Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Asep Supriyatna Sasar Pasar Global Lewat BRI UMKM Export

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 08 Desember 2020 | 13:06 WIB
Asep Supriyatna Sasar Pasar Global Lewat BRI UMKM Export
Pengusaha furniture, Asep Supriyatna. (Dok : Bank BRI).

Suara.com - Terus menjaring peluang. Itulah yang selalu mendorong langkah Asep Supriyatna (55) mengembangkan usaha furniture dan dekorasi rumah pada 1996 silam.

Kini, hampir 24 tahun kemudian, bisnis home décor and craft dibawah bendera CV Maras ini bertekad menangkap peluang yanglebih luas di pasar internasional dan menggarap potensi lokal.

Asep merupakan pendiri sekaligus pemilik CV Maras, eksportirfurniture dan dekorasi rumah yang berbasis di Bekasi, Jawa Barat. Usaha ini bermula ketika Asep, yang saat itu masih bekerja sebagai marketing di sebuah perusahaan trading, mendapat pesanan satu model meja kursi dari pembeli di Belanda.

“Permintaan suplai mebel itu saya ajukan ke manajemen,karena bukan lini produk yang dipasarkan kantor jadi diarahkan untuk diserahkan ke tempat lain. Nah, peluang ini saya tangkap. Lalu saya berkenalan dengan beberapa supplier dan produsen,membuat sampel dan setelah itu buyer dari Belanda itu menjadi partner bisnis saya,” tutur Asep.

Selama dua tahun, usaha mebel milik Asep berjalan secara informal, baru pada 1998 dia memberanikan diri untuk mendirikan CV. Nama Maras yang disematkan pada bendera usahanya, merupakan singkatan dari Marten dan Asep.

“Marten itu nama buyer yang dulu memesan meja kursi di tahun 1996, dan jadi partner bisnis saya yang pertama. Saya kemudian fokus mengembangkan usaha di bidang mebel dan berorientasi ekspor,” jelas Asep.

Produk furniture yang dipasarkan Asep menggunakan bahanbaku lokal, dengan sumber pasokan dari sentra-sentra industri mebel dan kerajinan di Tanah Air seperti Cirebon, Jepara, Solo, Yogyakarta hingga Bali. Kualitas dan keunikan desain yang sesuai pasar ekspor menjadi kunci keunggulan produk, selain proses produksi yang dibuat dengan cara handmade.

Dalam perjalanannya, pada 2005, bisnis ekspor furniture CV Maras terus berkembang dan mendapatkan partner baru dari Jerman dan Prancis, selain negeri Kincir Angin. Apabila dulu hanya memiliki 5 orang karyawan, saat ini jumlah pekerja Aseptelah bertambah menjadi 80 karyawan tidak tetap dan 5 karyawan tetap.

Asep mengaku lebih fokus ke pasar ekspor mengingat dari sisi kuantitas lebih mass production dan aspek pembayaran yang aman.

“Kalau lokal biasanya ritel dan payment-nya kredit. Kalauekspor volumenya juga lebih besar dan pembayarannya lebihaman, ada LC atau transfer,” tambahnya. Hal ini sejalan denganVisi dan Misi CV Maras sendiri yakni mengembangkan pasarekspor untuk produk-produk labor intensif buatan Indonesia, 100 persen lokal content. 

Hingga saat ini, produk furniture rotan dan kayu CV Maras telah di ekspor ke sejumlah negara mulai dari Tunisia, Jerman, Belanda, Prancis, Australia hingga Srilanka. Secara volume, Asep mampu mencatat penjualan sekitar 15 kontainer per bulan.

Tahun ini ketika pandemi Covid-19 merebak, Asep mengakui dampaknya tidak terlalu besar terhadap permintaan ekspor furniture. Dia masih mampu membukukan penjualan sekitar 5-7 kontainer sebulan. Terkoreksi sekitar 30 persen-40 persen.

“Alhamdullilah tidak terlalu besar [efek pandemi]. Kami tidak ada pengurangan pekerja. Untuk produk outdoor dan dekorasi rumah malah booming, karena selama lockdown atau workfrom home, konsumen lebih banyak di rumah, dan mendekorasi rumah.”

Selain melebarkan sayap di pasar ekspor, CV Maras berencana memperkenalkan produk di pasar lokal pada 2021, melalui strategi penjualan daring melalui market place. Setidaknya 10 model produk tengah dikembangkan khusus untuk pasar lokal.

“Pasar lokal kami lihat ada peluang, termasuk produk pet furniture permintaannya mulai ada. Untuk pasar lokal konsepnya minimalis modern, packing yang ringan, menyasar keluarga muda,” imbuh Asep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Penerima Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Begini Caranya

Cek Penerima Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Begini Caranya

News | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:54 WIB

Sahabat Tuli Patahkan Stigma Disabilitas dengan Meraih Peluang Wirausaha

Sahabat Tuli Patahkan Stigma Disabilitas dengan Meraih Peluang Wirausaha

Bisnis | Selasa, 08 Desember 2020 | 08:10 WIB

Jokowi: Produk UMKM Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah di Negara Sendiri

Jokowi: Produk UMKM Indonesia Harus Jadi Tuan Rumah di Negara Sendiri

News | Senin, 07 Desember 2020 | 18:12 WIB

Anak di Cilegon Bikin Surat Kematian Palsu Ayah untuk Gasak Duit di Bank

Anak di Cilegon Bikin Surat Kematian Palsu Ayah untuk Gasak Duit di Bank

Banten | Senin, 07 Desember 2020 | 17:38 WIB

Dear Pelaku UMKM, Ussy Sulistiawaty Bisa Endorse Gratis di Tengah Pandemi

Dear Pelaku UMKM, Ussy Sulistiawaty Bisa Endorse Gratis di Tengah Pandemi

Sumsel | Senin, 07 Desember 2020 | 10:18 WIB

Peduli UMKM, Ussy Sulistiawaty Buka Endorse Gratis di Tengah Pandemi

Peduli UMKM, Ussy Sulistiawaty Buka Endorse Gratis di Tengah Pandemi

Lifestyle | Senin, 07 Desember 2020 | 09:53 WIB

Terkini

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:18 WIB

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 18:06 WIB

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Makin Diakui di Kancah Global, Pegadaian Raih "The Asset Triple A di Hong Kong

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 17:35 WIB