Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Sri Mulyani Sudah Belanja Jarum Suntik untuk Vaksinasi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 07 Desember 2020 | 12:41 WIB
Sri Mulyani Sudah Belanja Jarum Suntik untuk Vaksinasi
Ilustrasi jarum suntik. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah mulai menyiapkan proses vaksinasi covid-19 pasca datangnya vaksin covid-19 Sinovac asal China ke Indonesia pada Minggu (6/12/2020) malam kemarin.

Tak hanya vaksin, pemerintah menyediakan alat pendukung vaksinasi mulai dari jarum suntik hingga tempat pendingin vaksin. Penyediaan tersebut akan menggunakan dana APBN.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, pemerintah sudah membelanjakan jarum suntik, alkohol swab, dan wadah penyimpanan sebesar Rp 277,45 miliar.

"Juga karena vaksin harus disimpan di tempat pendingin, vaksin refrigerator 249 unit, cold box 249 unit, alat pemantau suhu vaksin 249 unit, vaccine carrier 498 unit dan APD, semuanya anggarannya telah dibelanjakan sebesar Rp 190 miliar," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin (7/12/2020).

Sedangkan untuk biaya operasional persiapan dan pelatihan tenaga kesehatan dengan target 3 juta dosis tahun ini akan ditanggung lewat anggaran Kementerian Kesehatan.

Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi daerah, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga akan mentransfer dana ke daerah.

"Karena operasi vaksin ini akan menyangkut seluruh jaringan kesehatan baik RS, hingga 10.134 puskesmas, 2877 RS, dan 49 KKP yang beserta wilayah kerjanya," ucap Sri Mulyani.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah sudah mencadangkan anggaran untuk program vaksin hingga pengadaan vaksin pada tahun ini sebesar Rp 35,1 triliun.

"Anggaran yang ini kita cadangkan termasuk di dalam pengadaan vaksin yang tadi malam tiba," kata Sri Mulyani.

baca juga

Dirinya memaparkan, anggaran yang dicadangkan sebanyak Rp 35,1 triliun dialokasikan untuk pengadaan vaksin dan penanganan kesehatan, dimana untuk pengadaan vaksin melalui penugasan dalam hal ini PT Bio Farma Tbk dan juga melibatkan seluruh lembaga terkait baik dalam negeri dan luar negeri .

"Sedangkan pengadaan direncanakan akan berjalan selama beberapa tahun dari tahun ini sampai tahun 2022 sesuai kebutuhan, sementara pemberian vaksinasi akan dilaksanakan berdasarkan kriteria prioritas," ucapnya.

Sementara itu untuk tahun depan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran vaksin sebesar Rp 60,5 triliun.

Rinciannya Rp 18 triliun adalah antisipasi pengadaan vaksin Covid-19, sebesar Rp 3,7 triliun antisipasi imunisasi atau program vaksinasi nya, Rp 1,3 triliun untuk pembelian sarana prasarana laboratorium dan juga untuk lembaga penelitian dan pengembangan serta PCR.

"Dimana Kementerian Kesehatan akan melakukan pengadaan sebesar Rp 1,2 triliun dan Badan POM sebesar Rp 100 miliar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Takut Jarum Suntik, Kapolres: Sudah Merem Saja

Polisi Takut Jarum Suntik, Kapolres: Sudah Merem Saja

Jabar | Senin, 07 Desember 2020 | 12:20 WIB

1,2 Juta Vaksin Corona Tiba di Indonesia, Ini Pesan DPR kepada Pemerintah

1,2 Juta Vaksin Corona Tiba di Indonesia, Ini Pesan DPR kepada Pemerintah

News | Senin, 07 Desember 2020 | 12:07 WIB

Airlangga Hartarto: Peraturan Skema Pelaksanaan Vaksinasi Akan Diterbitkan

Airlangga Hartarto: Peraturan Skema Pelaksanaan Vaksinasi Akan Diterbitkan

Video | Senin, 07 Desember 2020 | 11:02 WIB

Terkini

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

×