 persen menjadi 2.355,57 dollar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 977.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 977.000 per Gram

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 10:23 WIB

Sejak Muncul Isu Efektivitas Vaksin, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Sejak Muncul Isu Efektivitas Vaksin, Harga Emas Dunia Berangsur Turun

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 09:45 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 973.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 973.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 20 November 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB