Akhlak Activation, Kiat Pos Indonesia Wujudkan Nilai Budaya Perusahaan

Fitri Asta Pramesti

Kamis, 25 Maret 2021 | 17:00 WIB
Akhlak Activation, Kiat Pos Indonesia Wujudkan Nilai Budaya Perusahaan
PT Pos Indonesia gelar acara Akhlak Activation. (Dok. Pos Indonesia)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) menggelar Corporate Inspiring Forum dengan agenda "Akhlak Activation" pada Kamis (25/3/2021), sebagai rangkaian kegiatan yang diselenggarakan guna mewujudkan komitmen menerapkan Akhlak sebagai nilai-nilai utama budaya perusahaan.

Pos Indonesia menetapkan Akhlak, akronim dari nilai nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, menjadi nilai-nilai utama budaya perusahaan sejak 30 September 2020, berdasarkan keputusan Nomor 070/Dirut/0920, yang kemudian dijabarkan menjadi panduan perilaku dalam Surat Edaran Direktur SDM dan Umum Nomor 045/Dir-2/1020.

Rangkaian kegiatan sosialisasi, internalisasi telah dilaksanakan di seluruh wilayah kerja Pos Indonesia. Gerakan transformasi Budaya telah menjadi komitmen semua jajaran di Pos Indonesia.

Acara Akhlak Activation yang diselenggarakan secara online menggunakan zoom, dihadiri oleh jajaran Direksi Pos Indonesia, Komisaris Pos Indonesia, pimpinan unit organisasi di Pos Indonesia, semua Culture Squad unit kerja, dan karyawan dari seluruh Indonesia yang memiliki kesempatan untuk mengikuti melalui link youtube atau zoom.

Pembicara gelaran ini, Ary Ginanjar Agustian yang memaparkan tema “Living The Grand Why” mengajak seluruh karyawan Pos Indonesia untuk mencari “the grand why” dalam bekerja.

PT Pos Indonesia gelar acara Akhlak Activation. (Dok. Pos Indonesia)
PT Pos Indonesia gelar acara Akhlak Activation. (Dok. Pos Indonesia)

Tema ini bertujuan untuk menemukan grand why dalam pekerjaan dan hidup, program penguatan spiritual yang dihadirkan diharapkan melahirkan meaning of work, bekerja dengan dilandasi motivasi spiritual yang benar.

Menurut Ary, grand why yang dimaksudkan adalah visi tertinggi ketika kita sudah menemukan arti dan tujuan dalam hidup.

Ketika para peserta menemukan grand why masing-masing, maka akan muncul pengorbanan dan kesiapan menghadapi segala tantangan, mereka akan terus maju dan bahagia di situasi sesulit apapun. Menemukan grand why akan memudahkan setiap individu insan Pos untuk melakukan transformasi budaya.

Sementara Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, transformasi budaya, merupakan satu di antara 7 transformasi yang dicanangkan Pos Indonesia dalam tiga tahun ke depan.

baca juga

Enam program transformasi yang lainnya adalah transformasi bisnis, transformasi produk dan chanel, transformasi proses, transformasi teknologi, transformasi human capital, dan transformasi organisasi. Ketujuh program transformasi tersebut, diperlukan untuk mewujudkan Visi Pos Indonesia yakni menjadi postal operator penyedia jasa kurir, logistik dan keuangan paling kompetitif.

Pos Indonesia telah mencanangkan 2021 sebagai tahun “turn around”, di mana Pos Indonesia akan membalikkan arah negatif menjadi positif, dari yang buruk menjadi baik, dari yang lemah menjadi kuat. Tahun yang akan menjadi arus balik bagi kebangkitan Pos indonesia.

Pada 2021, Pos Indonesia menargetkan pertumbuhan 2 digit yang berarti akan meraih pendapatan sekitar 6,8 triliun rupiah dan laba bersih (net income) 819 miliar rupiah. Dengan capaian angka itu, nilai ebitda tumbuh sebesar 81 persen dan laba bersihtumbuh sebesar 135 persen.

Faizal bilang, Pos Indonesia akan mampu mewujudkan rencana dan target tersebut. Sebab, selain industri yang terus tumbuh, peluang pasar juga masih terbuka lebar. Namun demikian, diperlukan kesatuan langkah dan komitmen dari semua jajaran Pos Indonesia untuk bersama-sama menjalankan program-program yang telah ditetapkan.

Hari ini, kata Faizal, secara resmi Pos Indonesia mencanangkan Akhlak Activation, sebagai sinyal kepada seluruh karyawan Pos Indonesia untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan, cara pandang, cara kerja yang telah terbukti kurang efektif dalam mengangkat kinerja perusahaan.

Sebaliknya, imbuhnya, karyawan Pos harus menyelaraskan perilaku kerja dengan nilai-nilai akhlak sebagai jiwa dari setiap sistem dan prosedur yang ada di Pos Indonesia, dan menjadikan nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif sebagai karakter dari setiap insan Pos Indonesia.

Dalam proses transfomasi budaya, tegas Faizal, tidak ada pilihan lain bagi semua jajaran pimpinan dan semua karyawan Pos Indonesia, kecuali untuk ikut berpartisipasi aktif dan terlibat dalam proses perubahan budaya kerja.

Lebih jauh, Faizal menyampaikan bahwa perubahan budaya yang dilakukan dimaksudkan agar Pos Indonesia tetap relevan dengan kebutuhan dan preferensi pasar, agar insan Pos lebih efektif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita.

"Perubahan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk berkontribusi lebih baik. Perubahan, diperlukan untuk menjadikan Pos Indonesia, menjadi juara," tandas Faizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas

Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas

Bisnis | Rabu, 24 Maret 2021 | 09:16 WIB

Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat

Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:57 WIB

Dirut Pos Indonesia Terpilih Sebagai Ketua Umum IKAELITS 2021

Dirut Pos Indonesia Terpilih Sebagai Ketua Umum IKAELITS 2021

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:40 WIB

Dirut Pos Indonesia Tinjau Penyaluran BST dan Korban Longsor Purwakarta

Dirut Pos Indonesia Tinjau Penyaluran BST dan Korban Longsor Purwakarta

Bisnis | Senin, 22 Februari 2021 | 06:41 WIB

Pos Indonesia Kembali Salurkan Bantuan Sosial di Papua

Pos Indonesia Kembali Salurkan Bantuan Sosial di Papua

Press Release | Kamis, 26 November 2020 | 14:04 WIB

PT Pos Optimis Bansos Tunai Tersalurkan Tepat Waktu ke 9 Juta Warga

PT Pos Optimis Bansos Tunai Tersalurkan Tepat Waktu ke 9 Juta Warga

Bisnis | Selasa, 24 November 2020 | 14:04 WIB

Terkini

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:20 WIB

9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT

Gus Yusuf Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Auto Pede Pakai Tank Top! 5 Underarm Cream yang Merawat dan Mencerahkan

Auto Pede Pakai Tank Top! 5 Underarm Cream yang Merawat dan Mencerahkan

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Ada Perusahaan Baja Puluhan Tahun Tak Bayar Pajak, Purbaya Ungkap Pegawai DJP dan Siap Pecatin!

Ada Perusahaan Baja Puluhan Tahun Tak Bayar Pajak, Purbaya Ungkap Pegawai DJP dan Siap Pecatin!

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:14 WIB

×