Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indonesia Ajukan 108 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Gratis ke Gavi-Covax

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 Januari 2021 | 21:32 WIB
Indonesia Ajukan 108 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Gratis ke Gavi-Covax
ILUSTRASI. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Pemerintah Indonesia menandatangani formulir vaksin Covax/Gavi untuk mengamankan akses pada 108 juta dosis vaksin Covid-19 dari GAVI atau Global Alliance for Vaccines and Immunisation.

Penandatangan formulir vaksin Covax/Gavi untuk mengamankan akses pada 108 juta dosis vaksin Covid-19 dari GAVI yang  dilakukan oleh Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan dan Menteri Luar Negeri pada Kamis (7/1/2021).

"Acara hari  ini penandatanganan part B vaccine request form yang merupakan lanjutan permintaan dari pemerintah RI untuk dapatkan vaksin gratis dari Covax Facility dan ini untuk melengkapi dokumen part A yang sudah diberikan ke GAVI pada 7 desember lalu," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konfrensi pers secara virtual tersebut, Kamis (7/1/2021).

Lebih lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan pengadaan vaksin Covid-19 menjadi suatu hal yang penting dan prioritas pemerintah untuk bisa mengendalikan penyebaran virus corona pada tahun ini, agar ekonomi bisa lebih kencang berlari.

"Kita semua paham, covid adalah game changers yang merupakan tantangan luar biasa bagi umat manusia. Untuk Indonesia, ini tantangan tidak hanya mengancam kesejahteraan dan keselamatan masyarakat, juga dari sisi perekonomian," ucapnya.

Menurutnya program vaksinasi adalah langkah sangat penting dan bagi Indonesia mendapatkan akses vaksin dari berbagai produk yang sudah dikembangkan jadi penting. Agar ketersedian vaksin buat rakyat Indonesia bisa terpenuhi.

"Dengan adanya penandatanganan ini ada kepastian bagi Indonesia untuk dapatkan salah satu sumber vaksin, yakni yang dikembangkan Covax dan konsorsium GAVI," ucapnya.

"Saya harap ketersediaan ini akan berikan tambahan pilihan dan ketenangan bagi masyarakat dan kemampuan kita semua untuk jalankan disiplin kesehatan sambil ikhtiar pengobatan dalam bentukvaksinasi," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Covid-19 Perdana, Tiga Kelompok Ini Bakal Disuntik Bareng Jokowi

Vaksinasi Covid-19 Perdana, Tiga Kelompok Ini Bakal Disuntik Bareng Jokowi

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 21:30 WIB

Edy Minta yang Pertama Divaksin: Jika Aman, Bupati-Wali Kota Juga Divaksin

Edy Minta yang Pertama Divaksin: Jika Aman, Bupati-Wali Kota Juga Divaksin

Sumut | Kamis, 07 Januari 2021 | 19:01 WIB

Vaksin Covid-19 Sudah Dikirim, Erick Thohir Ingatkan Ini ke Kepala Daerah

Vaksin Covid-19 Sudah Dikirim, Erick Thohir Ingatkan Ini ke Kepala Daerah

Riau | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:52 WIB

Inilah Tiga Kelompok Besar Penerima Vaksin Covid-19 Pertama

Inilah Tiga Kelompok Besar Penerima Vaksin Covid-19 Pertama

Riau | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:08 WIB

Uni Emirat Arab Uji Klinis Tiga Vaksin COVID-19, Buatan Siapa Saja?

Uni Emirat Arab Uji Klinis Tiga Vaksin COVID-19, Buatan Siapa Saja?

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:01 WIB

Dokter Karla Lumpuh Setelah Disuntik Vaksin COVID-19, Kena Radang Otak

Dokter Karla Lumpuh Setelah Disuntik Vaksin COVID-19, Kena Radang Otak

Bogor | Kamis, 07 Januari 2021 | 17:47 WIB

Vaksin Covid-19 Pfizer Jadi Penyebab Seorang Dokter AS Meninggal Dunia?

Vaksin Covid-19 Pfizer Jadi Penyebab Seorang Dokter AS Meninggal Dunia?

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB