BPJS Ketenagakerjaan Mau Kurangi Portofolio Investasi, Ini Reaksi BEI

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 31 Maret 2021 | 15:07 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Mau Kurangi Portofolio Investasi, Ini Reaksi BEI
BPJS Ketenagakerjaan. (Dok : BPJS Ketenagakerjaan).

Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan berencana untuk mengurangi komposisi investasi saham dan reksa dana mereka di pasar modal, hal ini dilakukan untuk mengurangi kerugian investasi di saat kondisi pasar sedang bergejolak.

Menanggapi hal tersebut Direktur Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono Widodo mengatakan, keputusan untuk berinvestasi ataupun tidak dari sebuah lembaga pengelola dana publik merupakan hak sepenuhnya dari lembaga tersebut.

"Kebijakan investasi dari para pengelola dana publik adalah kebijakan yang independen dan bursa menghargai keputusan dari para pengelola/manajer investasi tersebut," kata Laksono kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Memang dari hasil penelusuran saat ini BPJS Ketenagakerjaan memiliki porsi di saham kurang lebih 14 persen, deposito 12 persen, dan 65 persen di obligasi.

Hal ini menunjukkan saham merupakan yang paling berfluktuasi. Oleh karena itu, BP Jamsostek ingin berinvestasi secara langsung untuk menghindari fluktuasi yang ada.

"Musti dilihat berapa transaksi BPJS TK di BEI selama beberapa waktu terakhir ini. Silahkan ditanyakan ke BPJS TK karena ini bukan data publik yang bisa kami sebarkan ke publik," tegas Laksono.

Seperti diketahui, sampai Februari 2021, rasio kecukupan dana (RKD) program Jaminan Hari Tua di BPJS Ketenagakerjaan mencapai 95,2 persen.

Jumlah ttersebut belum pernah tercapai 100 persen sejak Desember 2017 yang saat itu mencapai RKD 101 persen.

BPJS Ketenagakerjaan berecana untuk lebih memfokuskan dananya untuk investasi langsung daripada saham dan reksa dana.

baca juga

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa risiko pasar dari saham dan reksadana menjadi salah satu penyebab rasio kecukupan dana program jaminan hari tua (JHT) berada di bawah 100 persen.

"Kami lihat strateginya bisa melakukan perubahan dari saham dan reksa dana ke obligasi atau investasi langsung. Sehingga secara perlahan nanti kami akan rekomposisi aset yang ada untuk meminimalisir risiko pasar yang terjadi seperti saat ini," ujar Anggoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Berharap Seluruh Sektor Ekonomi Kembali Bergairah Usai Vaksin

Sri Mulyani Berharap Seluruh Sektor Ekonomi Kembali Bergairah Usai Vaksin

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 13:36 WIB

Ini Harapan BEI Usai Terima Prioritas Vaksin dari Jokowi

Ini Harapan BEI Usai Terima Prioritas Vaksin dari Jokowi

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 13:19 WIB

Jokowi Saksikan Vaksinasi di BEI, Sri Mulyani : Anggarannya dari APBN

Jokowi Saksikan Vaksinasi di BEI, Sri Mulyani : Anggarannya dari APBN

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Industri Keuangan Dibayangi Ancaman Komputer Kuantum

Industri Keuangan Dibayangi Ancaman Komputer Kuantum

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:43 WIB

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis Mulai Bergantung pada AI, Siapa yang Menjamin Keamanan Data?

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:22 WIB

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Indonesia Masih Bergantung Chip Asing, Talenta Desain Jadi Pekerjaan Rumah

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:18 WIB

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Ribuan Peluang Bisnis Ditawarkan, Calon Pengusaha Diminta Cermat Pilih Franchise

Bisnis | Senin, 09 November 2026 | 06:10 WIB

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Tiga Jemaah Korban Penganiayaan di Masjid Jaktim Dirawat Intensif

Foto | Senin, 09 November 2026 | 06:00 WIB

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

BRI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Perluas Akses Perlindungan Pekerja Lewat BRILink di Wonosari

Bri | Senin, 09 November 2026 | 05:39 WIB

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

×