Indonesia Catatkan Surplus Neraca Dagang 21,74 Miliar Dolar AS di 2020

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:52 WIB
Indonesia Catatkan Surplus Neraca Dagang 21,74 Miliar Dolar AS di 2020
Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Senin (6/5/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca dagang Indonesia pada bulan Desember 2020 surplus sebesar 2,1 miliar dolar AS.

Angka surplus ini didapat dari raihan nilai ekspor yang mencapai 16,5 miliar dolar AS dan impor yang mencapai 14,4 miliar dolar AS pada Desember 2020.

Alhasil sepanjang tahun 2020, neraca dagang Indonesia total mengalami surplus sebesar 21,74 miliar dolar AS, surplus terjadi karena nilai ekspor mencapai 163,31 miliar dolar AS atau turun 2,61 persen dari 67,68 miliar dolar AS pada 2019.

Sementara impor mencapai 141,57 miliar dolar AS atau turun 17,34 persen dari 171,28 miliar dolar AS pada periode yang sama.

"2020 ini luar biasa dengan adanya pandemi sehingga permintaan turun, tapi dengan penurunan 2,61 persen, sebenarnya kondisi kita tidak buruk," kata Kecuk dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (15/1/2021).

Dari data yang disampaikan terlihat bahwa ekspor secara tahunan untuk migas turun 29,52 persen, pertanian naik 13,98 persen, industri pengolahan naik 2,95 persen, dan pertambangan turun 20,7 persen.

Sedangkan impor tahunan berasal dari barang konsumsi yang turun 10,93 persen, bahan baku penolong minus 18,32 persen, dan barang modal melorot 16,73 persen.

Sementara secara bulanan, Indonesia membukukan surplus dagang senilai 2,1 miliar dolar AS pada Desember 2020.

Capaiannya lebih rendah dari 2,61 miliar dolar AS pada November 2020, namun lebih tinggi dari 28,2 juta dolar AS pada Desember 2019.

baca juga

Pemicu dirilisnya neraca dagang ini disebabkan membaiknya sejumlah harga komoditas seperti minyak, kelapa sawit, batubara hingga logam mineral lainnya.

"Desember ini banyak komoditas yang meningkat harga, antara lain batu bara, minyak, kernel, minyak kelapa sawit tembaga, nikel, alumunium, timah," paparnya.

Dia mencontohkan untuk harga semisal Indonesian Crude Price (ICP) pada November 2020 40,67 dolar AS per barel naik jadi 47 dolar AS per barel pada Desember 2020.

Tak hanya itu harga Batubara pada Desember juga mengalami kenaikan yang luar biasa sebesar 28,39 persen, sementara tahunan mencapai 25,5 persen, minyak kelapa sawit juga naik secara bulanan sebesar 6,62 persen, sementara secara tahunan naik 28,13 persen.

"Peningkatan dari 2 komoditas ini akan berpengaruh besar," kata Kecuk.

Sehingga kata dia pergerakan ekspor pada Desember 2020 termasuk menggembirakan karena nilainya yang tertinggi selama 2020.

"Biasanya Desember itu ekspor dan impor menurun, karena banyak hari libur, tapi pattern ini terbalik dan ini menggembirakan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Indonesia di Desember 2020 Capai 16,54 Miliar Dolar AS

Ekspor Indonesia di Desember 2020 Capai 16,54 Miliar Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Januari 2021 | 10:08 WIB

BPS : Hanya 1 Orang Wisatawan Asing Berkunjung ke Sulsel

BPS : Hanya 1 Orang Wisatawan Asing Berkunjung ke Sulsel

Sulsel | Selasa, 05 Januari 2021 | 18:09 WIB

Sandiaga Uno akan Hadapi Tantangan Berat

Sandiaga Uno akan Hadapi Tantangan Berat

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 18:02 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Bedanya Sunscreen Skin Aqua Tutup Hijau dan Biru Apa? Cek Kecocokannya Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Telkom Raih "SOE In-House of The Year" di ALB Indonesia Law Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Mending HP Midrange Baru atau Mantan Flagship Bekas? Ini Analisis Plus Minusnya

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

Kenapa Orang Superkaya Raup Untung Berkali-kali Lipat dari Krisis Iklim?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×