Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Membuahkan Hasil, Dirut Pupuk Kaltim Siap Perluas Program Agro Solution

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:50 WIB
Membuahkan Hasil, Dirut Pupuk Kaltim Siap Perluas Program Agro Solution
Program Agro Solution Pupuk Kaltim.

Suara.com - Program Agro Solution di Gorontalo yang baru-baru ini dilaksanakan, mendapat banyak apresiasi dari Pemerintah dan stakeholders.

Hal ini melihat keberhasilan program yang mampu meningkatkan kapasitas produksi padi Gorontalo hingga 80 atau 10 ton per hektar, dari sebelumnya berkisar 5-6 ton per hektar.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menyambut optimis gagasan perluasan Agro Solution di berbagai daerah, utamanya di Gorontalo, karena program ini sejatinya disiapkan Pupuk Indonesia Grup untuk mendorong produktivitas pertanian tanah air, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian petani.

Menurut dia, Pupuk Indonesia Grup menargetkan 50.000 hektare Agro Solution di Indonesia dan Pupuk Kaltim telah merealisasikan sekira 2.000 hektare di berbagai wilayah distribusi Perusahaan.

Tingkat keberhasilan pun di atas 70 persen seperti di Banyuwangi dengan tingkat keberhasilan sebesar 75 persen dan di Jember dengan tingkat keberhasilan sebesar 65 persen.

Agro solution juga digagas untuk mengurangi ketergantungan petani akan pupuk bersubsidi yang dibatasi regulasi Pemerintah, karena diatur Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) setiap daerah.

Inovasi Agro Solution menggunakan pupuk non subsidi, dengan beragam pendampingan dan kemudahan akses bagi petani selama masa tanam hingga panen.

Bukti keberhasilan juga sudah dirasakan ratusan petani di berbagai daerah ujicoba program, baik untuk penggunaan pupuk dan pestisida yang jauh lebih hemat, serta optimalisasi hasil dengan lahan yang lebih produktif.

"Pupuk Kaltim siap menyambut tantangan perluasan Agro Solution di berbagai daerah, termasuk Gorontalo. Kami segera invetarisasi Kecamatan mana saja yang akan kita uji coba," ujar Rahmad Pribadi dalam keterangannya, Jumat (29/1/2021).

Ditambahkannya, Agro Solution tidak terbatas pada komoditas padi, namun seluruh sektor pertanian potensial dan hortikultura.

Salah satunya jagung yang juga menjadi komoditas andalan Gorontalo, agar peningkatan hasil dan produktivitas pun tercapai secara optimal.

"Melalui Agro Solution, Pupuk Kaltim siap membantu Gorontalo menjadi salah satu lumbung padi dan jagung di Indonesia. Sehingga ke depan, ketahanan pangan serta kemandirian petani juga lebih maksimal kita capai," pungkas Rahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Pertahankan Rating Korporasi AAA(idn)

Pupuk Indonesia Pertahankan Rating Korporasi AAA(idn)

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:09 WIB

Ya Ampun! Ternyata Hanya 43% Petani yang Berhak Terima Subsidi Pupuk

Ya Ampun! Ternyata Hanya 43% Petani yang Berhak Terima Subsidi Pupuk

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2021 | 09:24 WIB

Pupuk Kaltim Beli 10 Unit GeNose C19 Senilai Rp 620 Juta

Pupuk Kaltim Beli 10 Unit GeNose C19 Senilai Rp 620 Juta

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2021 | 13:28 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB