Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mendag Muhammad Lutfi Langsung Dapat 3 Tugas Ini dari Jokowi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 23 Desember 2020 | 15:33 WIB
Mendag Muhammad Lutfi Langsung Dapat 3 Tugas Ini dari Jokowi
Muhammad Lutfi [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku mendapat tiga pesan khusus yang disampaikan Presiden Jokowi terkait tugasnya sebagai Mendag.

Lutfi menjelaskan, pesan yang pertama adalah bagaimana Presiden ingin harga-harga sejumlah bahan pokok untuk dijaga kestabilannya termasuk juga soal stok ketersedian bahan pokok.

"Yang pertama tentu Pak Presiden menginginkan bahwa kestabilan harga agar dijaga dan pengaruhnya juga ke inflasi," kata Lutfi di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Yang kedua lanjut dia, adalah bagimana membantu para pelaku usaha kecil atau UMKM dapat berkembang, apalagi saat ini kata dia sedang ada wabah virus corona atau Covid-19 yang memukul telak para UMKM.

"UMKM perlu dibantu untuk berkembang," katanya.

Yang terakhir, kata dia Jokowi menginginkan agar ekspor perdagangan internasional Indonesia bisa merangsek ke pasar-pasar negara non tradisional.

Dia diminta lebih banyak menekan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Yang ketiga adalah bagaimana kita menembus pasar non tradisional dengan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement," ucapnya.

Muhammad Lutfi secara resmi diperkenalkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan yang baru menggantikan Agus Suparmanto di halaman Istana Merdeka, Jakarta secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Sebetulnya Lutfi bukanlah orang baru dalam hiruk pikuk dalam kawasan ring 1 tersebut. Sebelumnya dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 2014 lalu namun tak sampai setahun.

Pria kelahir di Jakarta, 16 Agustus 1969 adalah seorang pengusaha dan duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat yang baru dilantik pada September lalu.

Jauh ke belakang lagi, Lutfi ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu pada 2005.

Posisi yang ditempati Lutfi di kabinet tersebut sebagai Kepala BKPM. Saat itu usianya masih 36 tahun dan Lutfi tercatat sebagai Kepala BKPM termuda di Indonesia.

Di BKPM, Lutfi telah memperkenalkan aspek keterbukaan penuh dan memprakarsai pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), yang saat ini menjadi sumber daya tarik bagi para investor asing.

Pada tahun 2008, Muhammad Lutfi diakui sebagai seorang pemimpin muda yang berpengaruh oleh the World Economic Forum’s Young Global Leaders. Ia juga merupakan salah seorang pendiri Masyarakat Ekonomi Syariah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Ungkap Alasan Dirinya Mau Menjadi Menteri di Kabinet Jokowi

Sandiaga Uno Ungkap Alasan Dirinya Mau Menjadi Menteri di Kabinet Jokowi

Video | Rabu, 23 Desember 2020 | 13:47 WIB

Merasa Tak Mampu Emban Amanah, Alasan Abdul Mu'ti Tolak Jabatan Wamen

Merasa Tak Mampu Emban Amanah, Alasan Abdul Mu'ti Tolak Jabatan Wamen

Jakarta | Rabu, 23 Desember 2020 | 13:45 WIB

Profil Bianca Adinegoro, Istri Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Profil Bianca Adinegoro, Istri Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

News | Rabu, 23 Desember 2020 | 13:38 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB