Joe Biden Jadi Presiden AS, Apa Pengaruhnya ke Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 21 Januari 2021 | 10:59 WIB
Joe Biden Jadi Presiden AS, Apa Pengaruhnya ke Indonesia
Presiden AS Joe Biden bersama Ibu Negara Jill Biden memberi hormat saat mereka meninjau kesiapan pasukan militer dalam tinjauan di tangga timur Capitol AS di Washington, DC, pada 20 Januari 2021, setelah dilantik di US Capitol. [Foto/AFP]

Suara.com - Joe Biden resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat ke-46. Pelantikan Joe Biden disambut baik oleh pasar terlihat dari indeks saham AS Dow Jones yang mencetak harga tertinggi sepanjang sejarah di 31,188 (+1.90%).

Setelah terpilih menjadi Presiden, Biden bergerak cepat dalam mengeluarkan kebijakan untuk menopang ekonomi AS pada masa pandemi dengan mengeluarkan proposal stimulus jumbo sebesar 1,9 triliun dolar AS.

Selain itu Biden juga sudah menyiapkan kebijakan lainnya dan dianggap cukup menguntungkan Emerging Market termasuk Indonesia.

Kebijakan pertama adalah kenaikan Tax Cuts and Jobs Act (TCJA) menjadi 28% dari sebelumnya 21%. Kenaikan pajak ini dapat membuat investor mencari negara dengan tax yang lebih murah.

Dampaknya juaga EPS growth akan turun ke depan, sehingga ada potensi aliran investasi dari AS ke global market lainnya dan termasuk ke Indonesia.

Kedua, stimulus besar yang dikeluarkan Biden yang dapat membuat tren dolar melemah karena jumlah dolar yang beredar lebih banyak. Hal ini berdampak positif bagi Indonesia karena rupiah bisa menguat.

Selain itu berdampak positif bagi perusahaan yang memiliki utang dengan mata uang dolar dan biaya bahan baku impor.

Selain itu saham-saham emas juga dapat berdampak positif karena pelamahan dolar akan meningkatkan harga emas global. Sehingga menjadi katalis positif bagi saham yang memproduksi emas.

Selain itu juga memberi dampak positif ke ekonomi riil dan pertumbuhan ekonomi global, sehingga berpotensi positif juga untuk harga komoditas pada umumnya.

Ketiga, Biden fokus dengan Green Energy. Dampaknya adalah dorongan untuk kendaraan listrik dapat terealisasi. Sehingga ambisi Indonesia sebagai industri Baterai kendaraan listrik terbesar di dunia dapat berjalan baik.

Terlebih lagi Indonesai saat ini sebagai produsen nikel (bahan baku utama baterai kendaraan listrik) terbesar dengan 29% total produksi dunia. Saham metals yang memproduksi nikel berpotensi terdorong oleh kebijakan ini. Namun saat ini saham metals sudah memiliki risiko tinggi karena memiliki valuasi yang mahal.

Ditulis oleh tim EMTrade

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Jadi Presiden, Joe Biden Keluarkan Perintah Wajib Pakai Masker

Resmi Jadi Presiden, Joe Biden Keluarkan Perintah Wajib Pakai Masker

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:49 WIB

Presiden AS Joe Biden Disumpah Pakai Alkitab Warisan Usia Lebih 100 Tahun

Presiden AS Joe Biden Disumpah Pakai Alkitab Warisan Usia Lebih 100 Tahun

Sulsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:28 WIB

Jokowi Ucapkan Selamat ke Joe Biden dan Kamala Harris

Jokowi Ucapkan Selamat ke Joe Biden dan Kamala Harris

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:12 WIB

Terkini

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:14 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:57 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:35 WIB

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:02 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB