Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank dan Pengusaha Masih Takut Soal Kredit, Ini Strategi Sri Mulyani

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 01 Februari 2021 | 20:28 WIB
Bank dan Pengusaha Masih Takut Soal Kredit, Ini Strategi Sri Mulyani
Ilustrasi perbankan dan nasabah

Suara.com - Pandemi covid-19 yang belum berkesudahan membuat pihak perbankan dan pengusaha masih takut-takut soal penyaluran dan pengajuan kredit baru.

Pasalnya, jika salah dalam mengambil keputusan kredit di tengah kondisi ekonomi yang tak pasti ini, bisa-bisa bukannya untung yang diraih malah jadi buntung.

Menyiasati kondisi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi agar kedua belah pihak mau kembali melakukan akad kredit.

"Untuk tahun 2021, dukungan kepada dunia usaha dalam bentuk belanja pemerintah dan pembiayaan ditujukan agar beban mereka, terutama yang sedang berutang, beban debiturnya dapat diringankan," kata Sri Mulyani dalam konfrensi KSSK secara virtual, Senin (1/2/2021).

Sebetulnya kebijakan itu bukan barang baru, karena tahun 2020, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan serupa.

Namun, kondisinya kala itu yang masih sangat tidak pasti akibat pandemi membuat kebijakan tersebut tak dijalankan semestinya.

Sementara untuk tahun 2021, lanjut dia kondisi pemulihan ekonomi makin baik.

"Sehingga ini juga akan memberikan keyakinan kepada sektor perbankan untuk mulai berani memberikan pinjaman kembali terutama kredit modal kerja, dan juga keyakinan bagi para pengusaha untuk mulai meminjam kembali di dalam rangka untuk melaksanakan aktivitas kegiatan produktifnya," katanya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah dengan likuiditas longgar, yang membuat alokasi dana melimpah.

baca juga

Hal itu dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan kredit, mendongkrak pemulihan ekonomi nasional agar segera keluar dari zona resesi.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan, rendahnya suku bunga dengan likuiditas yang longgar diharapkan mendorong penyaluran kredit perbankan ke dunia usaha.

Untuk diketahui, pertumbuhan kredit perbankan pada Desember 2020 masih minus. Bank Indonesia mencatat laju kredit tahun lalu turun 2,41 persen secara year on year (yoy).

Posisi itu turun jauh dibandingkan akhir 2019, saat pertumbuhan kredit tercatat naik 6,08 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Bakal Terbitkan Paket Kebijakan Baru, Ekonomi Makin Lesu?

Pemerintah Bakal Terbitkan Paket Kebijakan Baru, Ekonomi Makin Lesu?

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 18:26 WIB

KB Kookmin Bank Siap Jadi Mitra Terpercaya di Bidang Finansial

KB Kookmin Bank Siap Jadi Mitra Terpercaya di Bidang Finansial

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 18:23 WIB

Tarif Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Ada Konsekuensinya

Tarif Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Ada Konsekuensinya

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 18:05 WIB

Soal LPI, Sri Mulyani: Kekayaan Alam Bisa Dikelola Perusahaan Patungan

Soal LPI, Sri Mulyani: Kekayaan Alam Bisa Dikelola Perusahaan Patungan

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 17:33 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Bank Syariah Indonesia Hasil Merger 3 BUMN

Presiden Jokowi Resmikan Bank Syariah Indonesia Hasil Merger 3 BUMN

Bisnis | Senin, 01 Februari 2021 | 14:56 WIB

Isu Pajak Pulsa dan Token, Tengku: Sabar, Jangan Tangisi Nasib

Isu Pajak Pulsa dan Token, Tengku: Sabar, Jangan Tangisi Nasib

News | Sabtu, 30 Januari 2021 | 13:48 WIB

Heboh Pajak Pulsa, Voucer dan Token Listrik, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani

Heboh Pajak Pulsa, Voucer dan Token Listrik, Ini Kata Menkeu Sri Mulyani

Hits | Sabtu, 30 Januari 2021 | 12:40 WIB

Sri Mulyani: Tidak Ada Pungutan Baru Pajak Pulsa, Voucer dan Token Listrik

Sri Mulyani: Tidak Ada Pungutan Baru Pajak Pulsa, Voucer dan Token Listrik

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×