Isu Holding Hingga Akuisisi Pegadaian Timbulkan Reaksi di Masyarakat Kecil

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 Februari 2021 | 08:05 WIB
Isu Holding Hingga Akuisisi Pegadaian Timbulkan Reaksi di Masyarakat Kecil
Pegadaian untuk masyarakat kecil.

Sehingga, bila terjadi peleburan dalam holding dan sejenisnya dalam lembaga perbankan akan mengubah pola pelayanan Pegadaian, yang sebagian masyarakat pengguna jasanya belum familiar dengan perbankan, yang rentan atas layanan jasa keuangan tidak wajar, seperti renternir, lintah darat dan lainnya.

Karena Pegadaian selama ini menjalankan fungsi dari pemilik yang memberikan layanan pinjaman untuk mengatasi praktek pinjaman tidak wajar di tengah masyarakat.

Rencana membentuk perusahaan induk BUMN untuk UMi dan UMKM kembali mencuat setelah Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, belum lama ini.

Jerry juga mewanti-wanti, jangan sampai rencana penggabungan itu menimbulkan konflik kepentingan di kemudian hari. Oleh karenanya, dia berharap agar proses holding tersebut berjalan transparan dan terbuka.

Untuk diketahui, Pegadaian sebagai BUMN dengan bisnis inti jasa gadai, yang sejak tahun 1901 sampai dengan sekarang terus tumbuh dan berkembang, bahkan pada beberapa periode krisis Bangsa Indonesia telah lalui, PT Pegadaian (Persero) bahkan dapat menunjukkan kinerjanya melaju mulus, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi Pemerintah sesuai dengan skala bisnisnya.

Dan fakta ini dapat menjadi dasar kesimpulan bahwa Pegadaian sangat sehat, dan tidak termasuk dalam kategori BUMN yang membutuhkan penyelamatan oleh Pemerintah.

Jerry berpendapat, proses akuisisi ini memang sangat rawan terhadap para nasib karyawan. Karena itu dia berharap Menteri BUMN Erick Thohir agar memikirkan mereka.

“Nasib para pegawai harus dipikirkan juga, jangan sampai proses ini membawa dampak negatif terhadap mereka. Bagi saya ini pengurangan pegawai secara diam-diam,” tandas Jerry.

Pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN harus mempertimbangkan nasib para pegawai sebelum proses penggabungan itu dilakukan.

baca juga

“Harus dipertimbangkan adanya penyaluran bagi para pegawai atau tunjangan bagi mereka. Itu harus dipikirkan lagi. Jangan sampai masalah holding ini berbuntut panjang di pengadilan,” terang Jerry.

Ia menilai selama ini kinerja Pegadaian terbilang bagus, sehingga tidak salah jika para pegawainya mempertahankan agar penggabungan ini tidak terjadi.

“Selama ini track recordnya PT Pegadaian (Persero) menguntungkan negara, kenapa harus menjadi holding,” tanya Jerry.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan, rencana konsolidasi BRI, Pegadaian, dan PNM kurang bermanfaat.
Sebab, menurut dia, bisnis dari ketiga perusahaan tersebut berbeda-beda dan memiliki karakter yang jelas terdiferensiasi meskipun targetnya disebut sama.

“Karena itu, penggabungan BRI, Pegadaian, dan PNM tidak banyak manfaat, justru akan mengurangi efektivitas program masing-masing lembaga yang sesungguhnya saat ini sudah cukup baik,” papar Piter.

Jika skema yang dilakukan adalah akuisisi, memang aset BRI akan menjadi semakin gendut. Namun, apabila nantinya tidak dapat dikelola dengan baik, akan menjadi tambahan beban tersendiri bagi BRI yang berujung menggerogoti laba.

Piter menyebut, jika tujuan akuisisi adalah memperbesar bisnis BRI, maka hal itu tidak akan terjadi. Pasalnya, pasar Pegadaian dan PNM beda dengan BRI. Pasar PNM utamanya adalah nasabah yang feasible tapi tidak bankable.

“Pendekatannya beda dengan pasar BRI yang utamanya adalah feasible sekaligus bankable. Kalau BRI masuk pasarnya PNM, justru PNM akan turun, tapi di sisi lain BRI tidak berkembang, karena pasarnya bukan pasar BRI,” lanjut dia.

Apabila BRI akan menyasar nasabah mikro dan ultra mikro yang unbankable, maka akan tumpang tindih dengan bisnis PNM. Piter menilai, BRI tidak perlu mengganggu pasar PNM yang saat ini sudah baik.

“PNM sudah berkembang baik, jangan diganggu, nasabah PNM yang sudah naik kelas menjadi bankable itu yang seharusnya jadi target BRI. Tidak perlu PNM-nya diakuisisi, bisa saja dalam bentuk kerja sama antara BRI dan PNM,” tegas Piter.

Dia mengakui, bahwa beritanya masih simpang siur. Ada yang mengatakan penggabungan tiga bumn BRI, PNM dan Pegadaian.

Atau ada juga yang mengatakan akuisisi, merger dan akuisisi serupa tapi tak sama, tapi intinya terjadi penggabungan. Terakhir ada yang mengatakan tetap terpisah tetapi tergabung dalam Satu holding.

"Saya sendiri berpendapat Sepanjang tidak menggabungkan ketiga BUMN (BRI, PNM dan Pegadaian) Saya Kira tidak masalah. Saya sangat tidak sependapat kalau yang terjadi penggabungan BRI PNM dan Pegadaian. Karena ketiganya sangat berbeda dan memiliki target pasar yang berbeda. Walaupun sama-sama menyasar usaha mikro kecil tetapi sesungguhnya target mereka berbeda. BRI Lebih melayani UMKM yang bankable, sementara PNM Lebih menyasar Usaha mikro kecil yang tidak bankable. Pembiayaan Pegadaian Lebih bersifat jangka pendek. Selama ini 3 BUMN ini sudah berjalan baik. Penggabungan ketiganya berisiko merusak yang sudah berjalan baik,” tegas Piter.

“Yang paling memungkinkan terjadi adalah pembentukan holding. Kalau bentuknya holding maka ketiganya Akan terus berjalan seperti biasa tetapi ada BUMN yang kemudian menjalankan fungus sebagai holding. Yang paling potensial menjadi holding adalah BRI. Ada risiko BRI akan lebih mendikte PNM dan Pegadaian. Kalau BRI kemudian memaksakan pendekatan bank untuk nasabah-nasabah PNM dan Pegadaian, hasilnya justru akan kurang baik. Intinya, holding bisa saja dilakukan, tetapi jangan mengganggu bisnis-nya PNM dan Pegadaian. Holding harus ditujukan untuk lebih memperkuat PNM dan Pegadaian. Meskipun begitu, menurut saya ada risikonya bisnis PNM dan Pegadaian justru terganggu,” tutup Piter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumbang Dividen Besar, DPR Heran Mendengar Pegadaian Akan Dicaplok

Sumbang Dividen Besar, DPR Heran Mendengar Pegadaian Akan Dicaplok

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2021 | 07:44 WIB

Ramai-ramai Tolak Holding Pegadaian, BRI dan PNM

Ramai-ramai Tolak Holding Pegadaian, BRI dan PNM

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2021 | 07:31 WIB

Sri Mulyani Ajukan Pembentukan Holding Ultra Mikro ke Komisi XI DPR

Sri Mulyani Ajukan Pembentukan Holding Ultra Mikro ke Komisi XI DPR

Bisnis | Senin, 08 Februari 2021 | 21:22 WIB

Terkini

Dua Pecandu di Tambora Colong Honda PCX Tetangga, Dijual Rp200 Ribu Buat Beli Sabu

Dua Pecandu di Tambora Colong Honda PCX Tetangga, Dijual Rp200 Ribu Buat Beli Sabu

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:10 WIB

Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!

Jateng Punya 4,8 Juta UMKM, Wakil Ketua DPRD: Jangan Cuma Banyak, Tapi Harus Naik Kelas!

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 20:09 WIB

Tiga Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Jalani Tes DNA di Solo, Menanti Kepastian Identitas

Tiga Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Jalani Tes DNA di Solo, Menanti Kepastian Identitas

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 20:07 WIB

Tuntutan Desil Tak Digubris Pemerintah, JAPS Ancam Gugatan Massal

Tuntutan Desil Tak Digubris Pemerintah, JAPS Ancam Gugatan Massal

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:06 WIB

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Bukan Cuma Runway, Ini 4 Manfaat Kelas Modeling untuk Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?

Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Ancaman Bahaya Etomidate dalam Vape, Pakar Soroti Celah Pengawasan dan Risiko Gagal Napas

Ancaman Bahaya Etomidate dalam Vape, Pakar Soroti Celah Pengawasan dan Risiko Gagal Napas

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Tender PLTS 100 GW Bisa Dipangkas, Pemerintah Buka Jalan Penunjukan Langsung

Tender PLTS 100 GW Bisa Dipangkas, Pemerintah Buka Jalan Penunjukan Langsung

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Mundur, 61 Persen Wilayah Indonesia Terdampak

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026-2027 Mundur, 61 Persen Wilayah Indonesia Terdampak

Video | Selasa, 22 September 2026 | 20:05 WIB

Diduga Intip dan Merekam Wanita di Kamar Mandi GOR Sritex Arena, Pria Ini Diamankan Polisi

Diduga Intip dan Merekam Wanita di Kamar Mandi GOR Sritex Arena, Pria Ini Diamankan Polisi

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 20:01 WIB

×