Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pos Indonesia Gandeng 1.000 Pondok Pesantren Jadi Agen Pos

Iwan Supriyatna

Minggu, 18 April 2021 | 12:15 WIB
Pos Indonesia Gandeng 1.000 Pondok Pesantren Jadi Agen Pos
Pos Indonesia Gandeng 1.000 Pondok Pesantren Jadi Agen Pos. (Dok: Istimewa)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) menghelat soft launching Gerakan Agen Pos di 1.000 Pondok Pesantren, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat, 16 April 2021.

Pesantren Nurul Islam, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi pilot project kegiatan Pos Indonesia menginisiasi pengembangan bisnisnya di agen pos . Melalui gerakan ini, Pos Indonesia akan menggandeng pesantren di berbagai daerah di Indonesia  untuk menjadi agen Pos.

Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) Faizal Rochmad Djoemadi. Soft launching di daerah tapal kuda, khususnya di Jember ini,  Faizal menjelaskan, kenapa pihaknya menggandeng pondok pesantren, adalah lantaran pondok pesantren dinilai lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di pedesaan.

"Kami melihat ada potensi untuk melayani masyarakat, khususnya jasa kurir dan jasa keuangan," ujar Faizal, usai peluncuran Gerakan Agen Pos di 1.000 Ponpes Nurul Islam.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum terjangkau oleh jasa keuangan, baik melalui lembaga keuangan, maupun non lembaga keuangan.

"Masih banyak penduduk Indonesia yang belum punya rekening di bank. Biasanya malah disimpan di bawah bantal," tambahnya.

Melalui kerja sama dengan pondok pesantren, Pos Indonesia ingin membantu masyarakat agar bisa menyimpan uang di Kantor Pos melalui agen Pos. Masyarakat tidak perlu lagi menyimpan uang di rumah, yang memiliki risiko tinggi.

Upaya ini juga sekaligus membantu program pemerintah yang tengah mendorong cashless society.

"Jadi, orang-orang yang tidak punya rekening bank, sekarang bisa punya akses keuangan," tutur Faizal.

baca juga

Sebagai tahap awal, Pos Indonesia menggandeng 1.000 pondok pesantren yang dimulai dari Pondok Pesantren Nuris. Untuk Jawa Timur, Pos Indonesia menargetkan bisa menggaet 1.000 agen Pos dari 1.000 pondok pesantren pada akhir Juni 2021.

Pos Indonesia optimis target tersebut bisa tercapai, lantaran jumlah pondok pesantren di Jawa Timur terbesar di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

"Sekitar 80 persen dari pondok pesantren, terbanyak di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat dan Jawa Timur.  Terutama Jawa Timur, terbesar di Indonesia," kata Faizal.

Selama periode Ramadan, Pos Indonesia menargetkan akan menggandeng 150 pondok pesantren. Jika sudah melebihi target secara keseluruhan, Pos Indonesia optimis bisa menambah target menjadi 10 ribu agen Pos dari 10 ribu pondok pesantren untuk skala nasional.

"InsyaAllah semua pondok pesantren bisa menjadi agen Pos. Mudah-mudahan dengan mulai dari Jember, dan selanjutnya bisa menatap ke tahap berikutnya," katanya.

Wakil Ketua Pengasuh Utama Ponpes Nurul Islam (Nuris) Gus Robith Qoshidi menyambut baik peluang ini. Pada satu sisi, kehadiran Pos Indonesia yang menyediakan jasa kurir bisa membantu santrinya yang berasal dari luar negeri, untuk mengirim dan menerima barang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Kemudahan PMI, Pos Indonesia Launcing Pos Migran Indonesia

Untuk Kemudahan PMI, Pos Indonesia Launcing Pos Migran Indonesia

Bisnis | Selasa, 06 April 2021 | 15:22 WIB

12 Ribu Karyawan Pos Indonesia Terima Vaksinasi Covid-19

12 Ribu Karyawan Pos Indonesia Terima Vaksinasi Covid-19

Bisnis | Rabu, 31 Maret 2021 | 14:59 WIB

Karyawan Pos Indonesia Ikut Program Vaksinasi dari Kementerian BUMN

Karyawan Pos Indonesia Ikut Program Vaksinasi dari Kementerian BUMN

Bisnis | Selasa, 30 Maret 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB