Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Uniphore Berhasil Kumpulkan Pendanaan Seri D Sebesar 140 Juta Dolar AS

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 16 April 2021 | 05:52 WIB
Uniphore Berhasil Kumpulkan Pendanaan Seri D Sebesar 140 Juta Dolar AS
Ilustrasi Dolar AS.

Suara.com - Uniphore sebagai pemimpin awal dalam Conversational Service Automation (CSA), mengumumkan telah berhasil mengumpulkan pendanaan seri D sebesar 140 juta dolar AS, dengan demikian total dana yang diinvestasi di perusahaan menjadi 210 juta dolar AS.

Pendanaan terakhir ini dilakukan oleh Sorenson Capital Partners. Dana yang didapatkan termasuk tambahan dari investor baru dari Eropa dan Timur Tengah, Serena Capital dan Sanabil Investments, dan investor strategis, Cisco Investments.

Dalam memperluas investasi sebelumnya di Uniphore, March Capital Partners, National Grid Partners, Chiratae Ventures, Iron Pillar Fund, dan Sistema Capital juga berpartisipasi dalam penawaran Seri D.

Sampai saat ini, putaran pendanaan baru ini menjadi hal yang paling besar di Uniphore. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk memperluas kepemimpinan Uniphore di pasar dan bidang teknologi terutama di AI, otomatisasi, dan pembelajaran mesin di seluruh korporasi.

Hal tersebut juga mencakup fokus pada aplikasi-aplikasi berbasis video AI, yang berawal dari pengakuisisian Emotion Research Labs oleh Uniphore di awal tahun ini, serta akuisisi aplikasi-aplikasi di pasar Trust, Security dan RPA.

Hari ini juga diumumkan penunjukkan Rob Rueckert selaku Managing Partner di Sorenson Capital Partners kepada Dewan Direksi Uniphore. Rueckert adalah seorang eksekutif berpengalaman yang berfokus pada teknologi dan memiliki latar belakang yang kuat dalam inovasi dan pertumbuhan produk.

Peluang Besar

Dengan adanya transformasi digital yang semakin cepat terjadi, Uniphore mengumumkan beberapa mitra dan pelanggan strategis tahun lalu. Kemenangan demi kemenangan ini pada dasarnya memungkinkan solusi-solusi yang ditawarkan Uniphore untuk memberdayakan dan meningkatkan keterlibatan dengan ratusan juta pelanggan menggunakan AI dan perangkat otomatisasi.

Solusi-solusi yang diberikan Uniphore dapat membantu organisasi untuk mengelola dan menganalisis keterlibatan yang terjadi dalam pusat kontak, menyediakan pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta pada akhirnya mendorong hasil bisnis yang lebih baik.

Umesh Sachdev, selaku CEO dan salah satu pendiri Uniphore mengatakan, dengan terjadinya transformasi digital yang cepat di seluruh perusahaan-perusahaan besar, kebutuhan akan solusi-solusi otomatisasi dan cerdas untuk membantu model-model bisnis baru juga semakin besar kebutuhannya.

"Kami telah mengamati hal ini dari beberapa tahun lalu dan kami telah memberikan inovasi ke berbagai bidang, seperti pusat kontak, di mana hal ini telah memungkinkan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Dengan akuisisi RPA dan teknologi video AI yang baru-baru ini kami lakukan, hal ini memungkinkan kami untuk menyediakan layanan otomatisasi percakapan untuk perusahaan-perusahaan modern, yakni menggabungkan percakapan antara AI dan Robotic Process Automation (RPA) di seluruh keterlibatan yang berbasis suara dan video,” kata Umesh Sachdev dalam keterangannya ditulis Jumat (16/4/2021).

“Penyuntikkan modal dan juga seorang yang baru pada kepemimpinan dewan, akan memicu pertumbuhan kami, menempatkan kami untuk melewati para pesaing, dan membantu bisnis bertransformasi melalui peningkatan pengalaman pelanggan yang drastis,” Umesh Sachdev menambahkan.

Tahun 2020 telah mempercepat keharusan bagi setiap perusahaan untuk melakukan digitalisasi, dan menaruh focus mereka pada AI dan otomatisasi untuk mendorong transformasi, yang diprediksi oleh para ahli nilainya mencapai lebih dari 500 miliar dolar peluang pasar yang disediakan.

Sebagai bukti dari tren tersebut, data pasar menunjukkan terjadinya peningkatan pada keyakinan organisasi terhadap agen-agen pusat kontak untuk melayani kebutuhan pelanggan dari jarak jauh serta pesanan pembelian barang yang dibuat dari tempat tinggal di saat pandemi.

Uniphore telah memanfaatkan situasi hebat ini selama 12 bulan terakhir, dan perusahaan menduga pendapatan tahunan yang berulang dengan kontrak sebesar 100 juta dolar AS di tahun fiskal 2022, berdasarkan ramalan pertumbuhan yang terus-menerus berlebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung UMKM, BRI Ventures Investasi Strategis pada Bukalapak

Dukung UMKM, BRI Ventures Investasi Strategis pada Bukalapak

Bisnis | Kamis, 15 April 2021 | 10:42 WIB

Apa Itu Kementerian Investasi? Ini Rincian Ranah Kerjanya

Apa Itu Kementerian Investasi? Ini Rincian Ranah Kerjanya

News | Minggu, 11 April 2021 | 20:00 WIB

Sambut Kementerian Investasi, KADIN Sebut BKPM Cuma Jadi Meja Pendaftaran

Sambut Kementerian Investasi, KADIN Sebut BKPM Cuma Jadi Meja Pendaftaran

Bisnis | Sabtu, 10 April 2021 | 16:08 WIB

Terkini

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:16 WIB

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 16:02 WIB

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:51 WIB

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:39 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB