Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Optimalisasi Program JKN-KIS, Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Lakukan Ini

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 11 April 2021 | 13:28 WIB
Optimalisasi Program JKN-KIS, Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Lakukan Ini
Pihak BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Persada Hospital pada Sabtu (10/04). (Dok. BPJS)

Suara.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mendorong mitra rumah sakit untuk  melakukan optimalisasi program JKN-KIS, guna mewujudkan cita-cita negara yakni terciptanya layanan kesehatan yang berkualitas. 

Hal ini disampaikan Ghufron saat melakukan kunjungan ke salah satu mitra BPJS Kesehatan yakni Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Persada Hospital, Sabtu (10/04/2021). 

"Rumah sakit pemerintah maupun non pemerintah yang menjadi mitra BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung Program JKN-KIS. Dibutuhkan sinergi bersama dalam mewujudkan cita-cita negara untuk menghasilkan layanan kesehatan yang optimal bagi seluruh peserta JKN-KIS," ujar Ghufron.

Ghufron bilang, bahwa seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, perlu secara kontinu berimprovisasi menghadirkan inovasi layanan digital yang disinergikan dengan Program JKN-KIS.

Harapannya, dengan adanya implementasi layanan digital, segala kebutuhan peserta JKN-KIS untuk mengakses pelayanan di rumah sakit bisa semakin mudah dan cepat. 

"Yang kami harapkan peserta sudah tidak ada lagi yang menunggu hingga berjam-jam. Jika sebelumnya masih ada peserta yang harus datang pagi-pagi untuk berobat, dengan adanya layanan digital ini, ketika peserta datang dapat langsung dilayani atau tidak terlalu lama menunggu untuk mendapatkan pelayanan," kata Ghufron.

Selain itu, Ghufron juga mengatakan pihaknya telah menerapkan pelayanan dengan memanfaatkan layanan digital lewat Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (Pandawa). Ia mengungkapkan, dampak yang timbul setelah penerapan layanan digital sangat signifikan.

"Sebelumnya, di kantor kami setiap harinya ada sekitar 300 peserta yang mengakses pelayanan. Namun, setelah adanya kondisi pandemi Covid-19 dan mulai diterapkan pelayanan melalui Pandawa, jumlah kunjungan di kantor kami perlahan mulai berkurang, dari 300 hingga hanya 30 sampai 40 peserta setiap harinya. Itu artinya, pelayanan digital sudah dimanfaatkan oleh peserta dan sangat memberikan dampak yang positif bagi mereka yang ingin mendapatkan layanan," tambahnya. 

BPJS Kesehatan, beber Ghufron, saat ini menetapkan sejumlah fokus utama dalam menjalankan Program JKN-KIS untuk menghadirkan transformasi pelayanan kepada peserta. Karenanya, seluruh fasilitas kesehatan yang menjadi mitra dapat terus mendukung dalam menyukseskan penyelenggaraan Program JKN-KIS.

Ghufron pun mengharapkan adanya keterlibatan langsung dari para stakeholders untuk terus berkontribusi aktif mendukung implementasi Program JKN-KIS sebagai program strategis nasional dan menjaga sustainabilitas penyelenggaraan Program JKN-KIS sehingga seluruh peserta bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan optimal tanpa adanya diskriminasi.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Brawijaya, Sri Andarini menyebutkan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS di lapangan.

Dengan adanya kerja sama yang dibangun dengan BPJS Kesehatan, Sri mengungkapkan komitmennya untuk bisa memenuhi hak peserta mendapatkan pelayanan yang optimal.

"Kami telah menyiapkan beberapa fasilitas untuk menunjang pemberian layanan. Saat ini, kami sedang melaksanakan soft selling untuk fasilitas Pain Center. Harapannya, dengan adanya fasilitas ini, seluruh peserta JKN-KIS bisa mengakses pelayanan dengan cepat dan mudah," kata Sri.

Direktur Persada Hospital, Sigit Riyarto menambahkan, pihaknya siap bekerja sama dengan BPJS Kesehatan demi menciptakan Program JKN-KIS yang optimal dan sesuai dengan cita-cita negara. Terlebih, sekitar 40% dari total keseluruhan pasien di Rumah Sakit Persada merupakan pasien peserta JKN-KIS. 

"Selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk menciptakan layanan berbasis digital yang akan disinergikan ke dalam Program JKN-KIS," tandas Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Tak Membedakan Peserta JKN-KIS

Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Tak Membedakan Peserta JKN-KIS

News | Minggu, 11 April 2021 | 13:11 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Didapuk Jadi Ketua Komisi Kesehatan ISSA

Dirut BPJS Kesehatan Didapuk Jadi Ketua Komisi Kesehatan ISSA

News | Minggu, 11 April 2021 | 12:54 WIB

BPJS Kesehatan Dukung Anggota ISSA Terkait Perawatan Sosial Jangka Panjang

BPJS Kesehatan Dukung Anggota ISSA Terkait Perawatan Sosial Jangka Panjang

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 19:52 WIB

Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi

Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 17:48 WIB

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 18:45 WIB

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 10:48 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB