BI Ngaku Punya Jamu Manis untuk Sembuhkan Ekonomi RI

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 13:45 WIB
BI Ngaku Punya Jamu Manis untuk Sembuhkan Ekonomi RI
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor Bank Indonesia. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengaku memiliki sejumlah strategi khusus agar perekonomian nasional bisa bangkit lagi dari pandemi virus corona.

Strategi khusus itu kata Gubernur BI Perry Warjiyo diibaratkan sebagai 'jamu manis' yang bisa digunakan untuk menstimulus imun perekonomian agar kembali sehat dan kebal.

"Semua jamunya BI itu jamu manis semua," tuturnya dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Perry menjelaskan jamu manis yang dimaksud adalah dengan melakukan relaksasi penurunan suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate yang hingga saat ini berada di level 3,5 persen.

Tak hanya itu dia juga bilang, bank sentral terus melakukan stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak terlalu volatile di level Rp 14.000.

Selain itu, BI juga melakukan menambahkan likiditas quantitative easing sebesar Rp 715 triliun, yang merupakan paling terbesar.

"Kami tambah likuiditas quantitative easing Rp 715 triliun, termasuk yang terbesar. Kami ikut berpartisipasi pembiayaan APBN, kami beli SBN dari Rp 473 triliun itu sebesar Rp 397 triliun untuk burden sharing," tambahnya.

Tidak hanya itu, BI juga sepakat untuk mendanai vaksinasi sebesar Rp 47 triliun. BI tahun ini juga membeli SBN sebesar Rp 40,99 triliun.

Kebijakan yang paling anyar, agar gairah ekonomi meningkat dengan mengeluarkan kebijakan batasan uang muka untuk pembelian kendaraan bermotor 0 persen dan pengembalian rumah bersubsidi atau KPR yang 0 persen juga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI dan Kemenkeu Beri Keringanan Ini Untuk Naikan Konsumsi Masyarakat

BI dan Kemenkeu Beri Keringanan Ini Untuk Naikan Konsumsi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:49 WIB

Program PEN Tidak Secara Langsung Pulihkan Ekonomi

Program PEN Tidak Secara Langsung Pulihkan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 15:45 WIB

Wakil Ketua Komisi XI DPR Kritik Penurunan Bunga Kredit Lamban

Wakil Ketua Komisi XI DPR Kritik Penurunan Bunga Kredit Lamban

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 14:24 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB