Disease Prevention System, Solusi Cegah Wabah Penyakit Di Tambak Udang

Iwan Supriyatna

Kamis, 15 April 2021 | 19:30 WIB
Disease Prevention System, Solusi Cegah Wabah Penyakit Di Tambak Udang
Ilustrasi tambak udang.

Suara.com - Budidaya udang kini menjadi salah satu peluang bisnis yang kian menjanjikan. Namun, serangan wabah penyakit termasuk Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) dan Early Mortality Syndrome (EMS) telah menjadi momok menakutkan bagi petambak udang di seluruh dunia sejak lebih dari satu dekade lalu.

eFishery melalui salah satu unit bisnisnya, eFisheryFarm menjawab kegelisahan tersebut dengan menghadirkan Disease Prevention System (DPS), layanan yang memberikan protokol pencegahan wabah penyakit pada tambak udang dan memberikan solusi pengaturan kualitas air yang efektif dan ramah lingkungan dengan berbasis teknologi.

Gibran Huzaifah, CEO dan Co-founder eFishery mengatakan, “Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pengekspor udang terbesar nomor satu di dunia dan memastikan ekspor udang naik hingga 250% pada tahun 2024 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, kapasitas produksi perlu ditingkatkan, salah satunya dengan mengatasi salah satu hambatan terbesar dalam budidaya udang, yaitu wabah penyakit.”

EMS yang menyebabkan kematian pada benih udang dapat disebabkan oleh bakteri dari marga Vibrio, sehingga dikenal dengan istilah Vibriosis.

Keluarga bakteri Vibrio sendiri dapat ditemukan di hatchery seperti pada post larva benur, air bak benur dan induk, serta pakan alami. Sedangkan pada tambak, bakteri tersebut dapat ditemukan pada air tambak yang tercemar dan pada sedimen (lumpur).

Menurut Gibran, DPS yang dihadirkan oleh eFishery ini menjadi solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya berbagai wabah penyakit. Salah satu komponen dalam DPS adalah disinfektan ramah lingkungan yang telah terbukti dengan cepat membunuh bakteri dan menghilangkan berbagai patogen yang dapat menyebabkan penyakit pada udang seperti yellow head virus, white spot syndrome virus (WSSV), dan Vibrio parahaemolyticus penyebab AHPND.

Gibran menambahkan, sebagai bagian dari layanan DPS, teknisi eFishery akan melakukan pengecekan atau assessment tahap awal dengan output berupa biosecurity scoring untuk menentukan tingkat kerentanan tambak terhadap serangan penyakit. Kemudian tim eFishery juga akan melakukan pengecekan dan analisis kualitas air tambak secara rutin serta memberikan laporan dan rekomendasi penanganan air. Selain itu, teknisi juga akan memberikan rekomendasi pemberian dosis disinfektan serta protokol dan konsultasi secara gratis apabila tambak terserang wabah, sehingga para petambak dapat berbudidaya dengan aman tanpa khawatir tambaknya terserang penyakit.

Hal tersebut telah dibuktikan oleh Bobby, Petambak Udang dari Kelompok Tani Blue Vaname. Ia menuturkan bahwa sempat terjadi pandemi kematian dini di tempat tambaknya beroperasi di Subang.

"Selain kematian dini, di tambak saya selalu terjadi blooming plankton ketika memasuki DOC di atas 50 dan terjadi kematian ngapas yang diduga disebabkan oleh Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) di DOC 70 sampai panen," ujarnya.

baca juga

Bobby dan petambak lainnya dari Kelompok Tani Blue Vaname kemudian memutuskan untuk mencoba produk DPS dari eFishery. "Hasilnya, budidaya udang saya terhindar dari kematian dini, tidak terjadi blooming plankton, dan ketika terjadi kematian di DOC 70 dapat langsung dihentikan dengan melakukan outbreak protocol dari program DPS," jelas Bobby.

Bobby menambahkan, “Jika tambak terserang wabah hingga mengakibatkan gagal panen, kerugian yang harus kita tanggung dapat mencapai 25 persen dari total modal awal. Jadi penggunaan DPS ini merupakan investasi yang baik, karena dengan harga yang cukup terjangkau tambak kita terhindar dari serangan wabah penyakit sehingga kita merasa tenang dalam berbudidaya udang.”

Selain terhindar dari wabah penyakit, ia juga merasakan langsung berbagai keuntungan dari produk DPS tersebut, diantaranya peningkatan rata-rata pendapatan hingga 111,27% per meter persegi, penurunan rata-rata FCR sebesar 0,23%, serta peningkatan rata-rata produktivitas sebesar 0,12 kg/m2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Makanan Ikan Cupang dari Jentik Nyamuk hingga Kuning Telur

7 Makanan Ikan Cupang dari Jentik Nyamuk hingga Kuning Telur

Lifestyle | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:02 WIB

Resep Udang Cabai Rawit, Cocok Banget dengan Untuk Makan Siang

Resep Udang Cabai Rawit, Cocok Banget dengan Untuk Makan Siang

Lifestyle | Kamis, 25 Maret 2021 | 11:53 WIB

Resep Bola Udang Krispi, Dimsum Renyah yang Lembut di Dalam

Resep Bola Udang Krispi, Dimsum Renyah yang Lembut di Dalam

Lifestyle | Rabu, 24 Maret 2021 | 20:51 WIB

Terkini

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Bangunan Meledak di Pasar Cimanggis, Benarkah Milik Program MBG? Ini Kata Jubir BGN

Video | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:10 WIB

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

InJourney Perluas Kemitraan di JWITF 2026, Dorong Akses Pasar Global bagi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Kilau Sang Diva: Anggun dan Simfoni Berlian yang Memikat di Panggung SNADA

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:05 WIB

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

4 Sheet Mask Lemon Lokal Buat Hempas Wajah Kusam dan Lelah Akibat Sinar UVA

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Herman Deru Sebut Karhutla Sumsel Tersisa 6,9 Hektar, Bagaimana dengan 3.800 Hektar Lahan Terbakar

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Arti Mimpi Dikejar Seseorang atau Hewan, Baik Sambil Bawa Benda Tajam atau Tidak

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

Korupsi Nikel Rp401 M: Dirut PT CNI Jadi Tersangka, Berperan Ekspor Ilegal dan Menyuap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

Siskaeee Diduga Sindir Keras Adik Prabowo: Korban Karhutla Berjatuhan, Malah Bicara Untung

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:49 WIB

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Bahaya Deepfake AI: Dari Manipulasi Wajah Sultan hingga Krisis Kepercayaan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:45 WIB

×