Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Negara-negara Timur Akan Pesan Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?

Iwan Supriyatna

Sabtu, 02 Januari 2021 | 11:19 WIB
Negara-negara Timur Akan Pesan Vaksin Sputnik V, Bagaimana Indonesia?
Vaksin Sputnik V milik Rusia. (Anadolu Agency/Sefa Karacan)

Suara.com - Sebanyak 50 negara di dunia tercatat telah menjalin kerja sama dengan Rusia untuk membeli atau mengajukan produksi vaksin Sputnik V di negara mereka masing-masing.

Beberapa negara yang sudah menjalin komitmen dengan Rusia untuk membeli vaksin tersebut seperti India (100 juta dosis), Brasil (50 juta dosis), Uzbekistan (35 juta dosis), dan Meksiko (32 juta dosis).

Selain itu, ada Nepal dan Mesir yang telah memiliki komitmen untuk memesan 25 juta dosis vaksin Sputnik V.

Kemudian negara lain yang tertarik memesan vaksin Sputnik V ialah Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Argentina, hingga Filipina.

Selain membeli langsung, ada beberapa negara yang menjalin kerja sama produksi vaksin Sputnik V. Misalnya, GL Rapha asal Korea Selatan bersama dengan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) telah menyetujui untuk memproduksi lebih dari 150 juta dosis vaksin Covid-19 Sputnik V per tahun.

"Sputnik V didasarkan pada platform vektor adenoviral manusia yang aman dan efektif," kata CEO Dana Investasi Langsung Rusia, Kirill Dmitriev, sebagaimana dikutip dari Reuters.

RDIF sendiri optimis dapat memproduksi 500 juta dosis vaksin Sputnik V di luar Rusia. Apalagi, antusiasme banyak negara cukup tinggi untuk memproduksi vaksin Sputnik V.

“Sekarang penting untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan internasional serta memastikan produksi vaksin Sputnik V yang cukup. Kami berterima kasih kepada mitra kami di GL Rapha (Korsel) atas kerja sama dan upaya bersama,” ujar Kirill Dmitriev.

Selain Korea Selatan, negara lain yang membuat kesepakatan dengan Rusia untuk memproduksi vaksin Sputnik V seperti Venezuela, Turki, dan Prancis.

baca juga

Venezuela

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menawarkan kepada Rusia untuk melokalkan produksi vaksin Sputnik V setelah uji coba tahap 3 dari 1.500 vaksin dan 500 plasebo di negara Amerika Latin tersebut selesai.

Turki

Kementerian Kesehatan Turki telah menyampaikan minat untuk melokalkan produksi Sputnik V setelah uji coba tuntas.

Prancis

Presiden Vladimir Putin dilaporkan telah meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membantu produksi vaksin Sputnik V.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Rusia Vladimir Putin Akan Disuntik Vaksin Sputnik V

Presiden Rusia Vladimir Putin Akan Disuntik Vaksin Sputnik V

News | Senin, 28 Desember 2020 | 14:41 WIB

Vaksin Bisa Diambil dari Rusia, China atau AS Selama Memenuhi Persyaratan

Vaksin Bisa Diambil dari Rusia, China atau AS Selama Memenuhi Persyaratan

News | Jum'at, 25 Desember 2020 | 07:03 WIB

Argentina, Negara Pertama Penerima Vaksin Sputnik di Amerika Selatan

Argentina, Negara Pertama Penerima Vaksin Sputnik di Amerika Selatan

Health | Kamis, 24 Desember 2020 | 16:18 WIB

Terkini

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

×